x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Shalat istikhoroh untuk Mantapkan Hati


shalat-istikhoroh

(Source: Freepik)

Shalat istikhoroh merupakan shalat sunnah dua rakaat yang dikerjakan untuk memohon petunjuk kepada Allah Subhanallahu Wa Ta’ala atas sebuah perkara.

Sebagai mahluk yang lemah tentunya kita senantiasa membutuhkan pertolongan Allah dalam setiap urusan. Apalagi, disetiap langkah kita sering kali kita tidak mengetahui mana yang baik dan buruk untuk kita jalani di masa depan.

Jika shalat sunnah ini dilakukan dengan niat shalat sunnah rawatib atau shalat sunnah lainnya kemudian berdoa istikharah setelah itu, maka itu juga diperbolehkan. Artinya, kita mengerjakan shalat rawatib satu niat dengan shalat istikhoroh sebagaimana Syaikh Abu Malik dalam Shahih fiqh sunnah menjelaskan bahwa Nabi Muhammad Shallalahu ‘alaihi wa salm bersabda,

“Jika salah seorang di antara kalian bertekad untuk melakukan suatu urusan, maka kerjakanlah shalat dua raka’at selain shalat fardhu”

Dari penjelasan di atas hanya dikatakan, yang penting melakukan shalat dua raka’at apa saja selain shalat wajib. 

Agar shalat ini dapat dijalankan sesuai syariat, yuk simak penjelasan mengenai shalat istikhoroh yang perlu kita ketahui!

Meminta Petunjuk dalam Shalat istikhoroh

Saat menjalankan shalat sunnah ini, tidak dibenarkan untuk meminta banyak urusan dalam satu shalat istikhoroh.

Misalnya kita ingin minta petunjuk manakah jodoh terbaik, minta diberikan petunjuk mana universitas yang terbaik universitas A atau B. 

Waktu yang Tepat Shalat istikhoroh

Tidak ada waktu yang tepat saat ingin mengerjakan shalat sunnah ini. Kita dapat melakukannya kapan saja selepas menunaikan shalat fardhu. Sebagaimana dalil shalat ini syariatkannya,

Dari Jabir bin Abdillah radhiallahu’anhu, beliau berkata,

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajari para sahabatnya untuk shalat istikhoroh dalam setiap urusan, sebagaimana beliau mengajari surat dari Alquran. Beliau bersabda, “Jika kalian ingin melakukan suatu urusan, maka kerjakanlah shalat dua rakaat selain shalat fardhu, kemudian hendaklah ia berdoa:

“Allahumma inni astakhiruka bi ‘ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as-aluka min fadhlika, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa ta’lamu wa laa a’lamu, wa anta ‘allaamul ghuyub. Allahumma fa-in kunta ta’lamu hadzal amro (sebut nama urusan tersebut) khoiron lii fii ‘aajili amrii wa aajilih (aw fii diinii wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii) faqdur lii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiihi. Allahumma in kunta ta’lamu annahu syarrun lii fii diini wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii (fii ‘aajili amri wa aajilih) fash-rifnii ‘anhu, waqdur liil khoiro haitsu kaana tsumma rodh-dhinii bih.”

Ya Allah, sesungguhnya aku beristikharah pada-Mu dengan ilmu-Mu, aku memohon kepada-Mu kekuatan dengan kekuatan-Mu, aku meminta kepada-Mu dengan kemuliaan-Mu. Sesungguhnya Engkau yang menakdirkan dan aku tidaklah mampu melakukannya. Engkau yang Maha Tahu, sedangkan aku tidak tahu. Engkaulah yang mengetahui perkara yang gaib. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara ini baik bagiku dalam urusanku di dunia dan di akhirat, (atau baik bagi agama, kehidupan, dan akhir urusanku), maka takdirkanlah hal tersebut untukku, mudahkanlah untukku dan berkahilah ia untukku. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara tersebut jelek bagi agama, kehidupan, dan akhir urusanku (atau jelek bagiku dalam urusanku di dunia dan akhirat), maka palingkanlah ia dariku, dan palingkanlah aku darinya, dan takdirkanlah yang terbaik untukku apapun keadaannya dan jadikanlah aku ridha dengannya. Kemudian dia menyebut keinginanya” (HR. Ahmad, Al-Bukhari, Ibn Hibban, Al-Baihaqi dan yang lainnya).

Surat yang Dibaca

Dilansir dari Rumaysho, sebagian ulama menganjurkan ketika raka’at pertama setelah Al fatihah membaca surat Al Kafirun dan di raka’at kedua membaca surat Al Ikhlas.

Namun sebenarnya hal tersebut tidak ada landasannya. Sehingga kita bebas membaca surat apa saja ketika melakukan shalat ini.

Doa Shalat istikhoroh

cara-shalat-istikhoroh

(Source: Freepik)


Baca Juga:


Berdoalah seusai shalat sunnah ini dengan doa,

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوبِ ، اللَّهُمَّ فَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ هَذَا الأَمْرَ – ثُمَّ تُسَمِّيهِ بِعَيْنِهِ – خَيْرًا لِى فِى عَاجِلِ أَمْرِى وَآجِلِهِ – قَالَ أَوْ فِى دِينِى وَمَعَاشِى وَعَاقِبَةِ أَمْرِى – فَاقْدُرْهُ لِى ، وَيَسِّرْهُ لِى ، ثُمَّ بَارِكْ لِى فِيهِ ، اللَّهُمَّ وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّهُ شَرٌّ لِى فِى دِينِى وَمَعَاشِى وَعَاقِبَةِ أَمْرِى – أَوْ قَالَ فِى عَاجِلِ أَمْرِى وَآجِلِهِ – فَاصْرِفْنِى عَنْهُ ، وَاقْدُرْ لِىَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ، ثُمَّ رَضِّنِى بِهِ

“ Ya Allah, sesungguhnya aku beristikhoroh pada-Mu dengan ilmu-Mu, aku memohon kepada-Mu kekuatan dengan kekuatan-Mu, aku meminta kepada-Mu dengan kemuliaan-Mu. Sesungguhnya Engkau yang menakdirkan dan aku tidaklah mampu melakukannya. Engkau yang Maha Tahu, sedangkan aku tidak. Engkaulah yang mengetahui perkara yang ghoib. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara ini (sebut urusan tersebut) baik bagiku dalam urusanku di dunia dan di akhirat, (atau baik bagi agama, penghidupan, dan akhir urusanku), maka takdirkanlah hal tersebut untukku, mudahkanlah untukku dan berkahilah ia untukku. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara tersebut jelek bagi agama, penghidupan, dan akhir urusanku (baik bagiku dalam urusanku di dunia dan akhirat), maka palingkanlah ia dariku, takdirkanlah yang terbaik bagiku di mana pun itu sehingga aku pun ridho dengannya”

Jawaban Shalat istikhoroh

Banyak orang yang mengasosiasikan mendapatkan mimpi yang berkaitan dengan urusan kita adalah jawaban dari shalat istikhoroh. Padahal hal ini tidak sepenuhnya benar.

Tidak perlu menunggu datangnya mimpi, pilihlah pilihan yang mantap bagi hati kita. Apabila pilihan tersebut dipersulit maka berarti pilihan tersebut tidak baik untuk kita, namun jika Allah mudahkan urusan tersebut maka itulah pilihan terbaik untuk kita.

Itulah tadi penjelasan shalat istikhoroh yang perlu kita ketahui. Semoga Allah senantiasa memantapkan hati kita dari setiap keraguan.

Widya Manoch



Buat Tulisan
Rekomendasi Sunblock untuk Bayi dan Balita yang Paling Banyak Dicari
Previous
Rekomendasi Sunblock untuk Bayi dan Balita yang Paling Banyak Dicari
Ini Tips Mengelola Keuangan agar Tidak Berhutang, Bebas Hutang Itu Bahagia Yang Hakiki
Next
Ini Tips Mengelola Keuangan agar Tidak Berhutang, Bebas Hutang Itu Bahagia Yang Hakiki
Related Articles
Back to
top