x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Benarkah COVID-19 Bisa Menular Lewat Udara dan Benda Mati?


virus-corona-menular-lewat-udara-dan-benda-mati

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Hingga hari Selasa (24/3/2020), kasus Corona di Indonesia melonjak menjadi 686 kasus, angka kematian sebanyak 55 jiwa, dan sebanyak 30 orang telah sembuh, menurut rilisan pers pada situs Kementerian Kesehatan.

Angka yang tinggi tersebut menunjukkan bahwa virus ini menginfeksi orang dengan cepat.

Kamu pasti sudah tahu kalau COVID-19 bisa menular lewat droplet transmission atau percikan bersin atau batuk. Lalu, bisakah virus corona menular lewat udara dan benda mati?

Bisakah COVID-19 Menular Lewat Udara?

Studi dari New England Journal of Medicine yang diterbitkan pada 17 Maret 2020 yang dilakukan oleh National Institute of Allergy and Infectious Diseases' Laboratory of Virology, menemukan bahwa virus corona bisa tetap berada di udara selama tiga jam. That’s why we need to wear mask!

Para peneliti melakukan studi ini dengan memasukkan sampel virus melalui nebulizer atau alat untuk memberikan obat dalam bentuk uap yang dihirup ke paru-paru, dan menyemprotkan partikel virus corona ini ke udara.

Namun, hingga saat ini, masih belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa Coronavirus yang bertahan di udara ini mampu menginfeksi pernapasan manusia.

Masker

Bagaimana dengan Penyebaran COVID-19 Lewat Benda Mati?

Kecemasan masyarakat mengenai virus corona menular lewat udara dan benda mati memang harus diluruskan. Lalu, bagaimana dengan penyebaran COVID-19 lewat benda mati?


Baca Juga:


Menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, ada kemungkinan seseorang dengan COVID-19 bersin atau batuk, kemudian percikannya mendarat pada benda dan permukaan di sekitar orang tersebut.

Lalu, orang lain bisa terinfeksi virus corona dengan menyentuh permukaan atau benda yang memiliki virus di atasnya, lalu menyentuh mulut, hidung, atau mata mereka sendiri, Moslem Fellas.

Melansir Harvard Health, sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa virus COVID-19 dapat bertahan hingga 4 (empat) jam pada tembaga, hingga 24 jam pada kardus, dan 2-3 hari pada plastik dan stainless steel. Maka dari itu senantiasa mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer ya.

Tapi, masih banyak faktor yang harus dipertimbangkan dengan durasi masa hidup virus corona ini pada benda mati, seperti bagaimana dengan faktor lingkungan, paparan sinar matahari, saat cuaca panas atau dingin.

Cuci-tangan

Lalu, Bagaimana Cara Virus COVID-19 Bisa Menular?

Mengutip Centers for Disease Control and Prevention, disebutkan bahwa virus ini dapat menyebar terutama dari orang ke orang melalui percikan atau droplet transmission, dengan kondisi sebagai berikut:

  • Antara orang yang bersentuhan satu sama lain atau terjadi physical contact.
  • Melalui tetesan pernapasan (droplet) yang dihasilkan ketika orang yang terinfeksi COVID-19 mengalami batuk atau bersin.

Orang-orang dapat terinfeksi COVID-19 jika mereka menghirup tetesan batuk dari seseorang yang positif COVID-19. Inilah mengapa penting untuk menjaga jarak (physical distancing) lebih dari 1 meter pada orang yang sakit, Moslem Fellas.

Penularan-virus

Itulah fakta mengenai virus corona menular lewat udara dan benda mati. Senantiasa menjaga diri, ya.

Nadya Maysyarah



Buat Tulisan
9 Istilah Selama Pandemi COVID-19, Mulai dari ODP, PDP hingga Herd Immunity
Previous
9 Istilah Selama Pandemi COVID-19, Mulai dari ODP, PDP hingga Herd Immunity
10 Makanan Khas Lebaran Dari Berbagai Negara di Dunia
Next
10 Makanan Khas Lebaran Dari Berbagai Negara di Dunia
Related Articles
Back to
top