x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Home Interior

Racun Tikus yang Mudah Dibuat agar Tidak Menimbulkan Penyakit


racun-tikus-alami

Durasi Baca: Hanya 1,5 Menit

Tikus merupakan hewan pengerat yang dapat menyebarkan penyakit serta merusak apapun yang berada di rumah.

Sebagian besar racun tikus yang dijual memang sangat ampuh dalam membunuh tikus, namun sangat membahayakan bagi manusia dan hewan peliharaan yang berada di rumah.

Nah, racun tikus alami ini mudah dibuat dan lebih aman digunakan tentunya. Kali ini Moslem Lifestyle akan membahas beberapa resep racun tikus alami yang dapat Sobat tiru di rumah.

Mengapa Harus Membuat Racun Tikus Alami?

Tikus bukan hanya mengobrak ngabrik seisi rumah rumah saja untuk mendapatkan makan, tapi juga akan mengorek sampah yang dapat memicu banyak penyakit berbahaya.

Harus kita jetahui, ada berbagai penyakit yang dipicu oleh tikus rumah dan bahkan harus diwaspadai oleh para pemilik rumah.

Leptospirosis, penyakit ini dikenal juga sebagai demam canicola, demam ladang tebu, atau demam tujuh hari, dan merupakan penyakit menular yang diakibatkan bakteri melalui perantara hewan seperti tikus dan anjing.

Bakteri leptospirosis dapat bertahan hidup selama satu bulan di air tawar. Bahkan uga dapat bertahan lama pada tempat yang lembap, tanaman, serta lumpur.

Sementara itu, air kencing tikus juga merupakan salah satu tempat yang disukai oleh bakteri.

Melalui air kencing tikus, bakteri ini kemudian dapat menular ke tubuh manusia melalui berbagai macam penyakit pada bagian kulit seperti selaput lendir, luka, makanan, dan air.

Bahayanya, bakteri leptospira yang telah berhasil masuk ke dalam tubuh manusia hanya memerlukan waktu empat sampai sepuluh hari untuk menyebar masuk ke dalam aliran darah.

Kemudian, bakteri ini akan menyerang berbagai organ penting di dalam tubuh seperti jantung, paru-paru, dan ginjal.

Jika penyakit ini tidak segera ditangani dengan cepat dapat menyebabkan kematian pada penderitanya.

Pes, penyakit yang disebabkan oleh bakteri Yersinia pestis dan termasuk kedalam penyakit sangat mematikan jika sampai tertular.

Proses penyebaran bakteri ini berasal dari kutu-kutu yang berada pada rambut tikus. Infeksi ini dapat terjadi pada manusia yang terkena gigitan kutu.

Penyakit ini juga mampu menyerang kita apabila menghirup tetesan air yang di mana terdapat kuman tersebut di dalamnya.

Hal iini harus diwaspadai bagi kita yang tinggal di daerah pertanian dan persawahan, terlebih saat musim hujan tiba.

Karena, tanpa sadar tanaman yang tumbuh subur pun otomatis menyediakan makanan untuk tikus-tikus tersebut.

Rat Bite Fever (RBF), ada baiknya kita mewaspadai tikus yang mencakar atau menggigit kita, karena kemungkinan tikus tersebut telah membawa bakteri yang bernama Streptobacillus moniliformis.

Bahkan, penyakit ini juga diketahui dapat menular dari makanan yang telah terkontaminasi oleh kotoran tikus yang membawa bakteri tersebut.

Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS), tikus mampu memicu berbagai penyakit berbahaya, salah satunya adalah HPS.

Infeksi ini dapat dialami manusia jika terkena air kencing tikus, air liur, atau tinja tikus. Bahkan juga dapat menular dari udara yang telah tercemar hantavirus dan ketika tidak sengaja kita hirup kita akan mudah tertular.

Penyakit ini ditemukan pertama kali pada tahun 1993 dan cara pencegahan satu-satunya hanyalah dengan mengendalikan hama tikus yang ada di sekitar rumah kita.

Berikut Cara Membuat Racun Tikus Alami

cara-basmi-tikus

Setelah mengetahui berbagai macam bahaya tikus bagi kesehatan, ada baiknya kita mencoba untuk membuat racun tikus seperti di bawah ini:

Bahan dan alat yang dibutuhkan:

  • Semen Gipsum
  • Tepung Jagung
  • Susu
  • Mangkuk untuk mencampur
  • Tepung
  • Gula
  • Soda kue
  • Kaleng tuna bekas
  • Kentang tumbuk instan
  • Air
  • Wadah besar
  • Bubuk kayu manis
  • Soda kue (opsional)

Baca Juga:


Semen Gipsum, Tepung Jagung, dan Susu

  1. Campurkan 1:1 semen gipsum dan tepung jagung ke dalam wadah besar. Semen gipsum dapat kita beli di toko perangkat keras atau toko kerajinan.

    Semen gipsum berbentuk bubuk kering yang terbuat dari gipsum. Saat semen ini dicampur dengan cairan, semen akan mengental hingga mengeras.
  1. Tambahkan 250-500 ml susu, tambahkan lebih banyak susu jika masih ada gumpalan semen yang kering.
  1. Kemudian aduk adonan dengan tangan, lalu potong-potong adonan sebesar 2,5-5cm, dan bentuk menjadi bulat.
  1. Letakkan adonan pada area yang biasa dilewati tikus seperti: di belakang kulkas, di dalam lemari, di bawah kompor.

  2. Tunggu hingga beberapa hari, kemudia periksa secara berkala apakah bola-bola itu sudah dimakan oleh tikus atau belum.

Jika belum, buatlah adonan baru dan tempatkan di tempat lain. Hal ini karena setelah beberapa hari, semen akan mengeras hingga tidak dapat dimakan.

Tepung, Gula, dan Soda Kue

  1. Campurkan 150 gram tepung, 220 gram gula, dan 150 gram soda kue dalam wadah besar.
  1. Letakan campuran racun racikan ini pada area yang mudah dijangkau tikus dengan dibagi pada wadah-wadah kecil.
  1. Tunggulah beberapa hari, dan periksa wadah.
  1. Bikarbonat yang ada pada soda kue akan bereaksi dengan asam lambung tikus, dan memproduksi karbon dioksida.

Tikus tidak dapat mengolah gas, sehingga gas ini akan menumpuk di pencernaan tikus dan dapat menyebabkan sumbatan atau pecahnya organ dalam tubuh tikus.

Semen Gipsum dan Kentang Tumbuk Instan

  1. Campur 1 bungkus kentang tumbuk instan dengan 230 gram semen gipsum dalam satu wadah besar.
  2. Kemudian tambahkan sedikit kayu manis dan air sekitar 230 ml ke dalam wadah besar tadi..
  3. Selanjutnya aduk rata, lalu bagi adonan pada mangkuk kecil atau kaleng tuna kosong.
  4. Tempatkan wadah pada lubang tikus atau tempat lain yang biasanya dilalui tikus.

Tips: kita dapat  menambahkan selai kacang di atas racun ini untuk menarik tikus lebih cepat.

Peringatan

  • Cuci dan bersihkan wadah yang telah digunakan sebagai tempat mencampur racun dari bakteri setelah penggunaan.
  • Pastikan kita menemukan bangkai tikus yang telah mati akibat racun yang dibuat. Hal ini karena bangkai tikus dapat menyebarkan bau tidak sedap selama berbulan-bulan, bahkan mungkin saja menyebabkan penyakit.
  • Jangan meletakkan racun tikus di tempat yang mudah dijangkau oleh anak-anak dan hewan peliharaan.

Meskipun racun tikus alami buatan rumah ini tidak seberacun racun komersial, namun tetap saja racun tikus rumahan juga berbahaya.

Dengan memahami berbagai bahaya tikus bagi kesehatan serta mengerti dalam cara membuat racun tikus alami ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan rumah, diri sendiri, dan juga keluarga yang kita cintai.

Fifi Jacob



Buat Tulisan

Meet PJ. Miko

Our young talented Interior Designer He will inspire you to make your home into your ultimate dream sanctuary

Mulai Konsultasi

Ramuan Hair Tonic untuk Rambut Rontok Menggunakan Bahan Alami
Previous
Ramuan Hair Tonic untuk Rambut Rontok Menggunakan Bahan Alami
Tampil Cantik Hari Ini dengan Warna Lipstik untuk Kulit Sawo Matang
Next
Tampil Cantik Hari Ini dengan Warna Lipstik untuk Kulit Sawo Matang
Related Articles
Back to
top