x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

5 Kebutuhan Vitamin dan Mineral saat Puasa yang Harus Dipenuhi


vitamin-dan-mineral-saat-puasa

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Saat puasa, tubuh kita memerlukan tambahan vitamin dan mineral saat puasa agar tetap segar selama beraktivitas. Cara mendapatkannya, bisa dengan mengonsumsi makan-makanan tertentu.

Puasa dilakukan umat Muslim dari terbit fajar sampai tenggelamnya matahari. Selama waktu tersebut, cairan tubuh tentunya akan mudah habis sehingga stamina aakan mudah terkuras, serta lemak dan makanan cadangan di dalam tubuh mulai dipakai untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Pada saat berpuasa, kebutuhan air dan zat gizi dalam tubuh harus terpenuhi. Bila tidak, tubuh menjadi mudah lemas dan selalu ngantuk. Maka, perhatikanlah asupan makanan kamu saat berbuka dan sahur.  

Biasanya, saat puasa sebagian besar orang hanya mengonsumsi makanan yang terlihat enak saja. Padahal, belum tentu makanan tersebut mengandung vitamin dan mineral yang diperlukan tubuh.

Nah, agar tetap fit dan sehat selama berpuasa maka diperlukan asupan makanan yang menyehatkan pula. Baik ketika kamu bersantap sahur maupun ketika berbuka puasa. Seperti mineral dan vitamin.

Vitamin dan mineral merupakan nutrisi organik yang tersedia di dalam berbagai bahan makanan. Tersedia pula secara khusus dalam bentuk suplemen.

Vitamin maupun mineral, sangat diperlukan oleh tubuh untuk menjalankan berbagai fungsi metabolisme.

Vitamin dan Mineral yang Dibutuhkan Tubuh Saat Puasa

  1. Vitamin A

Vitamin A dalam tubuh sangat bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan penglihatan mata.

Vitamin A, yang juga yang meliputi zat beta karoten yang dapat membantu retina, kornea, dan mata agar berfungsi dengan baik pada saat berpuasa.

Nah, Sobat bisa mendapatkan vitamin A melalui ubi jalar, hati sapi, sayur bayam, susu, telur, dan wortel.

Demi terpenuhinya kebutuhan vitamin A saat puasa, ada baiknya kamu konsumsi 1 buah ubi jalar rebus dengan kulitnya ya sebab di dalamnya mengandung lebih dari 28.000 mcg vitamin A.

Jumlah kandungan tersebut, sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin A sehari-hari.

makanan-yang-mengandung-vitamin-A

  1. Vitamin C

Vitamin C saat puasa merupakan sumber zat antioksidan penting untuk menjaga daya tahan tubuh.

Selain itu, vitamin C juga penting untuk memetabolisme protein tubuh dan menghindari dari penyakit kardiovaskuler (contohnya jantung).

Kamu bisa mendapatkan vitamin C dari buah-buahan dan suplemen. Contoh buah dengan kandungan vitamin C antara lain buah jeruk, kiwi, blewah, bahkan sayuran brokoli.

Namun perlu diingat, sehari-harinya tubuh hanya perlu 75 miligram vitamin C. Jika berlebih, tubuh akan mengeluarkan vitamin tersebut dengan sendirinya jika dirasa berlebih takarannya.

vitamin-C

  1. Vitamin D

Vitamin D juga berfungsi untuk mengaktifkan sistem imun dan melepaskan hormon dopamin dan serotonin yang berpengaruh pada fungsi dan perkembangan otak.

Hal ini sama dengan cara kerja beberapa jenis obat antidepresan yang berguna untuk meningkatkan hormon monoamine pada otak agar depresi sehari-hari teratasi.


Baca Juga:


Kebutuhan vitamin saat puasa yang satu ini, dapat dipenuhi dengan mengonsumsi berbagai makanan, suplemen, dan paparan sinar matahari pagi ketika beraktivitas.

Namun, asupan alami seperti dari makanan dan sinar matahari akan jauh lebih sehat karena memiliki risiko hipervitaminosis yang sangat kecil.

Kebanyakan orang cenderung mendapat asupan vitamin D melalui makanan seperti susu, makanan sereal, daging, hati ayam atau sapi, dan telur.

vitamin-D

  1. Yodium

Selain vitamin, saat puasa tubuh juga butuh mineral penting seperti yodium yang bisa didapat dari makanan ketika sahur.

Yodium adalah mineral yang dibutuhkan tubuh guna memelihara fungsi tiroid dan metabolisme sel. Asupan yodium rendah dapat menyebabkan hipotiroidisme.

Nah salah satu gejala hipotiroidisme adalah kelelahan, peningkatan berat badan, bahkan sembelit disaat menjalankan puasa.

Untuk mencegah adanya hambatan puasa karena kekurangan yodium di tubuh, kamu bisa mendapatkan asupan harian yodium saat sahur dan berbuka dengan mengonsumsi ikan laut, telur, dan ketika memasak gunakan garam yang mengandung yodium.

yodium

  1. Zinc atau seng

Zinc adalah nutrisi yang dibutuhkan manusia saat puasa agar tetap sehat. Pasalnya, zinc dapat membantu sistem imun dalam melawan virus dan bakteri ketika tubuh berhenti menerima makanan.

Selain itu, fungsi lainnya adalah untuk membentuk protein dan DNA, serta hal-hal yang berhubungan dengan genetik pada seluruh sel.

Nutrisi zinc berpengaruh pada motorik, kognitif dan fungsi psikososial pada anak-anak dan orang tua.

Di mana kalau tubuh kekurangan zinc saat puasa, sel motorik tubuh banyak yang tidak sinkron dan akhirnya gampang lelah.

Kamu bisa mendapatkan mineral zinc dengan mengonsumsi daging merah, makanan laut, kacang-kacangan dan susu selama puasa.

Zinc-atau-seng

Sobat, jangan lupa untuk penuhi kebutuhan nutrisi di atas saat puasa, ya, agar kesehatan tubuh tetap terjaga.

Dayana Cinthya



Buat Tulisan
Tips Aman Jogging Saat Puasa Agar Tubuh Tetap Sehat
Previous
Tips Aman Jogging Saat Puasa Agar Tubuh Tetap Sehat
Tetap Menjalani Puasa, 4 Menu Puasa Ibu Menyusui untuk Sahur dan Berbuka
Next
Tetap Menjalani Puasa, 4 Menu Puasa Ibu Menyusui untuk Sahur dan Berbuka
Related Articles
Back to
top