x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Sudah Halalkah Rezeki Anak yang Diberikan Lewat Orangtua?


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Di era modern ini, tantangan menjadi orangtua semakin besar. Entah dari segi faktor alam yang makin tak bersahabat, tindak kriminal semakin merajalela, hingga kebobrokan moral yang kian tak kenal usia. Acapkali orangtua merasa kesulitan mendidik anak, apapun perkataan orangtua tak ubahnya angin lalu. Terkadang tidak ada yang menyangkut di otak, apalagi di hati anak.

Lalu dengan mudahnya orangtua memberi cap ‘nakal’ kepada anak. Satu hal yang perlu menjadi bahan introspeksi diri orangtua ialah bertanya pada diri sendiri, sudah halalkah rezeki anak yang kita berikan?

Anak tidak bisa memilih ingin memiliki orangtua yang mana

Sejatinya perilaku anak merupakan cerminan perilaku orangtua. Oleh karenanya, orangtua tak bisa seenaknya memberikan label anak sebagai anak nakal, anak tidak tahu aturan, maupun julukan lain yang tak kalah buruk.

Saat suami memberi makan anak istrinya dengan uang yang diperoleh dari jalan tidak halal atau dimurkai Allah, saat itu pula keberkahan nafkah akan hilang. Terlebih lagi, ini sama saja ‘menceburkan’ istri dan anak ke jurang dosa. Apapun yang dimakan tidak menjadi gizi yang menyehatkan. Apapun yang dibeli hanya akan menjauhkan dari jalan Allah SWT.


Baca Juga:


Tertuang dalam Alquran, “Wahai orang-orang yang beriman, makanlah makanan yang baik dari rezeki yang Kami berikan kepada kalian.” (QS. Al-Baqarah: 172)

Merencanakan seberapa besar keluarga kita kelak adalah hal yang mutlak dilakukan oleh pasangan manapun, dari golongan ekonomi apapun. Dalam kondisi lapangan kerja terbatas, biaya kesehatan dan pendidikan semakin mahal, dan sejenisnya tak jarang mendesak orangtua akhirnya tidak memiliki waktu berkualitas atau memilih jalan yang salah.

Dilengkapi pula dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW pernah bersabda, “Tiada mendatangkan faedah bagi daging yang tumbuh dari sumber yang haram, ‎melainkan neraka tempat yang sewajarnya bagi daging itu.” (HR. Turmudzi)

Saat perilaku anak kian menjadi-jadi, periksa kembali apakah rezeki anak yang kita persembahkan selama ini sudah bersih dari noda suap, korupsi, barang yang haram, dan berbagai cara licik lain yang dibenci Allah.

Jelas hal ini harus menjadi konsentrasi utama kita sebagai orang tua, jika kamu merasa rezeki yang di dapat meragukan atau membuatmu ragu. Lebih baik tinggalkan.

Karena ketika orangtua memperbaiki diri, kebaikan tersebut senantiasa akan menyertai si buah hati. Aaamiiin.

Danur K Atsari



Buat Tulisan
Lapar di Malam Hari? Ada 4 Camilan Praktis yang Sehat Disantap
Previous
Lapar di Malam Hari? Ada 4 Camilan Praktis yang Sehat Disantap
Ini Dia Destinasi Wisata Muslim Turki yang Jadi Pilihan Para Traveler
Next
Ini Dia Destinasi Wisata Muslim Turki yang Jadi Pilihan Para Traveler
Related Articles
Back to
top