x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting
Haruskah Mengikuti Program Menu MPASI Tunggal?

Program-MPASI-menu-tunggal

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Mempersiapkan untuk memulai rencana menu MPASI si kecil memang butuh banyak pertimbangan, bahkan bukan hanya asupan apa yang harus diterimanya saja tetapi juga mencari metode apa yang tepat untuk dijalankan.

Mungkin kita pernah mendengar beberapa saran dari sesama ibu yang akan dan sudah memulai MPASI untuk anaknya, seperti salah satunya program menu MPASI tunggal.

Melihat saudara, teman atau ibu yang berhasil menerapkan metode ini pada bayinya mungkin akan membuat kita tertarik mengikutinya.

Namun, sebenarnya apa sih MPASI tunggal itu? Apakah ini metode yang aman dan efektif untuk si kecil? Yuk simak selengkapnya.

Mengenal Proram Menu MPASI tunggal untuk Bayi

Menu MPASI tunggal merupakan menu makanan padat sebagai pendamping ASI yang hanya terdiri dari satu jenis makanan saja, misalnya seperti bubur beras yang akan di berikan pada bayi terus-menerus hingga 1-14 hari.

Para penggiat program MPASI tunggal ini mengklaim, bahwa dengan cara pemberian makan seperti ini dapat memudahkan kita untuk melihat seperti apa reaksi bayi terhadap makanannya, seperti menimbulkan diare, alergi  atau sembelit.

Lalu, Baikah Memberikan MPASI Tunggal untuk Bayi?

MPASI siap diberikan pada bayi saat usianya memasuki 6 bulan, dengan tujuan agar bayi mendapatkan sumber nutrisi baik selain ASI.

Hal ini karena, sesuai usia bayi kebutuhan gizinya pun akan semakin meningkat, sehingga asupan ASI saja tidak lagi mampun untuk memenuhi kebutuhannya.

Nah, memberikan MPASI pada bayi haruslah memerhatikan gizi agar dapat mencukupi kebutuhan yang menunjang proses tumbuh kembangnya.

Cukup berarti mencakup segala kebutuhannya, frekuensi pemberian, konsistensi makanan, dan juga cukup dalam variasi jenis makanannya dengan mempertahankan pemberian ASI.

MPASI

Untuk MPASI tunggal, berarti kita hanya memberikan satu jenis makanan saja. sedangkan, satu jenis makanan saja tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi yang banyak.


Baca Juga:


MPASI seharusnya diberikan lewat jenis makanan yang beragam, serta dipastikan harus mengandung karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin dan mineral yang dibutuhkan bayi.

Jika memang memberikan MPASI tunggal tujuannya untuk mengetahui apakah bayi memiliki alergi makanan tertentu, sebaiknya tetap memberikan bayi makanan yang beragam.

Barulah dari situ kita dapat mengetahui apakah si kecil memiliki reaksi alergi terhadap sesuatu atau tidak.

Berikut Makanan Terbaik untuk Dijadikan Menu MPASI Bayi

Agar bayi mendapatkan asupan yang tepat, sebaiknya kita memberikan makanan beragam seperti di bawah ini:

  • Sumber karbohidrat, berikan si kecil asupan seperti bubur nasi, kentang, jagung, roti, pasta, dan gandum sebagai sumber energi utama bagi tubuh.

  • Sumber protein hewani, kita dapat memberikannya asupan seperti daging, ayam, telur, dan ikan.

    Bukan hanya sebagai sumber protein, daging (terutama daging merah) juga merupakan sumber zat besi dan zink yang sangat baik untuk bayi.

    Selain itu, beberapa jenis ikan seperti ikan berlemak (salmon dan tuna) mengandung asam lemak omega 3 dan omega 6 yang baik untuk membantu perkembangan otak bayi. Serta kuning telur juga mengandung omega 3 dan vitamin A.

Makanan-pendamping-ASI

  • Sumber protein nabati, asupan seperti tempe, tahu, kacang-kacangan, dan biji-bijian juga sangat dibutuhkan. Selain mengandung protein, jenis makanan tersebut juga mengandung lemak, serta beberapa vitamin dan mineral.

  • Sumber lemak, jenis makanan seperti minyak ikan, ikan berlemak, beberapa kacang-kacangan, serta makanan lainnya yang mengandung lemak baik. Lemak merupakan salah satu nutrisi penting untuk mendukung pertumbuhan bayi.

  • Sumber vitamin dan mineral, dapat kita dapatkan dari sayur-sayuran dan buah-buahan.

Memberikan Program MPASI menu tunggal memang tidak masalah jika kita memberikannya dengan asupan yang baik.

Namun jika hanya bertujuan untuk mengetahui si kecil memiliki reaksi alergi atau tidak pada jenis makanannya, kita dapat memberikan makanan yang rentan menyebabkan alergi seperti kacang, susu sapi, seafood secara bertahap.

Berikan selama beberapa hari untuk melihat reaksi alergi tertentu sekitar 3-5 hari sebelum menambahkan makanan lain yang juga biasa menyebabkan alergi pada bayi.

Fifi Jacob



Buat Tulisan
5 Makanan Khas Belanda yang Kepopulerannya Sudah Mendunia!
Previous
5 Makanan Khas Belanda yang Kepopulerannya Sudah Mendunia!
Pahami Fase Anak Posesif agar Tahu Cara Mengatasinya
Next
Pahami Fase Anak Posesif agar Tahu Cara Mengatasinya
Related Articles
Back to
top