x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Apakah Diperbolehkan Wanita Hamil Berpuasa?


bolehkah-wanita-hamil-berpuasa

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Bulan puasa adalah bulan yang dinanti-nanti oleh seluruh umat Islam di dunia. Tapi, bagaimana untuk seorang wanita hamil berpuasa? Apakah diperbolehkan dan aman untuk bayi?

Bulan puasa adalah bulan yang penuh berkah. Bulan terbaik di mana berkah dan rahmat senantiasa tercurah dari Yang Maha Kuasa.

Pada bulan puasa, seluruh umat Islam diwajibkan melakukan ibadah puasa selama 30 hari. Menahan keinginan untuk makan, minum, dan hawa nafsu mulai sebelum matahari terbit hingga matahari terbenam. Lalu, bagaimana jika wanita hal apakah tetap diwajibkan puasa?

Ada beberapa golongan yang diberikan keringan untuk tidak berpuasa, salah satunya wanita hamil dan ibu menyusui.

Namun, jika wanita hamil ingin “memaksakan” untuk berpuasa, apakah cukup aman bagi dirinya maupun janin yang di kandungnya?

Menurut ahli, ibu hamil boleh berpuasa kok. Tapi, ada syaratnya. Apa saja syarat tersebut? Yuk, simak penjelasannya.

  1. Perhatikan Asupan Nutrisi

Meski para ahli membolehkan wanita hamil untuk tetap berpuasa, tapi ada aturan yang mesti dipenuhi. Aturannya tersebut berkaitan dengan asupan nutrisi untuk ibu dan janin dalam kandungan.

Saat berpuasa wanita hamil seharusnya memenuhi asupan nutrisi sebesar 2500 kilo kalori per hari.

Jumlah ini terdiri dari 50 persen karbohidrat, 30 persen protein hewani dan nabati. Sobat bisa mendapatkannya dari ikan, telur, daging, susu, tahu, dan tempe, serta 20 persen dalam bentuk lemak seperti kacang-kacangan.

Selain itu, asupan suplemen vitamin, asam folat, kalsium, dan zat besi. Ketiganya benar-benar dibutuhkan sebab vitamin yang didapatkan dari makanan dinilai tidak mencukupi.

Jangan lupakan juga makanan seperti daging ayam, kacang-kacangan, dan daging sapi tanpa lemak. Makan seperti itu kaya akan zat besi dan nutrisi penting yang baik untuk janin.

Sejalan dengan zat besi, asam folat termasuk nutrisi penting dalam pembentukan sel otak. Suplemen asam folat prenatal (masa sebelum kelahiran) penting bagi kecerdasan janin di dalam kandungan.

wanita-hamil-berpuasa

Temuan ahli dalam Journal of American Medical Association mengatakan, Ibu yang mengonsumsi asam folat empat minggu sebelum kehamilan dan delapan minggu setelah kehamilan, bisa meminimalkan risiko autisme pada bayi sebanyak 40 persen.

Nah, kamu bisa menemukan makanan yang kaya akan asam folat pada sayuran hijau seperti brokoli, bayam, dan kubis. 


Baca Juga:


Selain asupan nutrisi, konsumsi air putih juga enggak kalah penting. Menurut ahli, setidaknya wanita hamil perlu mengonsumsi air putih sebanyak 1,8 – 2 liter per hari. Jumlah itu bisa diminum secara bertahap pada sahur dan buka puasa.

Yang terpenting, ketika berpuasa ibu diharuskan mengonsumsi makanan yang kaya zat besi, zinc, kalsium, asam folat, yodium, omega-3, asam lemak, vitamin A dan D.

  1. Jangan Memaksakan Diri

Meski banyak ahli yang memperbolehkan wanita hamil untuk tetap berpuasa, tapi ada juga sebagian yang mengambil jalan aman.

Misalnya, menyarankan ibu hamil untuk tidak berpuasa pada trimester pertama.

Pasalnya, di waktu-waktu tersebut wanita hamil akan mengalami berbagai perubahan pada tubuhnya.

Mulai dari mual, pusing, lemas, hingga muntah yang menyebabkan ibu sulit mengasup makanan.

Hal ini dikhawatirkan bisa membahayakan kesehatan ibu dan janin.

Maka beberapa dokter menyarankan ibu untuk tidak puasa di trimester ketiga dengan alasan yang berbeda lagi.

Menjelang kelahiran, janin membutuhkan asupan yang cukup karena dirinya terus berkembang.

Enggak cuma itu saja, di masa tersebut ibu hamil juga membutuhkan tenaga ekstra untuk mengejan selama proses melahirkan.

Sobat Moslem, untuk memastikan aman atau tidaknya wanita berpuasa saat hamil, sebaiknya perlu berdiskusi dengan dokter kandungan sebelum memutuskan untuk berpuasa. Tujuannya untuk menjaga kesehatan dan keselamatan ibu dan janin.

Dayana Cinthya



Buat Tulisan
Berbagai Persiapan Sebelum Bulan Ramadhan Ini Jangan Terlewat, Ya!
Previous
Berbagai Persiapan Sebelum Bulan Ramadhan Ini Jangan Terlewat, Ya!
Hal yang Perlu Dilakukan dan Tidak Saat Menjalani Perawatan Pasca Kuret
Next
Hal yang Perlu Dilakukan dan Tidak Saat Menjalani Perawatan Pasca Kuret
Related Articles
Back to
top