x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Lovestyle

Ta’aruf Yes! Pacaran No!


Ketika pertemuan yang tak disengaja membawa kepada takdir yang luar biasa dan tak terduga. Melalui proses perkenalan yang tak membutuhkan waktu banyak untuk menuju ke jenjang pernikahan dengan keyakinan. Hidup bersama membangun bahtera rumah tangga dengan pahala didalamnya.

Begitulah ta’aruf yang sebenarnya, proses perkenalan antara laki-laki dan perempuan untuk mendapatkan keyakinan menuju pernikahan atau tidak. Banyak yang beranggapan bahwa ta’aruf adalah pacaran, tapi pacaran yang islami. Padahal pacaran jaman sekarang justru sudah jauh berbeda maknanya dengan ta’aruf. Tak ada batasan antara yang bukan mahramnya, berduaan dianggap wajar saja bagi keduanya atau malah menjadi sebuah kewajiban.

Baca Juga: 5 Hal Yang Membuktikan Bahwa Ta’aruf Itu Asyik!

Jika memang saatnya untuk menikah dan sudah memiliki cukup “modal” untuk menjadi imam. Jangan biarkan keraguan datang sebelum menyegerakannya. Dengan berbekal keyakinan dan keberanian untuk meminang pilihan hati yang diberikan Allah sesuai dengan apa yang tertulis. Lebih baik bersama-sama berjalan beriringan mendekatkan diri kepada Allah, daripada memilih untuk mendekati Zina.

"Dan janganlah kamu mendekati zina, (zina) itu sungguh suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk." (Al-Isra’: 32)

Lamanya waktu yang dijalankan dalam pacaran tak ada batasnya, kamu mungkin saja terjebak dalam hubungan yang merugikan. Berharap mendapat kecocokan, namun tak berlanjut ke jenjang pernikahan sama saja dengan menyiakan waktu yang ada. Pertemuan yang dilakukan juga tak bisa menghindari kamu dari kemaksiatan, dalam pacaran berduaan adalah hal yang wajib dilakukan. Tak ada kejelasan mengenai hubungan yang ada hanya menggantungkan harapan pada orang yang belum tentu tepat.

Sebaliknya, jika dalam ta’aruf, waktunya pun mempunyai prinsip lebih cepat maka akan lebih baik. Apabila keduanya telah merasa cocok, maka proses ta’aruf segera berhenti dan bisa melangkah ke jenjang selanjutnya. Dan sudah jelas bahwa dalam ta’aruf tak ada ruang untuk berduaan, mereka secara wajib untuk bertemu ditemani dengan pihak ketiga.

Sobat Moslem, sudah jelas bahwa yang namanya pacaran adalah salah satu cara setan mengajak kita kepada kemaksiatan. Meskipun dengan alasan untuk menjadi penyemangat atau terlanjur sudah cinta. Ketahuilah bahwa cinta dalam doa adalah cara terbaik untuk mencintai dia yang ada disana.

Annisa Nurul Haqiqie



Buat Tulisan
Mungkin Dunia Memang Tak Adil, Tapi Percayalah Bahwa Allah Maha Adil..
Previous
Mungkin Dunia Memang Tak Adil, Tapi Percayalah Bahwa Allah Maha Adil..
Sedekah Engga Harus Berbentuk Harta, Ini Beberapa Contohnya
Next
Sedekah Engga Harus Berbentuk Harta, Ini Beberapa Contohnya
Related Articles
Back to
top