x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Mengapa Mudah Muncul Sariawan Saat Puasa?


sariawan-saat-puasa

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Kamu sering mengalami sariawan saat puasa? Sariawan tentu membuat kamu menjadi tidak nyaman saat berpuasa.

Sariawan adalah masalah mulut yang ditandai dengan munculnya luka di dinding-dinding mulut.

Orang yang mengalami sariawan biasanya mengalami rasa nyeri yang membuatnya sulit makan, minum, atau bahkan hanya sekadar bicara.

Sariawan bisa muncul hanya satu atau beberapa buah sekaligus, baik di dalam mulut atau pipi, gusi, bawah lidah, atau langit-langit mulut.

Mengapa Mudah Sariawan Saat Puasa?

Munculnya sariawan saat berpuasa sebenarnya adalah akibat melonjaknya populasi bakteri di dalam mulut.

Bakteri berkembang biak dengan pesat lantaran mulut tidak mengasup makanan apapun dalam waktu yang relatif lama.

Saat perut kosong, asam lambung biasanya naik. Pengaruhnya juga bisa dirasakan pada mulut, populasi mikroba dalam mulut meningkat.

Mikroba, lanjut dia, lebih menyukai kondisi mulut yang masam. Dengan kondisi seperti itu, mereka dapat berkembangbiak dengan cepat.

Ditambah lagi, selagi tidak mengasup makanan dan minuman dalam waktu yang relatif lama, daya tahan tubuh sedikit mengalami penurunan.

Lantas bakteri akan lebih mudah memicu peradangan dan timbul lah sariawan.

Tips Lancar Berpuasa Tanpa Sariawan

  1. Makanan yang baik dikonsumsi

Jika terkena sariawan, dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung kadar asam yang rendah.

Contohnya oatmeal, roti, sereal, dan kacang-kacangan seperti kacang merah dan kacang polong.

Buah dan sayuran memang baik untuk dikonsumsi selama berpuasa. Akan tetapi, beberapa buah mengandung asam yang bisa memperburuk sariawan.

Pilihlah buah-buahan seperti melon, pisang, dan kelapa yang baik dan aman untuk sariawan.

Air putih tentu menjadi minuman terbaik untuk meredakan sariawan. Namun, bila kamu penggemar susu, kopi, maupun teh, kamu tetap boleh mengonsumsinya walau sedang sariawan.

makanan-yang-baik-dikonsumsi

  1. Makanan yang harus dihindari

Jenis makanan yang harus dihindari oleh penderita sariawan tentunya adalah makanan yang asam dan pedas.

Makanan kaleng dan makanan olahan merupakan jenis makanan yang sengaja diasamkan untuk menghambat pertumbuhan bakteri.


Baca Juga:


Hindari juga buah-buahan yang tinggi asam, seperti jeruk limau, lemon, ceri, delima, dan nanas. Minuman energi dan bersoda juga termasuk minuman asam yang tidak baik untuk sariawan.

  1. Pola Hidup Sehat

Selain dari makanan, proses penyembuhan sariawan dapat dipercepat dengan memperbaiki pola hidup sehari-hari. Yuk, ikuti pola hidup sehat berikut ini.

  • Usahakan untuk selalu menyikat gigi minimal tiga kali sehari yaitu saat setelah sahur, setelah berbuka puasa, dan sebelum tidur. Hal ini bermanfaat untuk mengurangi penumpukan plak di gigi pada saat puasa.
  • Perbanyak minum air putih. Ini bermanfaat untuk membilas bakteri penyebab sariawan yang bersarang di mulut.
  • Perbanyak makan makanan yang mengandung serat dan vitamin C, seperti jeruk, jambu biji, tomat, dan sebagainya. Vitamin C berfungsi untuk membantu memelihara daya tahan tubuh sehingga kamu terhindar dari risiko sariawan saat puasa.
  • Hindari makanan yang terlalu pedas, panas, atau dingin. Makanan pedas, panas, maupun dingin dapat menyebabkan panas dalam dan sariawan saat puasa.
  • Istirahat yang cukup. Kurang tidur dapat memicu timbulnya sariawan. Pastikan kamu mendapatkan istirahat yang cukup selama berpuasa.

pola-hidup-sehat

Sobat, memiliki sariawan bukan berarti kamu tak bisa berpuasa. Kunci utamanya dengan memperhatikan jenis makanan yang baik dan harus dihindari saat sahur dan berbuka puasa.

 

Dayana Cinthya



Buat Tulisan
Aneka Menu Takjil Untuk Diet yang Lezat dan Sehat
Previous
Aneka Menu Takjil Untuk Diet yang Lezat dan Sehat
4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasa
Next
4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasa
Related Articles
Back to
top