x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Lovestyle

Ketika Surga di Telapak Kaki Ibu, Maka Jangan Biarkan Dirinya Mengeluarkan Air Mata


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Orang tua, adalah hal yang paling berharga dalam kehidupan kita. Mereka adalah orang yang rela melakukan apa saja untuk kebahagiaan kita, anaknya. Maka berbaktilah kepada kedua orang tuamu, terutama ibu.

Ibu, selalu mengutamakan diri kita dalam berbagai hal dari pada dirinya sendiri, maka tak heran jika terdapat ungkapan surga di telapak kaki ibu. Berbuat baiklah kepadanya, patuh dengarkan segala perintah yang keluar dari mulutnya. Hal ini jelas tertulis dalam Al Qur’an:

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.” (Al-Isra Ayat : 23)

Ibu adalah seorang yang paling berjasa dalam hidup kita, bahkan jika kita membalasnya dengan seumur hidup kebaikanpun tak cukup. Sebelum terlahir kedunia, ibu dan ayah adalah orang yang paling mengharapkan kehadiran kita dalam keluarganya.

Kemudian Allah mengizinkan untuk kita berada dalam sebuah rahim sang Ibu. Di kandungnya selama 9 bulan tanpa keluh kesah. Malah ia merasa kebahagiaan yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

Ibu rela membiarkan bentuk tubuhnya berubah, membawa kita dalam perutnya kemanapun dirinya pergi. Sampai pada saat tiba waktunya untuk melahirkan, ibu kita kembali mempertaruhkan nyawanya demi bisa melihat kita kedunia.

Masihkah kita mau mengabaikan kasih sayangnya? Setelah lahir pun, ia tetap menyerahkan seluruh hidupnya. Mencurahkan kasih sayang yang tiada henti, bahkan ketika kita telah menyakiti hatinya berkali-kali.

Memilih untuk lebih memperhatikan kesenangan sendiri dibandingkan kesenangannya. Hingga membuatnya menangis dengan perkataan kasar yang kadang terlontar dari mulut kita.


Baca juga:


Bayangkan jika kita kehilangan sosok seorang ibu, bagaimana bisa menjalani hidup dengan sesuka hati? Pasti kita akan merasakan suasana yang sangat kesepian. Bisakah kita melakukan semua yang dilakukan seorang ibu? Memasak, mengurus keluarga, mencuci, sampai hal-hal kecil saat kita lupa memindahkan suatu barang.

Renungkan Sobat,

Masihkah kamu memilih menggenggam handphone dari pada tanggannya?

Begitu sulitkah mengucapkan terima kasih kepadanya?

Masih pantaskah kita menyakiti hatinya lagi?

Orang tua tak pernah menuntut apapun dari anak-anaknya. Ayah tak minta setiap curah keringatnya digantikan dengan uang. Seorang ibu tak ingin kasih sayangnya digantikan dengan harta.

Mereka hanya minta untuk anaknya selalu bahagia, tidak kekurangan suatu apapun. Hingga sampai batas waktu Allah akan menjemput ajal mereka.

Sungguh, surga ditelapak kaki ibu memang menjadi kata yang tepat menggambarkan setiap perannya. Percayalah, dalam setiap hembusan nafas seorang ibu, tak pernah lepas doa untuk anak-anaknya.

Annisa Nurul Haqiqie



Buat Tulisan
Inilah Keunggulan Dari Desain Rumah Pedesaan yang Jadi Idaman
Previous
Inilah Keunggulan Dari Desain Rumah Pedesaan yang Jadi Idaman
Berkunjung Ke Kampung Islam yang Jadi Destinasi Wisata Muslim Bali
Next
Berkunjung Ke Kampung Islam yang Jadi Destinasi Wisata Muslim Bali
Related Articles
Back to
top