x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Adakah Hubungan Antara Selaput Dara dan keperawanan?


Selaput-dara-dan-keperawanan

Sumber: Pinterest

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Selaput dara sering kali dikaitkan dengan keperawanan seorang wanita. Banyak yang beranggapan bahwa keperawanan seorang perempuan dapat dilihat dari selaput daranya.

Beberapa masyarakat yang percaya, wanita dengan selaput dara sudah robek sudah tidak perawan lagi dan sudah melakukan hubungan seksual.

Perdebatan ini sering sekali wara-wiri di media sosial. Lalu, apa sih sebenarnya selaput dara itu? Serta apa fungsinya bagi seorang perempuan? Berikut ulasan mengenai fakta dan hubungan antara selaput dara dan keperawanan yang wajib kamu ketahui!

Apa itu Selaput Dara?

Selaput dara merupakan bagian dari jaringan yang bisa menghambat sebagian atau keseluruhan jalan masuk ke vagina.

Dikutip dari jurnal Reproductive Health, tidak semua perempuan memiliki tipe selaput dara yang sama. Pada beberapa perempuan, ada yang selaput daranya menghalangi sepenuhnya atau hanya sebagian lubang vagina.

Fakta selaput dara yang jarang kita ketahui adalah, ia memiliki bentuk dan derajat kelembutan serta fleksibilitas yang berbeda-beda, semua ini tergantung dari individu itu sendiri, Moslem Fellas.

Bentuk Selaput Dara


Baca Juga:


Dr Frank H Netter, penulis buku The Human Sexuality membagi bentuk selaput dara dengan menjadi 4 bentuk, berikut bagian-bagiannya:

  • Annual hymen, bentuk selaput dara ini melingkari penuh lubang vagina.
  • Septate hymen, bentuk selaput dara ini ditandai dengan beberapa lubang yang terbuka.
  • Cibriform hymen, bentuk selaput dara ini ditandai dengan beberapa lubang yang terbuka, tapi lubang ini lebih kecil dan jumlahnya lebih banyak.
  • Introitus, pada perempuan yang sangat berpengalaman dalam hubungan seksual bisa saja lubang selaputnya membesar, namun masih menyisakan jaringan selaput dara.

Apakah-hubungan-selaput-dara-dan-keperawanan

Sumber: Google.com

Selaput Dara dan Keperawanan

Selaput dara dan keperawanan perempuan sering kali dikaitkan antara satu sama lain. Namun, pada praktiknya, beberapa perempuan bisa saja kehilangan selaput daranya melalui kegiatan fisik seperti bersepeda, terjatuh atau akibat trauma, lho.

Setiap tubuh perempuan berbeda-beda, sehingga pengalaman dan penetrasi seksualnya pun juga berbeda.

Hal inilah yang membuat selaput dara tidak bisa menjadi patokan keperawanan seseorang, Moslem Fellas. Tidak selamanya selaput dara yang robek mengalami pendarahan saat berhubungan seksual, sebab hal ini tergantung dari penetrasinya.

Dr Naomi Crouch, juru bicara Royal College of Obstetricians and Gynaecologists, mengatakan bahwa ketika melakukan hubungan seksual untuk pertama kalinya, ada perempuan yang merasa sakit pada bagian vaginanya tapi ada juga yang tidak.

Perbedaan itu terletak pada seberapa banyak cairan lubrikasi yang dihasilkan seorang peremouan dan seberapa tegang selaput dara perempuan tersebut saat bersenggama.

Nah, maka, hubungan selaput dara dan keperawanan yang santir terdengar di tengah masyarakat bahwa patokan keperawanan seorang perempuan adalah utuh atau tidaknya selaput dara, merupakan sesuatu yang harus dilurukan.

Selaput dara tidak bisa digunakan untuk menentukan apakah seorang wanita sudah pernah melakukan hubungan seksual atau tidak, Moslem Fellas. Sebab ada berbagai faktor lain yang dapat menyebabkan selaput dara robek.

Nadya Maysyarah



Buat Tulisan
Jangan Dibiasakan, Ini 4 Larangan Setelah Makan Yang Wajib Kamu Tahu
Previous
Jangan Dibiasakan, Ini 4 Larangan Setelah Makan Yang Wajib Kamu Tahu
Daftar Rumah Sakit Rujukan Untuk Virus Corona Di Indonesia
Next
Daftar Rumah Sakit Rujukan Untuk Virus Corona Di Indonesia
Related Articles
Back to
top