x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Sunnah Ketika Mimpi Buruk yang Diajarkan Rasulullah SAW


Sunnah-Ketika-Mimpi-Buruk

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Seperti yang sudah diterangkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam hadisnya, mimpi buruk asalnya dari setan.

Entah itu merupakan mimpi yang tidak disukai, mimpi yang menakutkan atau mimpi yang menyedihkan, ketiganya masuk dalam kategori mimpi buruk. Tapi, adakah sunnah ketika mimpi buruk itu datang?

Sunnah Ketika Mimpi Buruk Datang

Berdasarkan hadits yang shahih dari Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam:

Mimpi yang baik itu dari Allah. Sedangkan mimpi yang buruk itu dari setan. Jika salah seorang dari kalian bermimpi yang tidak ia sukai, maka hendaknya ia meniup ke sebelah kirinya tiga kali dan membaca ta’awwudz sebanyak tiga kali. Kemudian setelah itu hendaknya ia membalik tubuhnya ke sisi yang lain, dengan demikian tidak ada lagi yang membahayakan dan jangan ceritakan kepada seorang pun mimpi tersebut.” (HR. Bukhari no. 6995, Muslim no. 2261).

Nah, jika kita mimpi buruk, terdapat enam tuntunan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang bisa kita lakukan, yaitu:

  1. Ta’awudz

Saat kamu terbangun dari mimpi buruk, segera memohon perlindungan kepada Allah SWT dengan membaca ta’awudz: “a’udzu billahi minasy syaithanir rajim”, yang artinya “aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk”.

Mimpi buruk berasal dari setan, maka jika salah seorang diantara kalian bermimpi buruk, hendaklah meminta perlindungan kepada Allah karenanya.” (HR. Al Bukhari).

Oleh sebab itu, disunnahkan membaca ta’awudz sebanyak tiga kali seperti sabda Rasulullah SAW dalam hadist lainnya.

      2. Meludah ke kiri tiga kali

Setelah berlindung kepada Allah SWT, saat kita bangun dari mimpi buruk hendaklah meludah ke kiri tiga kali.

Apabila salah seorang kamu bermimpi dengan mimpi yang tidak disenanginya, maka hendaklah ia meludah ke kiri tiga kali, berlindunglah kepada Allah dari gangguan syetan tiga kali…” (HR. Muslim).

Dalam hadsit tersebut, urutannya ialah meludah terlebih dulu, baru setalah itu membaca ta’awudz.

Apa-saja-sunnah-ketika-mimpi-buruk-yang-bisa-dilakukan

       3. Shalat

Langkah selanjutnya saat terbangun dari mimpi buruk ialah shalat.


Baca Juga:


Jika dengan ta’awudz kamu meminta perlindungan dari Allah SWT melalui ucapan, saat shalat kamu akan meminta pertolongan Allah SWT dengan ucapan sekaligus perbuatan.

Karena untuk menjalankan ibadah shalat seorang muslim harus berwudhu terlebih dahulu, yang wudhu itu sendiri juga akan menjaga seseorang dari gangguan setan.

Karena itu, jika kamu bermimpi yang tidak kamu senangi, bangunlah, kemudian shalatlah…” (HR. Muslim).

      4. Mengubah posisi tidur

Setelah menjalankan shalat, tidak jarang pasti kamu masih merasa ngantuk. Rasululah SAW mengajarkan kita untuk merubah posisi tidur setelah mendapatkan mimpi buruk.

Apabila salah seorang kamu bermimpi dengan mimpi yang tidak disenanginya, maka hendaklah ia meludah ke kiri tiga kali, berlindunglah kepada Allah dari gangguan syetan tiga kali, dan mengubah tidurnya dari posisi semula.” (HR. Muslim).

Beragam-sunnah-ketika-mimpi-buruk

      5. Tidak menceritakan mimpi

Mimpi buruk sebaiknya jangan sampai kamu ceritakan pada siapapun, baik kepada keluarga ataupun orang lain.

Siapa yang bermimpi yang tidak disukainya, hendaklah meminta perlindungan kepada Allah dari kejahatannya dan dari kejahatan setan, dan hendaklah meludah tiga kali dan jangan menceritakannya kepada seorang pun, niscaya mimpi itu tidak membahayakannya.” (HR. Al Bukhari)

      6. Tidak menafsirkan mimpi dengan penfasiran negatif

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengungkapkan bahwa mimpi-mimpi buruk tersebut tidak akan terjadi kecuali setelah ditafsirkan.

Oleh sebab itu, jika terpaksa menafsirkan mimpi, sebaiknya tafsirkan dengan hal-hal yang baik dan positif.

Mimpi itu berada di kaki burung (mengambang) selama tidak di ta’birkan/ditafsirkan, jika dita’birkan bisa jadi mimpi itu akan terjadi.” (HR. Ibnu Majah; shahih).

Sobat Moslem, itulah sunnah ketika mimpi buruk datang. Jadi, jika kita mengalami mimpi buruk, sebaiknya lakukan hal-hal yang dianjurkan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam agar diri bisa kembali lebih tenang.

Dayana Cinthya



Buat Tulisan
Susah Tidur saat Hamil Bisa Berisiko Saat Melahirkan, Cegah dengan Cara Ini
Previous
Susah Tidur saat Hamil Bisa Berisiko Saat Melahirkan, Cegah dengan Cara Ini
Vitamin untuk Ibu Hamil yang Direkomendasikan
Next
Vitamin untuk Ibu Hamil yang Direkomendasikan
Related Articles
Back to
top