x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting
Mana yang Paling Baik, Permainan Tradisional atau Permainan Modern?

Permainan-tradisional

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Anak-anak sudah biasa menghabiskan sebagian besar waktunya dengan bermain.

Jika dulu masa kecil kita begitu indah di kelilingi permainan tradisional, berbeda dengan sekarang si kecil cenderung lebih suka bermain dengan gadgetnya.

Namun, di antara permainan beda generasi tersebut manakah yang manfaatnya lebih baik untuk anak? Berikut, ulasan selengkapya.

Mengenal permainan tradisional dan permainan modern

Melalui aktivitas bermain, anak-anak mempelajari banyak hal untuk mengembangkan dirinya. Permainan anak pun cukup beragam, ada permainan tradisional dan permainan modern.

Menurut Bishop dan Curtis (2001) permainan tradisional merupakan permainan yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya yang mengandung nilai positif dan kebaikan.

Pada permainan ini terdapat aturan-aturan yang fleksibel, yaitu dapat diubah sesuai dengan kebutuhan.

Namun, permainan yang telah diturunkan ini mulai tergeser dengan permainan canggih yang tidak mengharuskan anak bermain keluar rumah.

Anak zaman sekarang biasanya memainkan permainan melalui gadget, seperti ponsel pintar, komputer, atau tablet.

Manfaat dari Permainan Tradisional

Setiap jenis permainan pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun, penting untuk kita mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan dari mainan anak tradisional dengan gadget.

Selain itu, permainan tradisional juga memungkinkan terjalinnya komunikasi antar anak dengan teman-temannya. Ini dapat meningkatkan kata yang dimiliki anak dan memperluas lingkaran pertemanannya. Adapun manfaat dari mainan anak tradisional lainnya, ialah:

Permainan-tradisional-yang-mencerdaskan-anak

  1. Mengasah kreativitas anak

Beberapa permainan tradisional membutuhkan media, salah satunya memakai batu sebagai penanda.

Jika tidak ada batu, anak akan berpikir dan menggunakan benda lainnya, seperti pecahan genting.


Baca Juga:


Selain itu, seperti bermain dampu yang membutuhkan pembatas pada permainannya, anak-anak biasanya akan mengganti kapur berwarna dengan bahan lain untuk membuat garisnya.

  1. Membangun karakter dan perkembangan kognitif anak

Setiap permainan yang dimainkan, anak-anak harus mengikuti aturan, bekerja sama dengan temannya, menerima segala kekalahan, dan membuat strategi untuk mengalahkan lawan.

Hal inilah yang dapat membantu anak untuk membangun karakter serta perkembangannya.

Contoh-permainan-anak-tradisional

  1. Meningkatkan kemampuan motorik

Ada banyak permainan tradisional, seperti permainan dampu yang mengasah keseimbangan tubuh anak.

Sementara, permainan bola bekel mampu meningkatkan kemampuan motorik anak dalam menangkap bola dan mengambil biji bekel. Hal ini sangat baik untuk perkembangan pertumbuhannya.

Jenis permainan tradisional, juga memiliki beberapa risiko. Seperti, mungkin saja anak terjatuh dan terluka ketika memainkan permainan.

Selain itu, anak yang terlalu antusias bermain juga lebih mudah merasa kelelahan dan pegal-pegal.

Lalu, Bagaimana dengan Permainan Modern?

Pada permainan modern yang ada pada gadget juga memiliki berbagai pilihan permainan yang baik, misalnya mengasah kemampuan otak, kejelian mata, dan meningkatkan kemampuan pada bidang tertentu. Permainan ini juga bisa meningkatkan kognitif anak.

Sayangnya, jenis permainan ini bisa membuat anak kecanduan dan mengakibatkan si kecil malas bermain di luar.

Akan ada kurangnya interaksi dan komunikasi yang terjalin antara anak dengan teman di lingkungan rumahnya.

Bahkan, dapat mengancam kesehatan fisik anak saat sudah kecanduan game, seperti nyeri tubuh, obesitas, masalah penglihatan, dan lambatnya kemampuan anak untuk berbicara.

Setelah mengetahui beberapa risiko serta manfaat permainan tradisional dan modern, sebagai orangtua ada baiknya tetap mengawasi anak tiap bermain. Kamu juga disarankan untuk membuat batasan waktu ketika bermain ya.

Fifi Jacob



Buat Tulisan
Perhatikan Porsi Makan Durian yang Benar agar Tidak Mengganggu Kesehatan
Previous
Perhatikan Porsi Makan Durian yang Benar agar Tidak Mengganggu Kesehatan
Tanda-Tanda Umum Alergi Buah Jeruk
Next
Tanda-Tanda Umum Alergi Buah Jeruk
Related Articles
Back to
top