x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Travel Religi   Kuliner

Toko Kue yang Bersertifikat Halal Melalui Proses Ini


Toko-kue-yang-bersertifikat-halal

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Banyaknya suku dan ras di Tanah Air yang kita tempati sampai saat ini menghasilkan keragaman jenis kuliner di setiap daerah.

Hal ini pasti membuat para pecinta kuliner dan traveling ingin mencicipi berbagai makanan dari tiap daerah tersebut.

Namun, bagi para pecinta kuliner kaum muslim tentu masih perlu kembali memilih makanan halal atau yang sudah memiliki Label Halal dan Sertifikasi Halal dari Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI). Nah, bagi yang penasaran toko kue yang bersertifikat halal kita perlu memperhatikannya dengan teliti.

Toko Kue yang Bersertifikat Halal Terjamin

Sebelum lebih lanjut mengetahui toko kue yang bersertifikat halal, kita sebagai konsumen muslim tentu ingin adanya kepercayaan dan rasa tenang dengan adanya jaminan sertifikasi tersebut. Berikut ini adalah prosedur sertifikasi halal ke LPPOM MUI, seperti dikutip dari situs resmi MUI.

Memahami persyaratan dan mengikuti pelatihan Sistem Jaminan Halal (SJH)

Perusahaan wajib memahami persyaratan sertifikasi halal yang tercantum dalam HAS 23000. Di samping itu, perusahaan juga harus mengikuti pelatihan SJH yang diadakan LPPOM MUI, baik berupa pelatihan reguler maupun pelatihan online (e-training).

Menerapkan SJH

Perusahaan wajib menerapkan SJH sebelum melakukan pendaftaran sertifikasi halal, seperti penetapan kebijakan halal, penetapan Tim Manajemen Halal, penyiapan prosedur terkait SJH, pembuatan Manual SJH, pelaksanaan pelatihan, pelaksanaan internal audit dan kaji ulang manajemen. LPPOM MUI menyediakan dokumen pedomannya, lho.

Rekomendasi-toko-kue-yang-bersertifikat-halal

Menyiapkan dokumen sertifikasi halal

Perusahaan wajib menyiapkan dokumen yang diperlukan, antara lain daftar produk, daftar bahan dan dokumen bahan, daftar penyembelih (khusus Rumah Potong Hewan), matriks produk, manual SJH, diagram alur proses, daftar alamat fasilitas produksi, bukti sosialisasi kebijakan halal, bukti pelatihan internal, serta bukti audit internal.


Baca Juga:


Melakukan pendaftaran sertifikasi halal (unggah data)

Pendaftaran sertifikasi halal dilakukan secara online melalui laman www.e-lppommui.org. Perusahaan wajib membaca user manual Cerol terlebih dahulu untuk memahami prosedur sertifikasi halal. Setelah itu, perusahaan wajib melakukan unggah data yang diperlukan untuk sertifikasi sampai selesai, agar dapat diproses oleh LPPOM MUI.

Melakukan pantauan pre audit dan pembayaran akad sertifikasi

Pemantauan pre audit disarankan dilakukan setiap hari untuk mengecek bila ada ketidaksesuaian pada hasil pre audit. Sementara untuk pembayaran akad sertifikasi dilakukan dengan mengunduh akad di Cerol, membayar biaya akad dan menandatangani akad, lalu melakukan pembayaran di Cerol dan disetujui oleh Bendahara LPPOM MUI melalui surel ke: bendaharalppom@halalmui.org.

Di-manakah-toko-kue-yang-bersertifikat-halal

Pelaksanaan audit dan pantauan paska audit

Audit dapat dilaksanakan saat perusahaan sudah lolos pre audit dan akad sudah disetujui. Audit dilakukan di seluruh fasilitas yang berkaitan dengan produk yang disertifikasi. Seusai melakukan unggah data sertifikasi, perusahaan harus melakukan pemantauan paska audit. Tujuannya mengecek ketidaksesuaian pada hasil audit, dan bisa segera agar dilakukan perbaikan bila memang ada.

Memperoleh Sertifikat halal

Terakhir, perusahaan dapat mengunduh Sertifikat Halal dalam bentuk softcopy di Cerol. Sementara untuk sertifikat halal yang asli dapat diambil di kantor LPPOM MUI Jakarta atau dapat juga dikirim ke alamat perusahaan. Sertifikat halal ini berlaku selama 2 (dua) tahun dan perlu pembaharuan jika sudah habis masa berlaku.

Beberapa di antara perusahaan yang sudah memiliki Label dan sertifikasi Halal dari LPPOM MUI, antara lain Roti Boy, Jacklyn Bakery, Majestyk Bakery, Brownies Kukus Amanda, Lapis bogor Sangkuriang, D’Stupid Bakery, Bolu Meranti, dan masih banyak lagi. Untuk daftar toko kue yang bersertifikat halal lengkap bisa dicek sendiri https://www.halalmui.org/ ya.

Danur K Atsari



Buat Tulisan
Nabi yang Mendapat Gelar Ulul Azmi, Gelar Istimewa
Previous
Nabi yang Mendapat Gelar Ulul Azmi, Gelar Istimewa
3 Ciri-Ciri Tubuh Mengalami Keracunan Seperti Ini
Next
3 Ciri-Ciri Tubuh Mengalami Keracunan Seperti Ini
Related Articles
Back to
top