x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Jangan Dianggap sepele, Ternyata Ini Risiko Puasa Tanpa Sahur Bagi Kesehatan!


puasa-tanpa-sahur-bagi-kesehatan

Durasi Baca: Hanya 1,5 Menit

Bagi kita yang beraga Islam, momen berpuasa pada bulan Ramadhan tentu sudah menjadi hal yang sangat dinanti-nanti.

Namun, sering kali kondisi badan yang terlalu lelah karena seharian melakukan aktivitas membuat kita kesulitan bangun untuk melaksanakan sahur.

Padahal makanan sahur merupakan hal yang sangat penting, karena dengan makan sahur asupan nutrisi selama puasa seharian akan terpenuhi. 

Jadi apa bahayanya jika kita puasa tanpa sahur bagi kesehatan? Kali ini Moslem Lifestyle akan merangkum beberapa masalah kesehatan yang akan ditimbulkan, jangan sampai terlewatkan ya.

Puasa Tanpa Sahur Bagi Kesehatan, Anjuran Makan Sahur yang Tepat

Sahur merupakan sarapan yang dilakukan pada waktu sahur (akhir malam sebelum subuh). Hukum makan sahur sendiri adalah sunnah.

Namun, melaksanakan sahur sangat dianjurkan untuk dilakukan bagi orang yang hendak berpuasa karena sesuai dengan hadist nabi:

“Bersahurlah kalian karena dalam bersahur tersebut terdapat keberkahan.”

Dari hadist di atas bermakna, makan sahur sangat dianjurkan dan alangkah baiknya makan sahur dilaksanakan.

Berasal dari saurlah kita mendapatkan sebuah keberkahan berupa kesehatan. Selain itu, makan sahur juga sangat dianjurkan oleh nabi Muhammad Saw.

Jika kita memang malas untuk makan karena sedang tidak nafsu atau mungkin pada malam harinya sudah banyak makan, maka tetaplah melaksanakan sahur meskipun hanya meminum seteguk air. Hal ini sesuai dengan hadist nabi yang di bawah ini:

“Makan sahur itu berkah, karena itu, janganlah kalian tinggalkan, meskipun hanya dengan minum seteguk air”. (HR. Ahmad 11086 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).

Hadist di atas telah dijelaskan, bahwa makan sahur sangat diutamakan sebelum kita menjalani puasa seharian penuh. Jika begitu, hal ini tentunya akan bermanfaat untuk menjaga stamina dan tenaga selama berpuasa.

Ini Bahaya Puasa Tanpa Sahur Bagi Kesehatan

Mengalami Pusing

Rasa pusing dapat terjadi akibat kita tidak melakukan makan sahur. Makan sahur seharusnya tetap dilakukan untuk menjaga keseimbangan nutrisi pada otak.

Sangat disarankan untuk minum-minuman manis pula saat sahur seperti teh manis. Hal ini karena, saat gula masuk ke dalam darah Sobat, maka akan diubah menjadi glukosa. Nah, nantinya glukosa ini akan diserap oleh tubuhmu untuk menghasilkan energi.

Pusing dikarenakan tidak sahur, dapat terjadi akibat secara keseluruhan otak mengandung cairan serebrospinal.

Cairan serebrospinal ini sangat bergantung pada asupan cairan.

Jika cairan ini kurang, maka otak pun akan mudah terguncang dan menimbulkan rasa sakit pada kepala. Jadi, tidak makan dan minum pada saat waktu sahur kemungkinan besar bisa menyebabkan pusing.

Dehidrasi

Bila Sobat puasa tanpa sahur terlebih dahulu, dikhawatirkan akan terjadi dehidrasi. Kondisi ini cukup berbahaya bagi tubuh.

Pada umumnya manusia masih dapat bertahan hidup meski tanpa makan, namun tidak akan dapat bertahan hidup tanpa minum air.

Melakukan aktivitas penuh selama seharian puasa akan membutuhkan banyak air. Jika kita tidak sahur, kemungkinan besar tubuh kita akan kekurangan cairan selama melaksanakan ibadah puasa seharian penuh.

Hal ini akan berakibat buruk pada tubuh, dan dapat menjadi dehidrasi yang serius.


Baca Juga:


Jika memang kita tidak sempat melaksanakan sahur, pastikan berbuka kita dapat memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh yang hilang.

Dengan begitu, maka cairan tubuh yang hilang akan tetap seimbang dan terpenuhi kebali.

mengapa-lemas-saat-puasa

Perubahan Suasana Hati

Mengalami perubahan suasana hati secara drastis alias mood swing juga dapat terjadi apabila kita melewatkan makan sahur.

Hal ini terjadi karena saat tubuh kekurangan asupan nutrisi, kadar gula darah pun akan ikut menurun.

Selain akan mengakibatkan gejala seperti rasa pusing, nyatanya hal ini juga dapat membuat seseorang menjadi lebih sensitif dan mengalami penurunan mood.

Perubahan suasana hati yang terjadi secara tiba-tiba ini dapat memicu terjadinya stres. Jika sudah begini, tidak hanya ibadah puasa saja yang akan terganggu tapi juga aktivitas harian kita. Jadi,  mulai sekarang jangan sampai meninggalkan makan sahur ya Sobat.

Berakibat Lemas dan Tidak Fokus

Pernah mengalami lupa atau tertidur dan terlewat makan sahur? Bagaimana dengan puasa kita seharian?

Tentunya akan terasa berat saat menjalankan aktivitas, bahkan dapat menghilangkan fokus saat bekerja sehingga badan terasa malas bergerak seakan ingin tidur selama seharian penuh.

Bila kita tidak melaksanakan makan sahur, berarti sama saja tidak mencukupi asupan nutrisi untuk energi organ-organ tubuh selama berpuasa, khususnya otot dan otak.

Harus kita ketahui, otot dan otak sangat memerlukan nutrisi dan energi yang cukup untuk melaksanakan fungsinya.

Jika kurang nutrisi maka otot akan menjadi lemas, dan otak akan menjadi sulit untuk berkonsentrasi.

Rentan Terhadap Sakit

Seseorang akan menjadi lebih mudah terserang penyakit pada saat memiliki daya tahan tubuh yang rendah.

Sedangkan, melewatkan makan sahur berarti melewatkan kesempatan untuk memastikan tubuh mendapat cukup asupan nutrisi.

Saat tubuh tidak menerima asupan nutrisi dengan seimbang sebelum menjalankan puasa, penurunan daya tahan tubuh sangat mungkin terjadi. Hal ini juga dapat menurunkan produktivitas serta mengganggu aktivitas sehari-hari.

Terkena Penyakit Maag

Seperti yang kita ketahui, lambung memiliki siklus mencerna makanan. Pada umumnya, lambung akan mulai bekerja dan mencerna makanan setiap 8 jam sekali.

Terlalu sering tidak sahur, dapat membuat lambung tidak dapat mencerna makanan. Lalu, apa jadinya bila tidak ada makanan di dalam lambung, sedangkan lambung tetap mengeluarkan asam lambungnya?

Jika demikian, kemungkinan asam lambung tersebut akan mencerna dirinya sendiri (dinding lambung) yang kemudian hal inilah yang akan menjadi masalah penyakit maag atau gastritis.

Berpotensi Kegemukan

Rasa lelah, lemas, dan letih biasanya akan dirasakan apabila kita tidak mengonsumsi apapun pada waktu sahur.

Oleh sebab itu, setelah tiba waktu berbuka puasa biasanya akan ada rasa seperti balas dendam. Bahkan, bisa saja Sobat menjadi makan sangat banyak.

Harus kita ketahui, terlalu banyak mengonsumsi makanan pada saat berbuka puasa tentunya tidak baik bagi tubuh.

Ini akan berakibat pada gula darah yang akan langsung melonjak, bahkan dapat berisiko pada  kenaikan berat badan atau kegemukan.

Itulah beberapa bahaya puasa tanpa sahur bagi kesehatan tubuh. Jadi, sangat dianjurkan agar kita menyempatkan bangun untuk makan sahur meskipun tubuh sedang mengalami lelah dan ingin terus terlelap.

Terlebih, makan sahur sangat bermanfaat untuk membantu kita dalam aktivitas seharian penuh energi dan tidak terganggu.

Selain itu, makan sahur juga dapat membuat nutrisi tubuh tetap seimbang dan mencegah penurunan daya tahan tubuh.

Fifi Jacob



Buat Tulisan
Jangan Menunda Buka Puasa, Begini Akibatnya
Previous
Jangan Menunda Buka Puasa, Begini Akibatnya
Cicipi 10 Jajanan Buka Puasa Enak Selain Gorengan
Next
Cicipi 10 Jajanan Buka Puasa Enak Selain Gorengan
Related Articles
Back to
top