x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

3 Posisi Tidur setelah Melahirkan yang Dapat Memulihkan Kondisi Tubuh


Posisi-tidur-setelah-melahirkan

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Banyaknya tenaga yang digunakan saat melahirkan membuat kita merasa lelah.

Terlebih jika memiliki luka setelah melahirkan, untuk memulihkannya tubuh membutuhkan waktu istirahat yang cukup.

Bahkan, kenyamanan juga berperan penting dalam proses pemulihan. Lalu, seperti apa posisi tidur setelah melahirkan yang baik dan aman? Berikut selengkapnya.

Penting Mengetahui Posisi Tidur Setelah Melahirkan

Akan ada perasaan sakit dan tidak nyaman pada beberapa bagian tubuh saat setelah melahirkan.

Bisa itu pada bagian payudara, perut, serta vagina. Oleh sebab itu, penting sekali kita mengetahui posisi tidur setelah melahirkan yang aman agar tidak meningkatkan rasa sakit dan tidak nyaman tersebut.

Posisi tidur yang sangat baik setelah melahirkan tentu saja yang tidak meningkatkan tekanan dan tidak menimbulkan ketegangan otot. Karena ada banyak posisi tidur yang nyaman untuk dilakukan, sebaiknya sesuaikan dengan kemudahan dan keamanan kita saat mencobanya. Berikut beberapa posisi tidur yang dapat kita coba:

  1. Tidur telentang

Posisi terlentang saat tidur dalam beberapa hari sampai beberapa minggu setelah melahirkan merupakan pilihan terbaik untuk mendapatkan kenyamanan.

Alasannya, pada posisi ini bagian yang biasanya terasa sakit karena sayatan tidak akan mendapatkan banyak tekanan, sehingga rasa nyeri pun akan berkurang. Jika perdarahan masih terjadi, kita dapat meletakkan bantal di bawah lutut.

Sayangnya, bagi Sobat yang melahirkan melalui proses caesar akan kesulitan untuk bangun atau sekedar duduk jika dalam posisi tidur ini.

Demi menghindari tekanan pada bagian perut saat bangun, ambil bantal dan letakan pada bawah lutut.

Kemudian, mundurkan tubuh sedikit ke belakang sambil mengganjal punggung bawah dengan menggunakan bantal.

Bagaimanakah-posisi-tidur-setelah-melahirkan-yang-tepat

  1. Tidur menyamping

Pada posisi ini, akan memudahkan kita untuk bangun dari tepat tidur. Namun, pada posisi miring kita harus memperhatikan beberapa posisi seperti, punggung dan bokong yang haus tetap sejajar tidak condong ke belakang.

Guna menahan punggung, kita dapat meletakan bantal di belakang tubuh sebagai pengganjal.


Baca Juga:


Kita dapat memosisikan tangan sebagai bantalan yang akan memudahkan kita untuk bergerak untuk bangun.

Namun, jangan terlalu lama dalam posisi ini ya tetap kombinasikan posisi menyamping dan telentang agar tubuh tidak merasa pegal.

Posisi-tidur-setelah-melahirkan-yang-penting-dilakukan

  1. Tidur menggunakan bantal tinggi

Posisi tidur dengan bantal yang ditumpuk dapat menjadi pilihan yang tepat. Pada posisi ini, kita akan mendapatkan pernapasan yang lebih baik.

Selain itu, kita juga dapat menambahkan bantal tipis di bagian bawah punggung agar tubuh tidak merasa pegal.

Posisi ini sangat direkomendasikan bagi para ibu yang memiliki masalah sleep anea. S

leep anea merupakan gangguan tidur yang disebabkan pernapasan yang sering terhenti sejenak saat tidur. Kondisi ini sering kali membuat seseorang merasa sangat lelah keesokan harinya.

Nah, untuk mempercepat proses pemulihan tubuh setelah melahirkan tentu saja dibutuhkan istirahat yang cukup. Jadi, selain memperhatikan posisi tidur setelah melahirkan dengan baik, sebaiknya gunakan kesempatan tidur serta ajak pasangan kita untuk bekerja sama membantu merawat dan menenangkan si kecil.

Fifi Jacob



Buat Tulisan
Kulit Kendur setelah Melahirkan dapat di Atasi Secara Alami dengan Ini
Previous
Kulit Kendur setelah Melahirkan dapat di Atasi Secara Alami dengan Ini
Menghilangkan Kutu Rambut dengan Baby Oil, Ampuhkah?
Next
Menghilangkan Kutu Rambut dengan Baby Oil, Ampuhkah?
Related Articles
Back to
top