x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Inspiring People   Figure

5 Tokoh Muslim Dunia yang Menjadi Ilmuwan Hebat


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Jika mendengar soal peradaban Islam, sebagian orang hanya akan membayangkan suati yang kuno dan tertinggal zaman. Namun harus Sobat ketahui, bahwa Islam sebenarnya banyak memiliki penemu yang keren.

Merekalah sosok yang menjadi pondasi dalam peradaban modern saat ini. Berikut ini tokoh muslim Islam sebagai ilmuwan yang dapat menginspirasi:

Abbas bin Firnas, Orang Pertama yang Terbang di Udara

Saat ada yang bertanya tentang manusia pertama yang berhasil terbang sudah pasti sebain dari kita akan menjawab Wright Bersaudara. Namun nyatanya lebih dari 1000 tahun sebelum Wright

Bersaudara menciptakan pesawat, Abbas bin Firnas sudah lebih dahulu berhasil terbang di udara.

Berawal dari kesenangannya memperhatikan ciptaan Allah di langit, ia takjub kepada kebesaran Allah yang menerbagkan burung-burung di udara.

Hal inilah yang memberinya motivasi untuk dapat memahami kebesaran Allah pada langit-Nya.

Abbas bin Firnas berhasil terbang selama lebih dari 10 menit, jauh lebih lama dari penerbangan pertama Wright Bersaudara 1 milenium kemudian yaitu 12 detik.

Selain berkaraya dalam dunia penerbangan, Abbas bin Firnas juga dikenal sebagai ahli sastra, musik, serta astronomi.

Bahkan, hingga saat ini di Cordoba, Spanyol masih berdiri patung Abbas bin Firnas untuk menghormati karya dan dedikasinya terhadap dunia dirgantaranya.

Ibnu Sina, Sebagai Bapak Kedokteran

Pada abad ke-11 saat teknologi belum semaju saat ini Ibnu Sina mampu melakukan berbagai operasi bagi orang yang sakit, salah satunya yang terkenal adalah operasi bagian tulang.

Karyanya yang dikenal adalah Al Qanun fi at-Tibb menjadi rujukan bagi dunia kedokteran yang dipakai hingga akhir abad ke-19.

Buku ini diterjemahkan menjadi Canon of Medicine dan dijadikan dasar bagi kedokteran Barat saat ini.

Prihatin dengan melihat takhayul dan mitos yang ada di masyarakat, Ibnu Sina terdorong untuk mempelajaro logika sains di balik fenomesna alam yang terjadi.

Beliau mempelajari asal muasal air dan pembentukan awan dilangit.

Bahkan, ia juga membuat buku tentang batu dan mineral serta meteorology dan mencari tahu bagaimana gunung terbentuk dan juga penyebab terjadinya gempa bumi.

Al Zahrawi, Sang Dokter Bedah

Kita perlu tahu, siapakah awal mula perancang pisau bedah, bor, bahkan 200 lebih alat bedah lainnya yang masih igunakan hingga saat ini dengan mengalami sedikit perubahan.

Beliau adalah Al Zahrawi, seorang dokter bedah yang merancang banyak peralatan bedah pada abad ke-10.

Bahkan, bukunya yang berjudul Al Tasrif diterjemahkan oleh Barat dan menjadi panduan operasi di sekolah-sekolah kedokteran selama berabad-abad.

Al Jazari, Sang Insinyur Mesin

Ketepatan waktu sangatlah penting, begitupun dalam Islam. Sebagai seorang insinyur mesin, Al Jazari telah mengembangkan jam yang bisa digunakan untuk menentukan waktu shalat, puasa, dan haji.

Karya besar yang diciptakan adalah jam gajah yang bisa mengukur waktu dengan akurat.


Baca Juga:


Bahkan, ia mempelajari  bagaimana air yang mengalir dapat digunakan untuk menggerakkan jam dengan akurasi yang cukup tinggi.

Al Jazari juga ingin mempermudah umat Islam dalam melakukan wudhu dengan membuat mesin pompa air.

Berkat Al Jazari, dalam catatan sejarah orang-orang di Turki abad ke-12 mampu beribadah dengan lebih nyaman.

Ibnu Al Haytham, Penemu Cara Kerja Optik

Jika dalam ada dalam benak sobat bertanya tentang cara kerja dalam melihat, Ibnu Al Haytham punya jawabannya. Ibnu Al Haytham dikenal di Barat dengan nama Alhazen.

Hasil peneliannya ini yang menjadi dasar kerja kamera yang ada pada peradaban modern ini.

Karya besarnya Al Manazir diterjemahkan ke bahasa Inggris menjadi berjudul Book of Optics.

Ibnu Al Haytham sangat memengaruhi pola pikir para ilmuwan-ilmuwan Barat seperti  Roger Bacon, Leonardo Da Vinci, dan Keppler.

Bahkan, sampai sekarang isi bukunya masih sering dikutip oleh professor-profesor sebagai karya yang masih akurat.

Penemuannya adalah camera obscura, cahaya yang menyinari lubang kecil di ruangan gelap akan memproyeksikan film negatif, seperti kamera dan film di bioskop.

Camera sendiri berasal dari bahasa Arab “Qamara” yang berarti kamar.

Dengan mengenal para tokoh muslim dunia yang menjadi ilmuwan ini, diharapkan kita akan lebih merasa bangga dalam mmeluk agama Islam. Dan semoga artikel ini dapat memberi manfaat ya.

Fifi Jacob



Buat Tulisan
Belajar Ikhlas dari Kisah Nabi Ismail dan Ibrahim
Previous
Belajar Ikhlas dari Kisah Nabi Ismail dan Ibrahim
Gambaran Kasih Sayang Ayah yang Tak Pernah Padam untuk Buah Hatinya
Next
Gambaran Kasih Sayang Ayah yang Tak Pernah Padam untuk Buah Hatinya
Related Articles
Back to
top