x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Selfie dengan Barang Kebanggaan


Rasa lelah dan letih yang setia mengiringi kita mengambil kesuksesan kini berubah menjadi kebanggaan. Begitu terasa kemenangan yang kini sudah ada di genggaman, yang tidak terasa adalah cara kita menyikapi kebahagiaan.  Ada sebagian dari kita memiliki kebiasaan selfie dengan apa yang diraihnya, misalnya berfoto dengan mobil, rumah, dan sebagainya lalu di diunggahnya ke sosial media yang dimiliki.

Sobat moslem, menanggapi hal ini banyak sekali yang mengalami kesalah pahaman. Misalanya, orang lain beranggapan bahwa kita sedang memamerkan kepemilikan yang mereka tidak miliki dan jatuh pada rasa iri. Karena itu, lebih baik mengunggah foto selfie seperti itu kita hindari.

Allah berfirman:

“Sesungguhnya Karun adalah kaum Musa, maka ia berlaku aniaya terhadap mereka, dan kami telah menganugerahkan kepadanya perbendaharaan harta yang kunci-kuncinya sungguh berat dipikul oleh sejumlah orang yang kuat-kuat. (Ingatlah) ketika kaumnya berkata kepadanya: “Janganlah kamu terlalu bangga, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang terlalu membanggakan diri.” (QS. Al-Qashas: 76)

Karun adalah seseorang yang dulunya miskin, namun karun terus meminta untuk didoakan Nabi agar bisa menjadi kaya. Namun setelah menjadi seorang saudagar kaya, Karun menjadi Sombong. Kemudian atas izin Allah, Karun ditenggelamkan ke dalam perut bumi bersama dengan seluruh hartanya. Itulah mengapa ada sebutan Harta Karun.

Pada riwayat cerita Karun, jelas sudah bahwa Allah tidaklah menyukai orang yang sombong lagi berlebihan dalam hal dunia. Janganlah kita merasa bangga dan sombong pada dunia yang dapat melalaikan kita dari urusan akhirat. Allah tidak menyukai orang yang bangga dengan dunia dan membalasnya dengan neraka. Ini ada pada ayat Surat Al-Baqarah Ayat 206:

“Dan apabila  dikatakan kepadanya: “Bertakwalah kepada Allah’’, bangkitlah kesombongannya yang menyebabkannya berbuat dosa. Maka cukuplah (balasannya) neraka jahanam. Dan sungguh neraka jahanam itu tempat tinggal yang seburuk-buruknya.” (QS. Al-Baqoroh: 206)

Dalam kehidupan dunia, tidak ada orang yang dapat mengontrol hati seseorang. Karena itu, lebih baik menghindari hal yang memang sebenar-benarnya dilarang oleh Allah SWT seperti mengunggah aktifitas sehari-hari yang mewah dalam sosial media kita. Karena dapat menimbulkan rasa iri pada seseorang yang tidak mampu memilikinya. Semoga kita bisa memilah hal mana yang baik untuk kita unggah ke sosial media.

Fifi Jacob



Buat Tulisan
Islam Bukan Warisan, Tapi Keyakinan
Previous
Islam Bukan Warisan, Tapi Keyakinan
Shalat Jumat Bikin Wajah Tampan, Apakah Benar?
Next
Shalat Jumat Bikin Wajah Tampan, Apakah Benar?
Related Articles
Back to
top