x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Begini Cara Orangtua Menyikapi Pertengkaran Anak dengan Bijak


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Kakak adik akur di rumah adalah salah satu pemandangan yang indah bagi orang tua. Namun, terkadang pertengkaran antar saudara tidak bisa dihindarkan dan termasuk hal yang wajar. Padahal, ada lho cara orang tua menyikapi pertengkaran anak.

Memiliki lebih dari satu buah hati dengan jarak usia yang berdekatan terkadang memang membuat orang tua kerepotan. Pasalnya, gak selalu kakak adik ini bisa akur satu sama lain.

Persaingan antar saudara kandung bisa terjadi karena beberapa faktor. Seperti, bentroknya kepribadian dan perbedaan keinginan.

Orang tua tidak perlu khawatir jika hal ini terjadi. Kondisi hubungan yang tidak selalu akur tidak berarti ada kelainan pada emosional anak.

Anak-anak tersebut bisa tinggal bersama dengan damai bahkan bisa menjadi teman sekaligus sahabat yang baik. Namun, itu semua tergantung bagaimana pola asuh yang orangtua berikan.

Lantas, bagaimana orangtua menyikapi pertengkaran anak? Untuk lebih jelasnya, yuk, simak ulasan berikut.

Memberi Kasih Sayang yang Sama Besar. Hal ini penting sekali dilakukan orang tua agar terhindar dari pertengkaran antar-saudara.

Jika orang tua memberikan kasih sayang yang sama besar terhadap anak-anak, tidak akan rasa saling cemburu antar saudara.

Jadi, fokus utama yang orangtua butuhkan untuk memperkuat dan mempermanis hubungan dengan anak adalah mencintai mereka dengan sama besar, tanpa terlihat berat sebelah.

Jangan Bandingkan Anak-Anak.  Jangan pernah mengatakan bahwa kakak lebih baik dari adik atau sebaliknya.

Jika orang tua sering membandingkan, maka anak yang posisinya paling lemah akan menjadi tidak percaya diri dan akhirnya akan membenci saudaranya.

Orangtua Jangan Hanya Menjadi Penonton. Saat kakak adik sedang bertengkar, posisi orang tua bukanlah sebagai penonton. Berikan waktu mereka untuk menyelesaikan masalah mereka.

Pertengkaran antara kakak adik bisa menjadi ruang untuk melatih kemampuan toleransi, menyelesaikan masalah, dan bernegosiasi. Tiga kemampuan itu berguna untuk masa depan mereka.

Jangan Marah-Marah. Memarahi kakak saja atau adik saja tidak bisa menyelesaikan masalah. Ini bisa menimbulkan rasa iri dan cemburu yang berlebihan.

Bahkan bagi pihak yang dibela akan merasa besar kepala dan justru semakin akan tak mau kalah.

Jika mereka bertengkar, cobalah bersikap adil tanpa menyakiti keduanya sehingga mereka pun tidak akan berselisih lagi.

Perlu diingat juga, meski kakak adik suka bertengkar sebenarnya mereka tidak saling membenci, kok. Mereka bahkan bisa langsung berbaikan hanya dalam beberapa menit saja.


Baca Juga:


Buat Perhatian Mereka Teralihkan. Saat mereka bertengkar, cobalah buat mereka jadi “sibuk”.

Orang tua bisa memberikan pekerjaan pada anak-anak untuk melakukan sesuatu. Jadi mereka akan lupa pada masalah yang membuat mereka bertengkar.

Beri Solusi Bukan Pembelaan. Sering kali ada ungkapan bahwa yang lebih tua harus mengalah pada yang muda. Pola asuh seperti ini justru membuat hubungan kakak adik jadi renggang.

Kakak jadi merasa tak berdaya padahal harusnya dihormati. Sedangkan adik jadi besar kepada dan tidak menghargai keberasaan kakak.

Jika kakak adik bertengkar karena memperebutkan sesuatu, janganlah membela salah satunya dan menyalahkan yang lainnya. Orang tua harus memberikan solusi agar masalah tetap terasa adil bagi anak-anak.

Misalnya saat keduanya berebut mainan yang sama, maka bisa menyarankan untuk bergantian bukannya mengalah.

Atau ketika berebut makanan, maka minta mereka agar berbagi dan bukannya memberikan semuanya pada kakak atau pada adik saja.

Sobat Moslem, pola asuh yang tepat pada buah hati dapat membuat anak tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.

Untuk itu, berikan pola asuh yang seadil mungkin kepada anak-anak. Agar sang anak tidak memiliki rasa cemburu dan tidak percaya diri. Semoga bermanfaat!

Dayana Cinthya



Buat Tulisan
Mengenal Metode Hypnobirthing, Hipnotis Diri Jelang Proses Persalinan
Previous
Mengenal Metode Hypnobirthing, Hipnotis Diri Jelang Proses Persalinan
4 Tempat Wisata Kuliner Di Jakarta Ini Menyuguhkan Pengalaman Makan Berbeda
Next
4 Tempat Wisata Kuliner Di Jakarta Ini Menyuguhkan Pengalaman Makan Berbeda
Related Articles
Back to
top