x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

4 Fakta Puber Anak Laki-Laki, Bukan Diawali Mimpi Basah


Puber anak laki laki

 Sumber: Unsplash

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Masa puber akan membawa banyak perubahan bagi anak-anak dan orangtua. Masa ini merupakan masa transisi dari anak ke dewasa.

Tak sedikit orangtua yang merasa tidak tahu bagaimana mengetahui kalau sang anak memasuki masa puber.

Nah, kalau selama ini orangtua mengira bahwa puber anak laki-laki diawali dari mimpi basah, ternyata hal ini perlu dikoreksi. Mengapa demikian?

Puber Anak Laki-laki, Apa Tanda-tandanya?

Jika anak perempuan memang dikenal lebih komunikatif, maka mungkin ia akan bercerita ke orangtua tentang tanda-tanda puber yang ia alami, seperti tumbuhnya payudara, tumbuh rambut pubis, dan diakhiri dengan menstruasi.

Namun, lain cerita dengan anak laki-laki, yang biasanya lebih cuek dan kurang terbuka menceritakan tentang dirinya ke orangtua.

Menurut Gregory L. Jantz, PhD, psikolog sekaligus penulis buku Helping Boys Thrive Summit, berbeda dengan remaja perempuan, remaja laki-laki memang terkenal tidak komunikatif dengan orangtuanya, dan tidak pernah unggul di bidang komunikasi verbal.

Maka tidak heran kalau orangtua yang memiliki remaja laki-laki merasa kesulitan untuk berkomunikasi dengan anaknya.

Terlebih, komunikasi membahas tanda-tanda puber, yang menurut anak laki-laki, ini sangat tabu untuk dibahas dengan orangtua. Nah, oleh karenanya, orangtua perlu memahami fakta dan tanda puber anak laki-laki sebagai berikut.

Fakta puber anak laki laki

Sumber: BangkokHospital

1. Puber anak laki-laki lebih lambat

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), anak laki-laki puber di usia yang lebih lambat dibanding anak perempuan.

Jika anak perempuan mulai puber di usia 8 sampai 13 tahun, anak laki-laki baru puber di usia sekitar 9 sampai 14 tahun.

2. Bukan diawali dengan mimpi basah

Kalau banyak di antara kamu yang mengira bahwa pubertas pada anak laki-laki diawali dengan mimpi basah, maka kamu keliru.

Menurut IDAI, mimpi basah pada anak laki-laki sama seperti menstruasi pada anak perempuan, yang mana keduanya merupakan tanda terakhir dari urutan pubertas. Berikut tahapan puber pada anak laki-laki sesuai urutannya, yakni:

  • Pertambahan volume testis
  • Pertumbuhan rambut pubis
  • Growth spurt atau fenomena pacu tumbuh
  • Timbul jerawat
  • Muncul kumis
  • Muncul jakun
  • Mimpi basah (yang menunjukkan mulai aktifnya proses spermatogenesis).

Berbagai fakta puber anak laki laki

Sumber: MomJunction

3. Bertambahnya tinggi badan

Fakta puber pada anak laki-laki selanjutnya yakni terjadinya growth spurt.


Baca Juga:


Kalau anak tiba-tiba tumbuh begitu cepat, maka mungkin ia sedang mengalami growth spurt atau fenomena pacu tumbuh.

Growth spurt biasanya terjadi bersamaan dengan masa puber, lho, maka jangan heran kalau tubuh anak usia puber tiba-tiba tubuhnya bertambah tinggi, ya.

Menurut IDAI, pertambahan tinggi badan maksimal pada anak lelaki adalah 10 cm per tahun, dengan total pertambahan tinggi badan selama pubertas adalah 25 hingga 30 cm.

Penelitian dari University of Southern California, Amerika Serikat juga menguak fakta yang sama dengan IDAI.

Menurut penelitian tersebut, di masa growth spurt, tinggi anak laki-laki akan menyentuh tinggi maksimalnya.

Anak lelaki biasanya akan bertambah 10.3 cm per tahun, sedangkan anak perempuan bertambah 9 cm per tahun.

4. Perubahan suara di usia 13

Beberapa orangtua beranggapan bahwa perubahan suara atau suara ‘pecah’ adalah tanda awal pubertas.

Namun, ternyata anggapan itu tidak tepat, lho. Perubahan suara pada anak laki-laki biasanya terjadi ketika usia anak sudah 13 tahun.

Perubahan suara ini disebabkan oleh hormon-hormon pubertas yang membuat pita suara anak lelaki menjadi lebih tebal dan lebih panjang.

Salah satu hormon yang bertanggung jawab atas perubahan suara anak lelaki adalah hormon androgen.

Hormon ini membuat larynx (kotak suara pada tenggorokan) membesar, sehingga frekuensi suara anak jadi lebih rendah juga dalam.

Puber pada anak laki laki

Sumber: WOW Parenting

Itulah 4 fakta puber anak laki-laki yang perlu diketahui oleh remaja laki-laki dan juga para orangtua.

Tidak hanya anak perempuan saja yang harus menjaga dirinya, anak laki-laki juga harus menjaga diri, mengetahui tanggung jawab serta dapat mengontrol perubahan emosional pada dirinya.

Nadya Maysyarah



Buat Tulisan
Wajib Dipenuhi, Ini 7 Kewajiban Orangtua pada Anak dalam Islam
Previous
Wajib Dipenuhi, Ini 7 Kewajiban Orangtua pada Anak dalam Islam
Depresi Hingga Bunuh Diri! Begini Dampak Cyberbullying pada Anak
Next
Depresi Hingga Bunuh Diri! Begini Dampak Cyberbullying pada Anak
Related Articles
Back to
top