x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Sombong Itu Penyakit Hati Yang Sulit Dirasa


Saat kita berada pada puncak kejayaan dan merasa dunia seakan mendukung dengan kuat, sudah pasti hati bahagia. Namun, apa kita pernah berpikir mengapa Islam mengajarkan sifat tawadhu (rendah hati) kepada umatnya? Sobat moslem, ternyata Allah menginginkan kita untuk selalu mengingat tentang segala kekurangan dan kesalahan yang kita perbuat, dan senantiasa tersadar untuk memohon ampun kepada Allah dengan selalu beristighfar.

Manusia diciptakan dengan adanya rasa sombong, tapi rasa sombong itu bukanlah rasa yang tepat untuk kita miliki. Allah menciptakan manusia dengan rasa sombong adalah sebagai sesuatu yang menguji keimanan hambaNya. Karena kesombongan mudah sekali datang dan pergi tanpa kita rasa. Misalnya, merasa memiliki wajah yang rupawan, menganggap diri kita suci, merasa sudah menjadi yang paling baik, itu juga termasuk kedalam kesombongan.

 

Baca Juga:  Selfie Dengan Barang Kebanggaan

 

Sobat, tau engga sih sifat sombong itu datangnya darimana? Ternyata setanlah yang mewariskan sifat sombong. Pada saat dahulu kala, setan itu tinggal di surga. Namun karena kesombongannya, setan menentang dan tidak mau melaksanakan perintah Allah untuk sujud kepada Nabi Adam AS. Setan merasa kedudukannya lebih mulia dan setan diciptakan lebih dulu dari pada manusia. Karena Nabi Adam AS tercipta dari tanah dan setan tercipta dari api, maka bagi setan apilah yang lebih mulia kedudukannya. Padahal Allah tidak membeda-bedakan kedudukan siapapun melainkan akhlak ketakwaannya. Sejak saat itulah, Allah langsung ingin memasukan setan ke neraka, namun setan meminta waktu kepada Allah untuk mengganggu manusia di dunia hingga hari kiamat untuk bisa masuk ke dalam neraka secara bersama-sama.

Seperti halnya Qorun yang merasa sombong karena dia paling kaya, dan Fir’aun yang menganggap dirinya Tuhan karena dia paling berkuasa. Rasa sombong telah menyelinap ke dalam hatinya. Mereka merasa tidak ada yang salah pada dirinya, tetapi Allah benar-benar melaknatnya. Itulah mengapa kita harus berhati-hati dalam bersikap, karena sombong itu tidak memiliki rasa. Rasa sombong masuk menyelinap ke dalam aliran darah yang sama sekali tidak bisa kita rasakan.

Hidup didunia itu hanya sebentar, dan apa yang kita punya sifatnya hanya sementara. Lalu apa pantas kita sombongkan? Allah dapat mengambil semua yang kita miliki dalam sekejap, bahkan semesta ini bisa dihilangkan dalam sekejap jika Allah telah mengizinkannya.

Berpikirlah bahwa semua yang ada di semesta ini datangnya dari Allah dan akan kembali kepada Allah. Dunia itu dihidupkan oleh Allah dan kita hanya bagian kecilnya saja. Lalu anggaplah jika semakin tinggi yang kita peroleh maka semakin besar juga tanggung jawab kita di akhirat kelak.

Jadi, jangan pernah merasa tinggi hati ya sobat moslem. Karena semuanya adalah hak Allah. Dan Allah akan murka kepada orang-orang yang hendak meninggi menyaingi diri dan kekuasaaNya. Semoga kita termasuk kedalam golongan yang bersifat rendah hati. Aamiin..

Fifi Jacob



Buat Tulisan
Jangan Mau Diperbudak Dunia
Previous
Jangan Mau Diperbudak Dunia
Tindakan Tepat Untuk Menghadapi Masalah Sulit
Next
Tindakan Tepat Untuk Menghadapi Masalah Sulit
Related Articles
Back to
top