x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Inilah Dosa Suami yang Tidak Cemburu dan Tidak Punya Rasa Malu, Hati-hati!


Suami-yang-tidak-cemburu

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Suami merupakan imam dan kepala keluarga yang tugasnya tidak hanya mencari nafkah, melainkan juga membimbing keluarganya agar senantiasa dekat dengan Allah.

Namun, sungguh sangat disayangkan, banyak sekali suami yang justru merasa aman dan tenang saat mengetahui sang istri atau anak-anaknya melakukan dosa.

Bahkan, tak jarang suami yang tidak cemburu juga cuek saja saat sang istri melakukan suatu hal yang tidak dibenarkan dalam aqidah. Inilah yang disebut sebagai suami dayyuts.

Suami yang Tidak Cemburu Saat Istri Berbuat Tercela

Ketahui lebih lengkap, simak pembahasan tetang suami dayyuts yaitu suami yang tidak cemburu dan tidak punya malu berikut ini.

Sebuah hadits berbunyi,

“Ada tiga orang yang Allah haramkan masuk surga yaitu: pecandu khamar, orang yang durhaka pada orangtua, dan dayyuts, orang yang tidak memiliki sifat cemburu yang menyetujui perkara keji pada keluarganya” (HR. Ahmad, 2: 69).

Dalam Al-Mu’jan Al-Wasith dijelaskan bahwa dayyuts adalah para lelaki yang menjadi pemimpin untuk keluarganya dan ia tidak punya rasa cemburu dan tidak punya rasa malu ketika anggota keluarganya bermaksiat. Lalu, bagaimana contoh kepala rumah tangga yang dayyuts?

  1. Membiarkan anak perempuan atau anggota keluarga perempuan berhubungan via telepon/SMS atau berhubungan langsung dengan laki-laki yang bukan mahram tanpa didampingi dengan kerabat.
  2. Membiarkan anggota keluarga perempuan keluar rumah tanpa menggunakan jilbab atau menggunakan pakaian sangat ketat dan menunjukkan aurat kepada yang bukan mahramnya.
  3. Membiarkan anak dan istri tidak shalat lima waktu dan melakukan ibadah wajib lainnya.

Tentu ketiga hal di atas tidak boleh dibiarkan, Moslem Fellas. Seorang kepala keluarga harusnya menuntun keluarganya ke arah kebaikan dan menaati perintah Allah.

Hukum-suami-yang-tidak-cemburu

Berhenti Jadi Suami Dayyuts, Lakukan 3 Hal Ini

Bagi para suami yang terlanjur membiarkan poin di atas terjadi di lingkungan keluarga, maka kamu bisa lakukan tiga hal ini dan berhenti menjadi suami dayyuts.

1. Jalin komunikasi baik dengan keluarga

Lakukan PDKT atau pendekatan kepada anggota keluarga, baik kepada istri dan anak. Jalin komunikasi dengan menyempatkan waktu untuk mendengar curhatan istri, duduk dan menyimak cerita anak-anak di rumah.


Baca Juga:


Dengarkan juga kisah panjang dan keseharian mereka, hal ini sangat membantu dalam keharmonisan rumah tangga dan agar mudah memberikan nasihat kepada keluarga, Moslem Fellas.

2. Mengajarkan istri dan anak tentang agama

Suami menjadi imam untuk keluarga dan berkewajiban untuk mengajarkan istri dan anak dalam masalah agama. Hal ini Allah sampaikan dalam Al-Qur’an.

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.” (QS. At-Tahrim: 6).

Mujahid berkata tentang ayat di atas,

“Bertakwalah pada Allah dan nasehatilah keluargamu untuk bertakwa kepada-Nya.” (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 7:321).

Mengajarkan-anak-agama

3. Mengajak keluarga untuk rajin beribadah

Saat komunikasi keluarga sudah terjalin dengan baik, suami pelan-pelan dapat memberikan nasihat dan mengajarkan masalah agama terhadap keluarga. Nah, saatnya untuk mengamalkan ilmu agama tersebut dengan melakukannya. Suami juga wajib mengingatkan keluarga untuk senantiasa melakukan ibadah harian.

“Perhatikanlah anak-anak kalian untuk melaksanakan shalat ketika mereka berumur tujuh tahun. Jika mereka telah berumur sepuluh tahun,namun mereka enggan, pukullah mereka.” (HR. Abu Daud, no. 495).

Sementara itu ada pula hadits berbunyi,

“Semoga Allah merahmati seorang lelaki yang bangun di waktu malam lalu mengerjakan shalat dan ia membangunkan istrinya lalu si istri mengerjakan shalat. Bila istrinya enggan untuk bangun, ia percikkan air di wajah istrinya. Semoga Allah merahmati seorang wanita yang bangun di waktu malam lalu mengerjakan shalat dan ia membangunkan suami lalu si suami mengerjakan shalat. Bila suaminya enggan untuk bangun, ia percikkan air di wajah suaminya.” (HR. Abu Daud, no. 1450).

Suami yang tidak cemburu dan tidak terketuk hatinya saat melihat keluarga berbuat maksiat adalah dosa. Semoga keluarga kita selalu berada dalam lindungan Allah. Aamiin.

Nadya Maysyarah



Buat Tulisan
Cara Membuat Donat Kentang yang Empuk dan Sederhana
Previous
Cara Membuat Donat Kentang yang Empuk dan Sederhana
Seperti Inilah Cara memandikan bayi baru lahir yang benar
Next
Seperti Inilah Cara memandikan bayi baru lahir yang benar
Related Articles
Back to
top