x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

5 Penyebab Vagina Nyeri, Apakah Berbahaya?


Vagina nyeri

(Sumber: hellosehat)

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Ketika vagina terasa nyeri, melakukan kegiatan apa pun bisa menjadi sangat tidak akan nyaman. Entah itu duduk, berjalan, berkendara, sampai berhubungan seksual.

Lantas, sebenarnya apakah penyebab vagina nyeri terus menerus? Apakah menjadi sebuah tanda penyakit serius?

Vagina Nyeri Disebabkan Banyak Hal

Vagina ialah saluran dari serviks hingga vulva. Ketika vagina nyeri atau terasa tidak nyaman, bisa disebabkan oleh berbagai hal ya, Moslem Fellas. Dikutip dari laman Klik Dokter, berikut beberapa di antaranya.

  • Terkena infeksi jamur

Sebenarnya tidak selalu menyebabkan nyeri pada vagina, tapi infeksi jamur umumnya memberikan gejala gatal dan kering pada vagina lalu selanjutnya kerap dirasakan sebagai nyeri.

Jangan sampai membiarkan area selangkangan lembab terlalu lama karena dapat memicu terjadinya infeksi jamur.

Apabila mengalami infeksi jamur, gejala yang juga biasa dirasakan penderita adalah keluarnya gumpalan-gumpalan putih susu kental, wujudnya seperti tepung, serta rasa sangat gatal dan panas, bisa juga terjadi kemerahan di kulit sekitar bibir kemaluan.

Penyebab utama vagina nyeri

(Sumber: sehatq)

  • Penyakit herpes genital

Inillah infeksi menular seksual yang dapat dialami oleh pria maupun wanita. Gejala utamanya yaitu rasa perih, nyeri, gatal, hingga adanya ruam kemerahan di area kelamin.


Baca Juga:


Memang kadang penyakit ini tidak menimbulkan gejala apa pun. Wanita dengan kondisi herpes biasanya mengalami nyeri pada vagina dan adanya luka.

Adapun, penyebab genital herpes adalah virus Herpes Simpleks (HSV). Pada umumnya, penularan virus ini melalui hubungan seksual. Kalau kamu tiba-tiba menemukan benjolan atau luka pada vagina, segeralah berkonsultasi lebih lanjut ke dokter.

  • Kondisi endometriosis atau Pelvic Inflammatory Disease

Kalau kamu merasa nyeri saat berhubungan seks atau saat haid, ada kemungkinan mengalami endometriosis (jaringan yang melapisi rahim tumbuh di tempat yang lain) atau pelvic inflammatory disease (infeksi organ reproduksi wanita).

Kondisi ini merupakan pertumbuhan lapisan endometrium di luar rahim, seharusnya lapisan ini hanya ditemukan dalam rahim.

Endometriosis bisa menyebabkan beberapa gejela berupa nyeri panggul, nyeri saat menstruasi (dysmenorea), nyeri saat berhubungan seksual, perdarahan, hingga infertilitas (gangguan kesuburan).

Kenapa bisa ya vagina nyeri

(Sumber: klikdokter)

  • Kondisi vagina kekeringan

Saat seorang wanita terangsang, darah akan mengalir lebih banyak ke area panggul dan menyebabkan peningkatan produksi pelumas vagina. Mendengar kata vagina yang kering, banyak orang beranggapan hal ini terjadi pada wanita menopause.

Namun ternyata belum tentu lho, ada juga beberapa wanita yang mengonsumsi pil KB sering mengalami vagina kekeringan sehingga menyebabkan nyeri saat berhubungan seksual.

Sementara memang pada wanita pasca-menopause, dinding vagina menjadi menipis, kering, dan kurang elastis. Pasalnya, hormon estrogen sudah berkurang secara drastis di usia menopause.

Terlebih, hal-hal seperti stres tinggi, ada alergi, penyakit sindrom Sjorgen, dan penggunaan bahan vaginal douche juga dapat berisiko vagina kering. Kalau kamu merasakan vagina tidak mengeluarkan cukup "pelumas" sewaktu berhubungan seks, ada baiknya segeralah berkonsultasi ke dokter.

  • Kondisi vulvodynia

Sejumlah teori kesehatan menyebutkan bahwa vulvodynia ada hubungannya dengan iritasi saraf, respons abnormal terhadap iritasi atau inflamasi, reaksi alergi, hingga spasme (kontraksi mendadak) otot.

Selain itu, faktor keturunan juga memengaruhi karena sekitar 9 persen wanita akan mengalami nyeri ini selama hidupnya.

Vulvodynia akan lebih intens dan sering dialami sewaktu berhubungan seksual, memasukan tampon, ataupun muncul spontan tanpa adanya penyebab. Kalau kamu mengalami hal ini, biasanya dokter akan memberikan obat penghilang rasa nyeri.

Vagina adalah organ vital yang sangat penting, harus dijaga kebersihannya. Apabila vagina nyeri tidak juga hilang selama berhari-hari, langsung saja berkonsultasi dengan dokter agar segera mendapat penanganan yang tepat.

Danur K Atsari



Buat Tulisan
Seperti Apakah Batas Aman Makan Daging dalam Seminggu?
Previous
Seperti Apakah Batas Aman Makan Daging dalam Seminggu?
4 Daging Termahal di Dunia, Makanan Enak Setara Isi Kantong
Next
4 Daging Termahal di Dunia, Makanan Enak Setara Isi Kantong
Related Articles
Back to
top