x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Pahami 3 Tahapan Proses Melahirkan Normal Sebagai Persiapan Persalinan


Proses melahirkan normal

Sumber: HelloSehat

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Melahirkan merupakan puncak dari proses mengandung selama berbulan-bulan lamanya. Menjadi momen yang paling dinanti bagi sang calon orangtua, khususnya ibu.

Tentu perempuan akan mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan saat proses pesalinan. Dilansir dari Women's Health, proses melahirkan normal terjadi dalam tiga tahap.

Ketika kontraksi sudah dimulai, bayi akan bergerak turun ke panggul saat serviks menipis dan melebar atau terbuka.

Meski tahapan pasti sama, durasi dan proses persalinan normal dapat berbeda-beda untuk setiap wanita, lho.

Proses melahirkan normal yang wajib para calon ibu ketahui

Tahapan proses melahirkan normal dimulai dengan onset (permulaan) persalinan dan berakhir saat serviks terbuka penuh yang berlangsung sekitar 2 hingga 24 jam nih, Moslem Fellas.

Sebagian besar wanita menghabiskan bagian awal tahap pertama ini di rumah, seperti, mungkin beristirahat, menonton TV, berbincang dengan keluarga, atau berjalan-jalan.

Nah, tahapan pertama ini terjadi dalam tiga sub-tahapan. Mengutip dari Swedish.org, sub-tahapan tersebut, yakni persalinan awal, persalinan aktif, dan transisi ke tahap kedua.

Persalinan Awal

Leher rahim ibu hamil akan terbuka sekitar 4 cm. Di mana pada tahap persalinan awal ini calon ibu dapat terus melakukan aktivitasnya seperti biasa, asal tidak terlalu menguras energi.

Ketika calon ibu mengalami kontraksi kuat dan semakin sering mengalami kontraksi yang lebih kuat sehingga menyebabkan calon ibu tidak dapat berbicara selama kontraksi, hal itu berarti memasuki ke tahap persalinan aktif.

Persalinan Aktif

Pada tahap ini, serviks ibu hamil dapat terbuka dari 4 hingga 7 cm, lho. Di tahapan ini pula calon iu akan mengalami kontraksi setiap 3-5 menit dan masing-masing berlangsung sekitar 30 detik.

Oleh sebab itu, pada tahapan ini sang ibu harus dibawa ke rumah sakit. Saat kontraksi terjadi, serviks membuka lebih cepat, sekitar 1 cm per jam.

Saat persalinan berlangsung, ketuban bisa pecah dan menyebabkan cairan mengalir dari tubuh sang calon ibu. Setelah ketuban pecah, kontraksi pun akan semakin cepat.

Nah pada tahap ini, biasanya para ibu hamil diminta untuk relaks dan mengatur pernapasan. Tenang dan santai saat kontraksi memang sangat penting karena akan membantu serviks melebar.

Demi meringankan ketidaknyamanan selama kontraksi, ibu hamil juga bisa berendam di bak mandi selama  4-8 jam.

Ini dia proses melahirkan normal

Sumber: klikdokter

Transisi ke Tahap Kedua

Pada tahapan ini, leher rahim akan terbuka dari 7-10 cm. Ini adalah tahapan yang paling menyakitkan dan menegangkan bagi sebagian besar wanita, karena serviks melebar hingga ke titik maksimal.

Kontraksi pun terjadi setiap 2-3 menit dan berlangsung hingga 60-90 detik. Saat inilah calon ibu akan berhasrat untuk mendorong bayi karena tekanan di daerah dubur dan rasa menyengat di daerah vagina.


Baca Juga:


Pada tahapan ini mungkin calon ibu akan merasa lelah, terganggu, mual, panas dingin, bahkan muntah. Pernapasan secara lambat, santai, dan tenang akan sangat efektif selama periode melahirkan normal ini. Pada tahap ini sebaiknya ketahui beberapa hal berikut:

Mendorong dan melahirkan bayi

Setelah serviks sudah benar-benar melebar, tahap kedua melahirkan normal dimulai. Kontraksi pada tahap ini jadi semakin kuat dan semakin sering, sehingga dapat membantu mendorong kepala bayi ke bawah melalui jalan lahir.

Di tahapan melahirkan normal ini, calon ibu akan merasakan sakit yang hebat di sekitar vagina dan daerah panggul saat kepala bayi keluar melalui lubang vagina.

Di tahapan ini, Dokter juga dapat melakukan episiotomi, yakni sayatan yang dibuat di area antara vagina dan rektum untuk memperluas lubang vagina, sehingga bayi dapat keluar dengan lancar.

Tahapan afterbirth

Setelah kelahiran bayi, kontraksi belum berakhir, lho. Kontraksi akan terus terjadi untuk mendorong plasenta keluar, dan ini merupakan proses yang dikenal sebagai afterbirth.

Tahapan ini dapat berlangsung dari beberapa menit hingga setengah jam setelah bayi lahir. Sebagian besar bayi dapat disusui beberapa menit setelah sang ibu melahirkan normal, dan beberapa ibu lainnya mungkin membutuhkan waktu sedikit lebih lama.

Namun, menyusui segera setelah lahir juga dapat membantu rahim berkontraksi sehingga mengurangi jumlah perdarahan pada ibu.

Nah, itulah tahapan proses melahirkan normal yang penting diketahui setiap wanita. Semoga kita dapat melahirkan dengan selamat ya, Moslem Fellas.

Nadya Maysyarah



Buat Tulisan
Jangan Asal! Ini Cara Menggendong Bayi Sambil Menyusui yang Aman
Previous
Jangan Asal! Ini Cara Menggendong Bayi Sambil Menyusui yang Aman
Waspadalah! Ini Ciri-ciri Orang Munafik dalam Islam
Next
Waspadalah! Ini Ciri-ciri Orang Munafik dalam Islam
Related Articles
Back to
top