x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Beragam Tradisi Unik di Sumatera yang Masih Dilestarikan


Tradisi-unik-di-Sumatera

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Indonesia kaya akan keragaman budayanya, mulai dari tarian, lagu, alat musik, bahasa, adat istiadat, dan masih banyak lagi.

Nah, bagaimana dengan kebudayaan di Sumatera? Yuk, cari tahu beragam tradisi unik di Sumareta!

Ragam Tradisi Unik di Sumatera

Sumatera adalah pulau keenam terbesar di dunia yang terletak di Indonesia, dengan luas 443.065,8 km2.

Pulau terbesar kedua di Indonesia setelah Kalimantan ini merupakan pulau yang kaya dengan hasil bumi.

Hasil-hasil utama pulau Sumatera ialah kelapa sawit, tembakau, minyak bumi, timah, bauksit, batu bara dan gas alam.

Selain kekayaan alamnya, kamu akan dibuat kagum oleh tradisi unik di Sumatera yang beragam. Apa saja budaya tersebut? Berikut adalah beragam tradisi unik yang ada di Sumatera:

  1. Tradisi Mangongkal Holi, Sumatera Utara

Mangongkal Holi merupakan salah satu tradisi Batak yang dilestarikan oleh sebagian etnis Batak hingga saat ini.

Dalam bahasa Indonesia, “Mangongkal” berarti menggali, sedangkan “Holi” artinya tulang, sehingga Mangongkal Holi adalah menggali tulang.

Menggali tulang dalam tradisi ini adalah menggali kuburan manusia untuk memindahkan tulang orang yang sudah lama meninggal dunia ke kuburan baru.

Menurut kepercayaan masyarakat setempat, orang yang telah meninggal dunia bukanlah “tiada”, tetapi mereka menuju ke proses yang sempurna di dalam keabadian dan berkumpul dengan arwah satu keluarga.

Dengan adanya kepercayaan yang sudah turun temurun tersebut, maka etnis Batak melakukan prosesi upacara Mangongkal Holi.

Tradisi-Mangongkal-Holi-Sumatera-Utara

  1. Tabuik, Sumatera Barat

Upacara Tabuik digelar pada hari Asyura yang jatuh pada 10 Muharram dalam kalender Islam untuk memeringati kematian cucu Nabi Muhammad, Husein.

Tabuik berasal dari bahasa Arab Melayu yang artinya tabut atau peti yang dihiasi bunga-bunga dan kain warna-warni yang diarak keliling kampung dan terakhir dilarung ke laut.

Tradisi ini bersifat kolosal karena melibatkan banyak orang, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga tahap akhir puncak acara.

Tabuik

  1. Upacara Belian, Riau

Tradisi ini merupakan upacara untuk menolak bala, yang pada umumnya ditujukan untuk 4 hal, yaitu mengobati orang sakit, membantu orang hamil yang sulit melahirkan, menolak wabah, dan penyakit mengobati kemantan.


Baca Juga:


Suku Petalangan yang merupakan suku terbesar di Riau inilah yang masih melaksanakan upacara adat ini.

Biasanya, upacara ini digelar pada malam hari, di rumah orang yang sakit, atau di rumah yang besar sehingga banyak warga yang hadir.

Tradisi-unik-di-Sumatera

  1. Tradisi Nganggung, Bangka Belitung

Tradisi Nganggung merupakan tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Kabupaten Bangka yang digelar pada perayaan hari-hari besar Islam, seperti Maulid Nabi Muhammad SAW dan Isra Miraj, atau menyambut tamu penting dan saat ada kematian.

Setiap keluarga pada prosesi ini, membawa 1 dulang dengan isi berbagai penganan yang tertutup tudung saji. Dikarenakan setiap keluarga membawa dulang, maka adat Nganggung juga disebut dengan adat Sepintu Sedulang.

Nama Sepintu Sedulang kemudian menjadi nama lain dari kabupaten Bangka, yakni bumi Sepintu Sedulang.

Sebelum menyantap isi dulang, tokoh agama setempat atau imam masjid kampung membacakan doa-doa.

Tradisi-nganggung

  1. Tradisi Ngobeng, Palembang

Walaupun tradisi ini sudah mulai jarang ditemui, namun masih ada beberapa masyarakat yang masih melaksanakan Ngobeng.

Makna dari tradisi ini adalah untuk menghargai tamu dan mempererat silaturahmi. Ketika masuk rumah, tamu langsung disiapkan air untuk cuci tangan dan kemudian menuju hidangan.

Satu hidangan dengan menu beragam, akan disantantap oleh delapan orang. Nasi minyak adalah santapan utama yang dilengkapi dengan opor ayam, gulai kambing, dan daging sapi masak malbi.

Tradisi-ngobeng

Sobat, itulah tradisi unik di Sumatera yang masih dilestarikan hingga saat ini. Kalau kamu berkesempatan mengunjungi Pulau Sumatera, jangan lupa untuk merasakan tradisi-tradisinya, ya!



Buat Tulisan
Pilihan Manfaat Bahan Alami Skincare Sesuai Masalah Kulit
Previous
Pilihan Manfaat Bahan Alami Skincare Sesuai Masalah Kulit
Menyunat Bayi Prematur Berbahaya atau Tidak?
Next
Menyunat Bayi Prematur Berbahaya atau Tidak?
Related Articles
Back to
top