x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Qurban untuk Sekeluarga dengan Seekor Hewan Qurban? Bisa! Ini Syaratnya


qurban untuk sekeluarga

Sumber: Freepik.com

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Tidak sedikit dari kita yang keliru soal diperbolehkannya berqurban yang diniatkan untuk sekeluarga.

Banyak menganggap bahwa berqurban 1 ekor kambing hanya untuk diniatkan 1 orang saja, padahal satu kambing bisa untuk satu keluarga, lho.

Melansir dari laman Rumaysho, satu bagian qurban bisa untuk satu keluarga, sama halnya dengan sepertujuh sapi. Hal ini adalah serikat dalam urusan pahala, ya, bukan pembiayaan. Lalu apa syarat qurban untuk sekeluarga dengan 1 hewan qurban ini? Simak ulasannya yuk!

Qurban untuk Sekeluarga dengan 1 Hewan

Dalil bahwa satu qurban bisa berserikat pahala untuk satu keluarga melansir dari Rumaysho, yaitu hadist dari ‘Atha’ bin Yasar, ia berkata,

“Aku pernah bertanya pada Ayyub Al-Anshari, bagaimana qurban di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam?” Beliau menjawab, “Seseorang biasa berqurban dengan seekor kambing (diniatkan) untuk dirinya dan satu keluarganya. Lalu mereka memakan qurban tersebut dan memberikan makan untuk yang lainnya.” (HR. Tirmidzi no. 1505 dan Ibnu Majah no. 3147. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Imam Asy-Syaukani rahimahullah mengatakan,

“Dalil ini menunjukkan sahnya qurban kambing untuk satu keluarga. Karena sahabat radhiyallahu ‘anhum di masa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan hal itu. Sehingga hal itu tak perlu diingkari. … Yang tepat, qurban kambing boleh diniatkan untuk satu keluarga walaupun dalam keluarga tersebut ada 100 jiwa atau lebih.” (Nail Al-Authar, 6: 375).

Muhammad ‘Abdurrahman Al-Mubarakfuri rahimahullah menyatakan,

“Hadist ini adalah dalil tegas bahwa satu kambing bisa digunakan untuk berqurban satu orang beserta keluarganya, walau jumlah anggota keluarga tersebut banyak. Inilah yang benar.” (Tuhfah Al-Ahwadzi, 5: 74).

Hukum qurban untuk sekeluarga

Sumber: Freepik.com


Baca Juga:


Rasulullah Pernah Berqurban untuk Seluruh Umatnya

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata, “Kolektif dalam pahala qurban tidaklah terbatas. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berqurban untuk seluruh umatnya. Laki-laki yang disebut dalam hadits juga berqurban atas nama dirinya dan keluarganya. Itu menunjukkan bolehnya seseorang berqurban untuk dirinya beserta keluarganya walau anggota keluarganya seratus. Namun berserikat dalam kepemilikan, maka dibatasi sapi dengan tujuh orang.” (Syarh Al-Mumthi’, 7: 428).

Lalu, Bagaimana dengan Berqurban Sapi dan Unta?

Kalau kambing bisa berserikat dalam pahala, bagaimana dengan bagian 1/7 sapi, ya? Nah, ternyata dengan 1/7 sapi dan 1/7 untuk juga bsia diniatkan sebagai qurban untuk sekeluarga, Moslem Fellas. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah menyatakan,

“Kalau kambing bisa berserikat dalam pahala untuk seseorang dan anggota keluarganya. Begitu pula untuk bagian 1/7 sapi dan 1/7 unta bisa diniatkan untuk dirinya dan anggota keluarganya.” (Syarh Al-Mumthi’, 7: 428)

Syarat Qurban Untuk Sekeluarga

Lalu, bagaimana syarat agar satu qurban untuk sekeluarga ini? Perhatikan hal ini:

  1. Tinggal bersama atau satu rumah;
  2. Istri atau masih kerabat walau jauh kekerabatannya;
  3. Orang yang diniatkan dalam pahala berqurban adalah orang yang wajib dinafkahi seperti kedua orangtua dan anaknya yang masih kecil atau sebagai hadiah untuk satu keluarga yang ada seperti paman atau saudara dalam satu rumah tersebut.

Jika tiga syarat di atas terpenuhi, maka cukup satu yang melakukan qurban untuk sekeluarga dan anggota keluarga lainnya jadi gugur. Namun dalam hal pahala, satu keluarga yang satu atap tersebut tetap akan mendapatkan pahala, kok. Hal ini dikatakan dalam madzhab Syafi’i, hukum qurban untuk satu keluarga adalah sunnah kifayah, artinya jika sebagian sudah melakukannya, maka yang sunnah berarti sudah dilakukan, Moslem Fellas. Namun jika satu rumah tidak ada yang berqurban, hal itu dimakruhkan. Wallahu a’lam. (Al-Mawsu’ah Al-Fiqhiyyah, 5: 78 dan Kifayah Al-Akhyar, hlm. 579)

Nadya Maysyarah



Buat Tulisan
Ini Aturan dan Keutamaan Puasa Sunnah Idul Adha, Rugi Bila Terlewatkan
Previous
Ini Aturan dan Keutamaan Puasa Sunnah Idul Adha, Rugi Bila Terlewatkan
Inilah Penyebab Vertigo Kambuh yang Sering Tidak Disadari
Next
Inilah Penyebab Vertigo Kambuh yang Sering Tidak Disadari
Related Articles
Back to
top