x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Travel Religi   Traveling Tips

Tips Traveling Membawa Bayi Naik Pesawat


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Pengalaman pertama melakukan perjalanan menggunakan pesawat bersama bayi, memang akan menimbulkan kecemasan tersendiri bagi orang tua. Untuk melakukan perjalanan menggunakan pesawat bersama bayi  banyak hal yang harus kita perhatikan.

Mulai dari usia diperboleh untuk melakukan perjalanan, perlengkapan selama perjalanan, bahkan hal-hal yang mungkin saja tidak pernah terpikir oleh kita.

Ketentuan setiap maskapai bisa berbeda-beda, ada yang menentukan usia minimum 2 hari, ada juga yang menentukan usia minimum 14hari. Namun, sebaiknya kita menahan diri dulu demi kondisi aman sang bayi.

Karena, membawa bayi pada usia di bawah 2 minggu adalah masa-masa yang rentan terkena penyakit dari sekitar dan memiliki resiko yang lebih besar.

Nah, saat terbaik untuk memulai perjalanan adalah pada saat si bayi sudah berumur 3 bulan. Pada usia tersebut, bayi sudah memiliki kekebalan tubuh yang lebih baik untuk menghadapi perubahan suhu pada ruangan.

Dengan begitu, diharapkan bayi tidak mudah terkena penyakit yang mudah ditularkan orang lain dalam pesawat.

Persiapan sebelum beragkat

Sebelum berangkat, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan lebih dahulu. Beberapa penerbangan Internasional memberlakukan batasan membawa cairan berlebih, tapi tidak untuk makanan dan minuman bayi. Pastikan kita membawa perlengkapan ini di dalam tas kabin:

  • Selimut bayi. Meskipun di beberapa penerbangan jarak jauh disediakan selimut, bahannya bisa jadi tidak cocok untuk kulit bayi yang masih sensitif. Selain itu, bau selimut dari bayi itu sendiri juga berpengaruh untuk menyenangkan si bayi.
  • Baju ganti untuk bayi dan juga ibu si bayi. Hal ini untuk mengantisipasi hal-hal seperti ketumpahan, muntah, turbulensi dll.
  • Celemek menyusui, kain ini berguna untuk menutupi ibu dan bayi saat menyusui maupun memerah susu di tempat umum.
  • Mainan favorit bayi, dan juga mainan baru untuk mencegah kebosanan.
  • Bawa popok dan tissue basah yang dikemas bersama di dalam sebuah tas agar saat mengganti popok bayi di toilet pesawat tidak perlu membawa seluruh tas kabin.
  • Susu dan makanan bayi, termasuk ASI yang sudah diperah dalam botol jika bayi minum ASI.
  • Air panas di dalam termos kecil untuk membuat makanan bayi.


Baca juga:


Perhatikan ini sebelum booking tiket pesawat

Jadikan beberapa hal di bawah ini menjadi suatu pertimbangan:

  • Pastikan memilih tempat duduk di gang (aisle) agar leluasa keluar masuk mengurus si kecil ke toilet atau berjalan-jalan di lorong kabin.
  • Jika memungkinkan, pesan tempat duduk di bagian depan (bulkhead seat). Karena, tempat duduk ini memiliki ruang lebih untuk kaki dan lebih jauh dari mesin pesawat yang bising. Jika reservasi tiket secara online, kita dapat informasikan hal ini sekali lagi melalui call center
  • Jika bayi sudah lebih besar, pastikan memesan satu tempat duduk ekstra untuk bayi, terutama untuk penerbangan jarak jauh.
  • Tentukan waktu terbang. Untuk penerbangan jarak pendek, siang hari bisa jadi pilihan terbaik karena itu adalah jam tidur siang bayi. Untuk penerbangan jarak jauh, malam hari adalah paling nyaman untuk bayi karena dia bisa tidur nyenyak di pesawat.
  • Cari tahu tentang peraturan kereta bayi (stroller) bagi tiap maskapai. Apakah maskapai mengizinkan membawa stroller ke kabin? Karena ada yang menggolongkan stroller sebagai bagasi.

 Bagaimana agar bayi tenang selama di pesawat?

  • Jika bayi nampak resah dan rewel, ajak dia berkeliling di lorong kabin dan melihat-lihat.
  • Jika bayi dalam keadaan bangun selama penerbangan, alihkan perhatiannya dengan beraktivitas kecil agar dia tidak bosan.
  • Suhu di dalam kabin cenderung dingin. Pakaikan bayi dengan baju hangat, kaos kaki, penutup kepala dan sarung tangan.
  • Pastikan untuk menyusui bayi saat lepas landas dan mendarat. Menelan akan mencegah bayi mengalami kesakitan telinga akibat perubahan tekanan udara.
  • Jangan merasa sungkan untuk meminta bantuan dari kru kabin sekiranya kita membutuhkan pertolongan.

Saat Sobat sudah selesai mempersiapkan semuanya, pastikan agar sampai jauh dari waktu keberangkatan. Hal ini dilakukan agar kita tidak tergesa-gesa dengan membawa bayi dan membuat bayi dalam keadaan tidak nyaman. Itulah beberapa tips traveling membawa bayi, semoga bermanfaat.

Fifi Jacob



Buat Tulisan
Takut Kepada Allah untuk Bekal Akhirat yang Kekal
Previous
Takut Kepada Allah untuk Bekal Akhirat yang Kekal
Lihat! Ini Dia 5 Makanan Ekstrim yang Bikin Gak Doyan Makan
Next
Lihat! Ini Dia 5 Makanan Ekstrim yang Bikin Gak Doyan Makan
Related Articles
Back to
top