x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Mengenal 4 Sifat Nabi yang Mulia dan Harus Diteladani


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Sebagai seorang Muslim, kita harus beriman pada Nabi dan Rasul Allah SWT, sebagaimana yang tertera dalam rukun iman ke-empat.

Kita harus mengenal sifat Nabi dan Rasul Allah SWT yang patut diteladani.

Nabi Muhammad SAW adalah Nabi terakhir dalam Islam yang menjadi teladan bagi seluruh umat.

Beliau merupakan Nabi ke-25 dan menjadi Nabi penutup yang wajib diimani oleh Muslim.

Sebagai suri tauladan bagi umat Islam, Nabi Muhammad SAW memiliki sifat dan ciri kenabian. Beliau adalah seorang insan kamil (manusia sempurna) yang memiliki akhlak dan sifat-sifat yang sangat mulia.

Oleh karena itu sebagai manusia yang mengaku sebagai umatnya, sudah seharusnya kita mencontoh perilaku dari Nabi Muhammad SAW.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Alquran,

Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu yaitu bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (Qs. Al-Ahzab : 21).

Lalu seperti apa sifat Nabi yang sebaiknya kita teladani? Berikut ulasannya.

Shiddiq. Secara bahasa, shiddiq berarti benar. Nabi Muhammad SAW memiliki sifat shiddiq ini. Tak hanya perkataannya yang benar, tetapi tindakannya juga benar.

Hal ini tersirat dari kehidupan sehari-hari Rasulullah SAW bukan hanya setelah Beliau diangkat menjadi rasul, namun jauh sebelumnya Beliau sudah menjalankan sifat shiddiq.

Hal itu sesuai dengan firman Allah SWT,

Dan tiadalah yang diucapkan itu (Al-quran) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan kepadanya.” (An-Najm : 4-5).

Begitulah seharusnya kita sebagai umat Rasulullah SAW. Segala ucapan dan tingkah laku kita pun harus sesuai dengan isi dari Al-Quran, karena Al-Quran adalah pedoman hidup manusia.

Amanah. Amanah berarti dapat dipercaya. Rasulullah SAW memiliki sifat amanah yang artinya Rasulullah SAW dapat dipercaya dan tidak akan mengingkarinya. 

Oleh karena itulah Rasulullah SAW dijuluki oleh penduduk Mekkah dengan gelar "Al-Amin" yang artinya terpercaya jauh sejak beliau belum diangkat menjadi Nabi. Mustahil jika Rasulullah khianat dan mengingkari amanah yang diembannya.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Alquran,

Aku menyampaikan amanat-amanat Tuhanku kepadamu dan aku hanyalah pemberi nasihat yang terpercaya bagimu.” (Qs. Al-Araaf : 69).

Setiap orang dianjurkan untuk meniru sifat nabi ini, terutama bagi para pemimpin agar bisa mengemban amanah terhadap jabatan dan kedudukannya.

Tabligh. Tabligh berarti menyampaikan atau mengemukakan. Dalam pengertian sifat wajib ini, Rasulullah SAW memiliki sifat tabligh yang berarti Belaiu selalu menyampaikan wahyu dari Allah SWT.

Nabi menerima wahyu dari Allah SWT yang kemudian Ia sampaikan pada umatnya.


Baca Juga:


Seperti yang sudah Allah SWT firmankan dalam Alquran,

Agar Dia mengetahui, bahwa rasul-rasul itu sungguh, telah menyampaikan risalah Tuhannya, sedang (ilmu-Nya) meliputi apa yang ada pada mereka, dan Dia menghitung segala sesuatu satu per satu.” (Qs. Al-Jinn : 28).

Fathonah. Fathonah adalah cerdas. Berkebalikan dengan bodoh atau jahlun.

Nabi Muhammad SAW memiliki sifat fatonah yang berarti Beliau merupakan seorang yang pintar, cerdas, dan intelektual.

Kecerdasan Nabi dapat dilihat di mana Beliau mampu menyampaikan dan menjelaskan ribuan ayat Al-quran yang berasal dari firman Allah SWT tanpa ada yang salah dan keliru, kemudian menjelaskannya dalam puluhan ribu hadist.

Nabi harus mampu menjelaskan firman-firman Allah SWT kepada kaumnya sehingga mereka mau masuk ke dalam Islam, membangun kaumnya yang terpecah-belah, serta kaum yang saling perang antar suku.

Nabi juga harus mampu berdebat dengan orang-orang kafir dengan cara yang sebaik-baiknya. Itu semua membutuhkan kecerdasan yang luar biasa.

Sifat ini harusnya kita teladani dengan mencari ilmu sebanyak-banyaknya, baik ilmu agama maupun ilmu dunia.

Sobat Moslem, seperti itulah sifat Nabi yang harusnya kita tiru, sehingga kita juga menjadi orang yang mulia. Semoga bermanfaat!



Buat Tulisan
Manfaat Kayu Manis ini Sangat Baik untuk Menjaga Kesehatan
Previous
Manfaat Kayu Manis ini Sangat Baik untuk Menjaga Kesehatan
Catat Menu Harian Makanan Mengecilkan Perut Anti Lemak Menumpuk
Next
Catat Menu Harian Makanan Mengecilkan Perut Anti Lemak Menumpuk
Related Articles
Back to
top