x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Apakah Anak yang Terlalu Bersih Lebih Rentan Sakit?


Terlalu-bersih-lebih-rentan-sakit

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Kondisi yang kotor atau kurang bersih sering kali dianggap sebagai salah satu penyebab penyakit.

Para orang tua juga umumnya akan lebih khawatir anaknya lebih mudah terkena penyakit jika dalam kondisi yang kotor. Padahal, ada penelitian yang membuktikan bahwa anak yang  terlalu bersih lebih rentan sakit.

Benarkah Anak yang Terlalu Bersih Lebih Rentan Sakit?

Teori mengenai hal tersebut dinamakan dengan hygiene hypothesis dan mulai populer karena diperkenalkan oleh Prof. David P. Stratchan di tahun 1980an.

Teori tersebut mengungkapkan bahwa lingkungan hidup anak kecil bisa jadi terlalu bersih, sehingga hal itu tidak bisa menstimulasi sistem kekebalan tubuh anak secara lebih efektif.

Hal itu mengakibatkan kekebalan tubuh kurang bisa merespons dengan baik serangan dari berbagai sumber penyakit selama proses pematangan sistem imun.

Di dalam sistem kekebalan tubuh seseorang, terdapat beberapa jenis sel imun yang bisa semakin bertambah dan berkembang.

Beberapa jenis sel yang berkembang tersebut secara tidak langsung bisa menyerang virus atau kuman penyebab penyakit.

Sedangkan untuk beberapa jenis sel lainnya, bisa menghasilkan zat (misalnya antibodi) sehingga akan menimbulkan reaksi kekebalan ketika nantinya berhadapan dengan sumber infeksi.

Saat masih berada di dalam kandungan, sistem kekebalan tubuh yang dimiliki janin tidak bisa berfungsi dengan sangat baik.

Hal itu mungkin dikarenakan imunitas dengan sengaja ditekan agar tidak memunculkan reaksi penolakan pada jaringan tubuh ibunya.

Selain itu, janin juga bisa memperoleh kekebalan tubuh dari ibunya (dalam bentuk antobodi) selama masih di dalam kandungan.

Benarkah-terlalu-bersih-membuat-tubuh-menjadi-lebih-rentan-sakit

Berbeda lagi setelah lahir, sistem imun tubuh harus bisa mengenali berbagai sumber penyakit sehingga akan terbentuk kekebalan terhadap infeksi yang merugikan.

Jika lingkungan yang dimiliki anak terlalu bersih, dikhawatirkan kekebalan tubuh tidak bisa terbentuk dengan sempurna.

Hal itu tentu akan membuat tubuh tidak bisa memberikan respons yang kuat ketika sistem imun bertemu dengan kuman penyebab penyakit (bakteri, virus, jamur dan parasit) atau berbagai pemicu lainnya dari lingkungan (serbuk sari, spora jamur, dan bulu binatang).


Baca Juga:


Prof. Stratchan mengungkapkan bahwa anak-anak yang lahir dengan banyak anggota keluarga akan lebih mudah terekspos kuman dari saudara-saudaranya yang usianya juga jauh lebih tua. Oleh sebab itu, angka kejadian rhinitis alergi atau hay fever akan lebih rendah pada mereka.

Selain itu, di tahun 1990-an, terdapat studi yang dilakukan oleh Dr. Erika von Mutis dan menemukan hasil yang serupa.

Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa anak-anak yang tinggal di lingkungan kotor atau kurang sehat, justru memiliki angka kejadian timbulnya asma dan alergi yang lebih rendah jika dibandingkan dengan mereka yang tinggal di lingkungan bersih serta sehat.

Selama proses persalinan, bayi juga akan terpapar dengan berbagai jenis bakteri yang akan mereka temukan pada jalan lahir ibunya.

Selain itu, menyusui juga bisa membuat bayi terkena paparan berbagai faktor maternal, namun tidak terapar faktor lingkungan.

Apakah-terlalu-bersih-membuat-tubuh-lebih-rentan-sakit

Terlalu Bersih Justru Menjadi Rentan Terhadap Penyakit

Higienitas tentu bisa memberikan banyak dampak yang menguntungkan untuk kesehatan anak.

Namun, parameter yang terlalu bersih malah bisa berpotensi menjadikan anak rentan terhadap penyakit.

Para peneliti juga mengungkapkan, jika sistem imunitas yang sedang berkembang terekspos dengan bakteri atau parasit, akan berpengaruh pada perkembangan di tahap selanjutnya.

Jika “terlalu bersih”, sistem imunitas pada anak-anak tidak memiliki kesempatan untuk menghadapi berbagai macam mikroba. Dalam hipotesis higienis, justru hal itu memiliki kemungkinan lebih besar untuk anak mengalami masalah kesehatan seperti asma, dan penyakit-penyakit lain yang berhubungan dengan sistem imunitas.

Tentu menjaga kebersihan sangat penting untuk kamu lakukan sebagai orang tua dan diterapkan kepada anak.

Namun, jangan sampai melarang anak untuk bebas main di luar ruangan, seperti halaman dan taman selama masih dalam batas yang aman.

Untuk tetap membuat anak sehat, jangan lupa untuk memandikannya atau mengajarkannya mencuci tangan setelah bermain di luar ruangan. Kamu juga bisa menggunakan sabun antibakteri untuk menjaga kebersihan.

Sobat Moslem, itulah fakta seputar anak yang terlalu bersih lebih rentan sakit. Mulai sekarang, biarkan anak mengeksplor dan bermain apa pun yang ia suka, sekali pun main di luar ruangan.



Buat Tulisan
Ciri-Ciri Orang yang Beriman, Apakah Kamu Sudah Termasuk?
Previous
Ciri-Ciri Orang yang Beriman, Apakah Kamu Sudah Termasuk?
3 Resep Asli Kue dari Beras Ketan yang Enak
Next
3 Resep Asli Kue dari Beras Ketan yang Enak
Related Articles
Back to
top