x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Larangan Tidur Tengkurap Dalam Islam dan Medis, Ada Alasannya!


Tidur-tengkurap-dalam-Islam

(sumber: klikdokter)

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Kamu salah satu orang yang sering tidur dalam posisi tengkurap? Mungkin memang kebiasaan ini sulit sekali dilepaskan.

Apalagi kalau kamu sudah merasa sangat nyaman untuk tidur tengkurap sebab merasa pulas saat tertidur. Tapi apakah posisi ini baik untuk kesehatan?

Sementara dalam pandangan Islam mengenai tidur juga tidak disarankan dalam posisi tengkurap. Simak penjelasan mengenai tidur tengkurap dalam Islam dan medis sekaligus berikut ini!

Tidur Tengkurap Dalam Islam dan Medis

Ada perintah menghindari tidur tengkurap dalam Islam, karena memang secara kesehatan cara tidur seperti ini kurang baik. Di balik sebuah larangan, pasti menyimpan hikmah, Moslem Fellas.

Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah berkata, “Agama dibangun atas dasar berbagai kemashlahatan. Mendatangkan mashlahat dan menolak berbagai keburukan”.

Kemudian beliau menjelaskan, “Tidaklah Allah memerintahkan sesuatu kecuali padanya terdapat berbagai mashlahat yang tidak bisa diketahui secara menyeluruh”.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri mengatakan bahwa tengkurap adalah cara tidur yang dimurkai oleh Allah. Dari Ya’isy bin Thokhfah Al-Ghifariy, dari bapaknya, ia berkata,

“Ketika itu aku sedang berbaring tengkurap di masjid karena begadang dan itu terjadi di waktu sahur. Lalu tiba-tiba ada seseorang menggerak-gerakkanku dengan kakinya. Ia pun berkata, Sesungguhnya ini adalah cara berbaring yang dibenci oleh Allah.” Kemudian aku pandang orang tersebut, ternyata ia adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Abu Daud, no. 5040 dan Ibnu Majah, no. 3723.

Adab-tidur

(sumber: pinterest)

Dalam riwayat yang lain juga disebutkan,

“Berbaring seperti ini (tengkurap) adalah cara berbaringnya penghuni neraka” [HR. Ibnu Majah].


Baca Juga:


Di antara ulama ada juga yang menganggap bahwa tidur tengkurap adalah makruh (dibenci). Sebagaimana perkataan Imam Tirmidzi rahimahullah,

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam melihat seorang Laki-laki muslim tidur tengkurap, kemudian beliau bersabda,

“Ini adalah cara tidur yang tidak disukai oleh Allah” [HR. At-Tirmidzi no. 2789].

Bahaya Tidur Tengkurap Bagi Kesehatan Tubuh

Ulama sekaligus pakar kedokteran, Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah berkata,

“Terlalu sering tidur dengan sisi kiri membahayakan bagi jantung karena kecendrungan anggota (organ dalam) ke kiri, maka bisa menekannya. Cara tidur yang kurang baik juga adalah terlentang, tetapi tidak mengapa jika sekedar untuk beristirahat tanpa tidur. Dan yang kurang baik juga adalah cara tidur berbaring dengan mukanya (tengkurap).” [Zadul Ma’ad 4/240-241].

Selain itu, ilmu kedokteran modern juga telah membuktikan bahwa tidur tengkurap berbahaya, apalagi tidurnya pulas dan dalam waktu yang cukup lama.

Saat tidur tengkurap, otot dada atau otot pernapasan tidak dapat mengembangkan dada dengan baik dan maksimal, Moslem Fellas.

Sehingga aliran oksigen menjadi lebih sedikit dan bisa berakibat menjadi sesak napas.

Tidur

 (sumber: pinterest)

Demikian juga tidur pada sisi kiri badan (yaitu menghadap ke arah kiri) juga berbahaya bagi kesehatan, karena organ-organ bisa menghimpit jantung sehingga sirkulasi darah terganggu dan mengurangi pasokan darah ke otak.

Sedangkan tidur terlentang juga tidak baik, apalagi jika bagian tubuh tidak ditopang dengan baik atau tidak menyentuh tempat tidur dengan ideal sehingga bisa menyebabkan nyeri punggung ketika bangun tidur, lho.

Itulah pembahasan mengenai tidur tengkurap dalam Islam serta medis yang memang saling berkaitan. Kita memang dianjurkan untuk tidur mengarah ke arah kanan, sebagaimana yang telah disebutkan oleh Rasulullah, Ibnul Qayyim,

“Tidur berbaring pada sisi kanan dianjurkan dalam Islam agar seseorang tidak kesusahan untuk bangun shalat malam. Tidur pada sisi kanan lebih bermanfaat pada jantung. Sedangkan tidur pada sisi kiri berguna bagi badan (namun membuat seseorang semakin malas)” (Zaad Al-Ma’ad).

Nadya Maysyarah



Buat Tulisan
Inilah Bahaya Dosa Jariyah, Dosa Mengalir Hingga Hari Kiamat
Previous
Inilah Bahaya Dosa Jariyah, Dosa Mengalir Hingga Hari Kiamat
5 Cara Memanjangkan Rambut Tanpa Vitamin Mahal
Next
5 Cara Memanjangkan Rambut Tanpa Vitamin Mahal
Related Articles
Back to
top