x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI
Adakah Pengaruh Teknik Pencucian Dry Cleaning dengan Kesehatan?

Teknik-Pencucian-Dry-Cleaning

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Dry cleaning merupakan teknik pencucian yang biasanya diperuntukkan pakaian pesta, jas, ada juga boneka, dan pakaian yang tidak bisa dicuci dengan cara yang biasa.

Tapi, apakah teknik pencucian dry cleaning ini merupakan langkah tepat untuk mencuci baju kesayangan? Simak ulasan selengkapnya!

Apa itu Teknik Pencucian Dry Cleaning?

Teknik ini bisa dengan mudah ditemukan disetiap laundry. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, dry cleaning berarti mencuci dengan kering tanpa menggunakan air.

Namun sebenarnya, teknik pencucian dry cleaning tidak benar-benar kering karena juga ada cairan yang digunakan dalam prosesnya.

Cairan yang biasanya digunakan dalam teknik dry cleaning ialah perchloroethylene.

Perchloroethylene berfungsi untuk menyingkirkan noda pada pakaian. Namun, cairan ini juga bisa bereaksi pada kulit, sehingga penggunaannya membutuhkan alat khusus dan tidak bisa dilakukan sendiri di rumah.

Berikut beberapa hal yang bisa kamu ketahui tentang dry cleaning:

  1. Memilih pakaian untuk dicuci

Beda bahan, tentu saja beda juga cara perawatannya.

Dalam memilih pakaian yang perlu dicuci dengan teknik dry cleaning kita perlu memahami terlebih dahulu bahannya.

Bahan velvet, wol dan sutra sebaiknya dikirim untuk dry cleaning, sedangkan katun, linen, kasmir dan nilon bisa dicuci sendiri di rumah.  

Jika dilihat dari jenis pakaian, kita dapat memilih rompi, pakaian pesta, jas, mantel, dan padding jacket.

Selain itu, kita juga bisa mengetahui apakah pakaian tersebut bisa dicuci secara dry cleaning melalui label pakaian bertuliskan “dry clean only.”

Jika bahan pakaian termasuk yang tidak akan luntur atau rusak, sebaiknya mencuci menggunakan tangan saja.

Untuk mengetesnya, cucilah pada bagian yang tidak terlalu kelihatan. Hal ini perlu dipertimbangkan, karena dry cleaning terlalu sering bisa merusak pakaian.

dry-cleaning-only

  1. Bahaya pada pakaian

Teknik ini melibatkan proses pressing atau setrika yang menggunakan mesin dengan cara ditekan.


Baca Juga:


Mesin tersebut menggunakan suhu yang tinggi, sehingga permukaan pakaian akan terlihat mengilap dan licin (bukan dalam arti baik) serta seratnya menipis jika dilakukan terlalu sering.

Bahkan, ada juga beberapa penyedia jasa dry cleaning yang menggunakan zat bernama sizing untuk membuat kain yang lemas menjadi sedikit kaku agar lebih mudah ditekan menggunakan mesin.

Dry-cleaning

  1. Bahaya bagi pemakai

Nah, yang tak kalah pentingnya ialah penggunaan zat kimia pada teknik dry cleaning yang ternyata berbahaya bagi kesehatan sang pemakai pakaian.

Terlebih jika pakaian sering digunakan dan dicuci dengan teknik ini setiap kali dalam jangka waktu panjang.

Menurut penelitian Badan Perlindungan Lingkungan Amerika, zat perchloroethylene yang digunakan saat pencucian mengandung tetrakloroetilen yang berpotensi memicu kanker.

Sebab itu, bersikaplah bijak untuk urusan mencuci pakaian, jika memang teknik pencucian dry cleaning tidak dibutuhkan lebih baik cuci pakaian dengan cara biasa saja.

Bukan hanya untuk diri sendiri, dampaknya pun bisa menyerang kesehatan keluarga juga pakaian kesayangan kita menjadi rusak!

Fifi Jacob



Buat Tulisan
Sembari Beribadah, Ini 5 Destinasi Wisata saat Umroh yang Bisa Dikunjungi
Previous
Sembari Beribadah, Ini 5 Destinasi Wisata saat Umroh yang Bisa Dikunjungi
Apakah Semua Jenis Sendok Baik Digunakan Terlalu Sering?
Next
Apakah Semua Jenis Sendok Baik Digunakan Terlalu Sering?
Related Articles
Back to
top