x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Takut Kepada Allah untuk Bekal Akhirat yang Kekal


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Apa pernah kita tersadar, bahwa kita pernah melakukan hal-hal yang dilarang oleh agama, meninggalkan perintah agama, serta meremehkan ajaran-ajaran agama?

Harus kita ketahui, semua itu terjadi kurangnya rasa takut  kepada Allah. Bahkan, tidak jarang kita lebih merasa takut kepada manusia, hewan dan makhluk ciptaan Allah lainnya dibanding takut kepada Allah. Padahal, Allah berfirman dalam Al-Quran yang artinya,

“..Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku” (QS. Al Ma’idah: 44).

Maka, seharusnya kita hanya takut kepada Allah dan bukan kepada makhluk ciptaannya sebagai bentuk ibadah. Sobat Moslem, takut kepada Allah adalah sifat dari orang yang bertaqwa.

Hal itu dilakukan untuk membuktikan imannya kepada Allah.  Allah berfirman dalam Al-Quran yang menjelaskan tentang hamba-Nya yang mulia, yaitu para Rasul,

“Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan takut. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyuk kepada Kami” (QS. Al Anbiya: 90)

Semakin kita mengenal siapa Tuhan kita, maka semakin besar juga rasa takut kita kepada Allah. Maka dari itu, tidak heran jika Rasul dan para sahabatnya memiliki rasa takut yang besar kepada Allah. Lalu, bagaimana cara kita untuk memiliki rasa takut itu?

Ingat, betapa lemahnya kita dibandingkan Allah

Kita harus sadar, bahwaa kita ini kecil, lemah dan hina di hadapan Allah. Sedangkan Allah begitu besar dan maha segalanya.  Jika masih belum bisa merasakan betapa besarnya Allah, Allah telah berfirmah di dalam Al-Quran untuk mengingatkan kita yang artinya,

“Dan kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan yang di bumi, dan sungguh Kami telah memerintahkan kepada orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu; bertakwalah kepada Allah. Tetapi jika kamu kafir, maka (ketahuilah), sesungguhnya apa yang di langit dan apa yang di bumi hanyalah kepunyaan Allah dan Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji” (QS. An Nisa: 131)


Baca juga:


Pupuk rasa cinta kepada Allah

Sama halnya seperti dua orang yang saling mencintai, bersamaan dengan hal itu akan timbul rasa takut dan khawatir pada hati. Begitu pula rasa cinta hamba kepada Allah. Jika kita mencintai Allah dengan hati yang tulus, dan berharap Allah pun akan mencintai dan meridhai kita, hal ini akan membuat kita berhati-hati dalam melakukan hal yang dapat membuat Allah tidak cinta kepada kita.

Ingat, adzab Allah sangat pedih

Masih belum bisa sadar untuk takut kepada Allah dengan dua hal di atas? Jika begitu, ingatlah bahwa adzab Allah sangatlah pedih. Allah menyiapkannya untuk orang-orang terpilih saja, yaitu orang yang melanggar aturan agama Allah. Firman Allah yang artinya,

hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasul takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih” (QS. An Nuur: 63)

Jangan merasa sudah cukup dan aman

Sebagian orang merasa dirinya sudah banyak beramal dan berbuat kebaikan. Merasa dirinya suci, selalu bertaqwa, hingga berpikir bahwa Allah tidak akan mengadzabnya. Itu sama saja tidak memiliki rasa takut kepada Allah. Bahkan Allah berfirman untuk mengingatkan kita,

“Apakah kalian merasa aman dari makar Allah? Tidaklah ada orang yang merasa aman dari makar Allah kecuali orang-orang yang merugi” (QS. Al A’raf: 99).

Bagaimana bisa seorang yang beriman memiliki rasa percaya diri dengan amalnya? Harus kita ketahui, ini bukanlah sifat orang beriman melainkan sifat orang yang sombong dalam kehidupan dunianya.

Sobat Moslem, seorang mukmin senantiasa memiliki rasa takut kepada Allah, namun jangan jadikan rasa takut ini menyebabkan kita menjadi putus asa dari rahmat-nya. Sehingga kita merasa bahwa tidak akan ada ampunan yang akan diberikan kepada kita.

Semoga kita menjadi hamba-hamba Allah yang senantiasa takut kepadaNya, sehingga kita tidak mengabaikan segala perintahnya. Aamiin.

Fifi Jacob



Buat Tulisan
 Orang yang Pamrih Seperti Ini Ibadahnya Tak akan Diterima, Lho!
Previous
Orang yang Pamrih Seperti Ini Ibadahnya Tak akan Diterima, Lho!
Tips Traveling Membawa Bayi Naik Pesawat
Next
Tips Traveling Membawa Bayi Naik Pesawat
Related Articles
Back to
top