x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Sejarah Nabi Ibrahim Secara Singkat Dalam Masa Dakwahnya


Sejarah-nabi-Ibrahim

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Nabi Ibrahim as merupakan Nabi keenam dalam sejarah Rasul Allah yang wajib diketahui umat Islam. Nabi yang satu ini dilahirkan pada tahun 2295 SM di negeri Mausul.

Sebagai seorang Nabi yang mulia, tugas Nabi Ibrahim sangatlah berat. Pasalnya, Beliau dilahirkan di tengah-tengah masyakrakat jahiliyah yang musyrik dan kafir.

Bahkan, ayah dari Nabi Ibrahim adalah pembuat patung berhala yang juga mempercayai bahwa patung-patung itu adalah perantara manusia kepada Sang Khalik. Apa sajakah sejarah Nabi Ibrahim yang penting untuk diketahui?

Sejarah Nabi Ibrahim secara Singkat

Adapun sejarah Nabi Ibrahim dimulai dari masa kecilnya yang diasingkan ke hutan, di dalam sebuah goa yang mustahil akan ditemukan orang.

Hal ini dilakukan orangtua Nabi Ibrahim karena di zaman itu Raja Namrud mengeluarkan peraturan untuk membunuh setiap ada bayi laki-laki yang lahir. Raja yang sombong dan musyrik itu tidak ingin digantikan oleh siapapun di muka bumi ini sebagai penguasa.

Sampai akhirnya dirinya kembali ke tengah masyarakat kemudian melihat semua orang seperti gila pada patung.

Hampir setiap rumah dan tempat-tempat umum dipenuhi patung berhala agar dapat menyembah setiap waktu.

Tidak terkecuali di rumah ayahnya yang memang bekerja sebagai pembuat patung berhala. Nabi Ibrahim pun mulai bertanya-tanya pada dirinya.

Sejarah-nabi-Ibrahim-yang-perlu-diketahui

Di manakah Tuhan itu? Manakah yang dinamakan Tuhan? Allah memberikan mukjizat pada Nabi Ibrahim yakni sebuah pemikiran cerdas, kritis, sekaligus mengutusnya untuk mengajak semua orang bertakwa kepada Allah dan meninggalkan berhala-berhala.

Pada suatu hari, Raja Namrud pergi melakukan perjalanan jauh bersama sebagian besar pengikutnya selama beberapa hari.

Kemudian Nabi Ibrahim masuk ke wilayah Namrud dan menghancurkan semua berhala yang ada. Semua patung-patung dihancurkan, kecuali satu berhala yang paling besar sekaligus meletakkan kapak yang dipakai di pangkuan berhala tersebut.


Baca Juga:


Setelah Raja Namrud kembali, ia pun murka dan memanggil Nabi Ibrahim karena salah satu pengikutnya sempat mengetahui perbuatan Nabi Ibrahim.

Sang Raja bertanya dengan geram, "Wahai Ibrahim, bukankah engkau yang telah menghancurkan berhala-berhala ini?"

"Bukan!" jawab Ibrahim singkat

Mendengar jawaban itu, Raja Namrud semakin geram dan berkata, "Lantas siapa lagi kalau bukan engkau, bukankah kau berada yang di sini saat kami pergi dan bukankah engkau membenci berhala-berhala ini?"

"Ya, tapi bukan aku yang menghancurkan berhala-berhala itu. Aku pikir, berhala besar itulah yang menghancurkannya, bukankah kampaknya masih berada di lehernya?" sahut Ibrahim dengan tenang.

Raja Namrud segera membantahnya, "Mana mungkin patung berhala dapat berbuat semacam itu!" Mendengar hal itu dengan tegas Nabi Ibrahim berkata, "Kalau begitu, kenapa engkau menyembah berhala yang tidak dapat berbuat apa-apa?"

Mendengar pernyataan Nabi Ibrahim tersebut, para pengikut Namrud tersadar dan mulai terpikir oleh mereka Tuhan yang selama ini disembah tidak dapat melihat, mendengar, dan bergerak. Hal itu membuat Raja Namrud semakin murka, ia memerintahkan para tentaranya untuk menghukum Nabi Ibrahim dengan seberat-beratnya yaitu hukuman dibakar hidup-hidup.

Mengetahui-sejarah-nabi-Ibrahim

Api dinyalakan besar sekali dengan tumpukan kayu sebagai bahan bakar, sementara Nabi diikat dan ditempatkan di tengah-tengahnya. Namun, Allah lebih berkuasa dalam segala hal. Mereka mengira Nabi Ibrahim telah hancur menjadi abu bersama api, tapi begitu terkejutnya mereka Nabi Ibrahim berjalan keluar dari puing-puing pembakaran dengan selamat tanpa luka sedikit pun. Sejak saat itu, pengikut Namrud berpaling dan menjadi umat Nabi Ibrahim menuju ke jalan Allah SWT.

Hal ini juga tertulis dalam Alquran yang artinya,

“Apakah kamu tidak memperhatikan orang yang mendebat Ibrahim tentang Tuhannya (Allah) karena Allah telah memberikan kepada orang itu pemerintahan (kekuasaan). Ketika Ibrahim mengatakan, "Tuhanku ialah Yang menghidupkan dan mematikan," orang itu berkata, "Saya dapat menghidupkan dan mematikan." Ibrahim berkata, "Sesungguhnya Allah menerbitkan matahari dari timur, maka terbitkanlah dia dari barat," lalu terdiamlah orang kafir itu, dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim." (Q.S Al Baqarah : 258).

Semoga kita menjadi salah satu umat yang selalu takwa terhadap Allah SWT dan bisa mengambil hikmah dari sejarah Nabi Ibrahim tersebut. Kesombongan hanyalah menambah dosa, sebab kita manusia bukan apa-apa di hadapan-Nya.

Danur K Atsari



Buat Tulisan
Negara dengan Populasi Penduduk 100% Muslim yang Indah
Previous
Negara dengan Populasi Penduduk 100% Muslim yang Indah
5 Rekomendasi Vitamin Pemutih Kulit Alami Tidak Berbahaya
Next
5 Rekomendasi Vitamin Pemutih Kulit Alami Tidak Berbahaya
Related Articles
Back to
top