x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Benarkah Virus Corona Bertahan dalam Air Mani, Ini Penjelasan Ilmiahnya!


virus corona bertahan dalam air mani

Sumber: thairesidents.com

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Penelitian terbaru telah menunjukkan bahwa virus corona bertahan dalam air mani pria, bahkan setelah mereka mulai pulih.

Hal ini menunjukkan adanya kemungkinan bahwa virus ini bisa ditularkan secara seksual, Moslem Fellas.

Meskipun penelitian yang dipublikasikan di di Journal of American Medical Association pada 7 Mei 2020 tersebut tidak secara tegas menyimpulkan apakah virus corona bisa ditularkan secara seksual atau tidak, tetapi penelitian ini harus diketahui lebih dalam.

Virus Corona Bertahan dalam Air Mani, Bahkan pada Pasien yang Pulih

Pada bulan Januari dan Februari, sebuah tim di Rumah Sakit Kota Shangqiu, China, menguji air mani dari 38 pasien pria yang dinyatakan positif COVID-19 pada puncak pandemi.

Dari 38 pasien tersebut, sebanyak 6 (enam) pasien atau 15,8 persen terbukti memiliki virus COVID-19 dalam air mani mereka.

virus corona bertahan lama

Empat dari enam pasien ini berada pada tahap infeksi akut, sementara dua lainnya sudah pulih. Namun, penelitian ini tidak mengonfirmasi ataupun menyangkal apakah coronavirus dapat ditularkan secara seksual atau tidak.


Baca Juga:


Para peneliti saat itu tidak menguji untuk menentukan berapa lama durasi COVID-19 bertahan dalam air mani.

"Kami menemukan bahwa SARS-CoV-2 (jenis virus COVID-19) ada dalam air mani pasien yang terinfeksi COVID-19, dan SARS-CoV-2 masih dapat terdeteksi pada pasien yang sudah pulih. Bahkan jika virus tidak dapat mereplikasi dalam sistem reproduksi pria, virus itu mungkin bertahan, mungkin dihasilkan dari kemampuan kekebalan testis." terang Diangeng Li, rekan penulis penelitian.

air mani

Sumber:www.newsweek.com

Penelitian Lain yang Menunjukkan Hasil Berlawanan

Berbeda dengan hasil penelitian tersebut yang menyebutkan virus corona bertahan dalam air mani, penelitian lain dari jurnal American Society for Fertility and Sterility yang dipublikasikan pada 17 April 2020, menunjukkan virus SARS-CoV-2 tidak terdeteksi dalam air mani pasien yang pulih dari COVID-19 satu bulan setelah diagnosis.

Penelitian satu ini dilakukan oleh para peneliti China dan Amerika, dengan menguji 34 pria di Wuhan, Cina.

Hasilnya, diketahui bahwa air mani subjek tidak mengandung virus setelah rata-rata 31 hari (perhitungan 29-36 hari) dinyatakan sembuh dari coronavirus.

Perlu dicatat bahwa kedua penelitian ini belum mengetahui efek jangka panjang dari virus SARS-CoV-2 pada fungsi reproduksi pria, Moslem Fellas.

Selain itu, mengingat pula bahwa kedua penelitian terkait virus corona bertahan dalam air mani ini menggunakan sampel yang kecil. Jadi, masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Nadya Maysyarah



Buat Tulisan
5 Cara Membatasi Makan Lebih Ampuh Tahan Lapar
Previous
5 Cara Membatasi Makan Lebih Ampuh Tahan Lapar
Ini Perubahan Aturan Penerbangan New Normal yang Kemungkinan Berlaku
Next
Ini Perubahan Aturan Penerbangan New Normal yang Kemungkinan Berlaku
Related Articles
Back to
top