x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Kisah Mimpi Sahabat Nabi yang Pernah Dibawa Ke Neraka


 

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Di zaman Rasulullah SAW, bila para sahabat nabi bermimpi, biasanya mereka akan segera menceritakannya kepada beliau. Menurut mereka, hanya Rasul yang bisa dipercaya dan memberikan nasihat bijak tentang mimpi tersebut. Tidak terkecuali pada salah satu sahabat nabi yang akan diceritakan berikut ini.

Pada suatu malam, seorang sahabat nabi bernama Abdullah bin Umar ra yang masih remaja, pergi ke masjid Nabawi. Ia membaca Al-Quran cukup lama sampai kelelahan, lalu memutuskan hendak tidur. Seperti biasa, sebelum tidur dia menyucikan diri terlebih dulu dengan cara berwudhu, kemudian merebahkan badan dan berdoa.

Sambil perlahan memejamkan mata, Abdullah bin Umar terus bertasbih menyebut nama Allah hingga akhirnya terlelap. Di dalam tidurnya yang nyenyak itu, ia bermimpi.

Dalam mimpi, dia berjumpa dengan dua malaikat. Seketika dua malaikat itu memegang kedua tangannya dan membawanya ke neraka tanpa berkata apa-apa. Dalam mimpi Abdullah bin Umar, neraka itu bagaikan sumur yang menyalakan api berkobar-kobar.

Tak bisa dijelaskan lagi luar biasa panasnya. Di dalam neraka tersebut, ia melihat orang-orang yang telah dikenalnya. Mereka tengah terpanggang dan menanggung siksa yang tiada tara pedihnya.

Menyaksikan situasi neraka yang sangat mengerikan, Abdullah bin Umar segera berdoa,

“Aku berlindung kepada Allah dari api neraka.” Setelah itu, Abdullah bertemu dengan malaikat lain yang kemudian berkata, “Kau belum terjaga dari api neraka.”

Pagi harinya, Abdullah bin Umar menangis mengingat mimpinya. Ia memutuskan untuk pergi ke rumah Hafshah bin Umar, Istri Rasulullah SAW, dan menceritakan perihal mimpinya dengan hati yang cemas.

Selanjutnya, Hafshah menemui Rasulullah dan menceritakan mimpi saudara kandungnya itu secara lengkap. Seketika itu Beliau bersabda, “Sebaik-baik lelaki adalah Abdullah bin Umar, apabila ia mau melakukan shalat malam!”


Baca juga:


Mendengar sabda Nabi tersebut, Hafshah lega dan bergembira. Dia kembali menemui Abdullah bin Umar dan menyampaikan, Nabi mengatakan bahwa kau adalah sebaik-baik lelaki jika kau mau shalat malam. Dalam mimpi itu, ada malaikat terakhir yang berkata bahwa kau belum terjaga dari api neraka. Itu karena kau tidak melakukan shalat tahajud.

Jika ingin terselamatkan dari api neraka, dirikanlah shalat tahajud setiap malam. Janganlah kau sia-siakan waktu sepertiga malam, waktu di mana Allah SWT memanggil-manggil hamba-Nya.

Apalagi sebelumnya Rasul pernah bersabda,

“Sesungguhnya, penghuni neraka yang paling ringan siksanya pada hari kiamat adalah seseorang yang diletakkan bara api pada kedua telapak kaki hingga membuat otaknya mendidih. Dia merasa tak ada orang lain yang lebih berat siksanya daripada dia. Padahal, sesungguhnya siksa yang ia terima itu adalah yang paling ringan di dalam neraka.”

Abdullah bin Umar semakin berupaya sekuat tenaga untuk beribadah kepada Allah, terus mencari ridha Allah agar termasuk hamba yang terhindar dari siksa api neraka serta memperoleh kemenangan surga.

Akhirnya salah satu sahabat nabi ini bisa merasakan nikmatnya shalat tahajud. Betapa agung keutamaan shalat tahajud. Sesungguhnya tak ada yang lebih indah dari saat-saat ia sujud dan menangis kepada Allah di sepertiga malam.

Maha Suci Allah yang menyampaikan perintah-Nya melalui mimpi tersebut, sudah seharusnya kita melaksanakan dan patuh kepada-Nya agar jauh dari siksa api neraka. Wallahu a’lam bish-shawaab.

Danur K Atsari



Buat Tulisan
Berbagai Julukan Kota Semarang Ini Ternyata Cukup Menarik
Previous
Berbagai Julukan Kota Semarang Ini Ternyata Cukup Menarik
Keutamaan Berdoa Sambil Menangis, Sudah Pernahkah Kamu?
Next
Keutamaan Berdoa Sambil Menangis, Sudah Pernahkah Kamu?
Related Articles
Back to
top