x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Apa Itu Pebuatan Riya dan Bagaimana Cara Menghindarinya?


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Syarat paling utama suatu amalan agar diterima di sisi Allah adalah ikhlas. Tanpa ikhlas, amalan seseorang akan sia-sia belaka.

Syaitan tidak henti-hentinya menjauhkan mereka dari keikhlasan. Salah satunya adalah melalui perbuatan riya yang banyak tidak disadari setiap manusia.

Pengertian dari perbuatan riya adalah melakukan suatu amalan agar orang lain bisa melihatnya kemudian memujinya. Jadi, yang dilakukan sesuatu yang dilakukan bukan diniatkan kepada Allah SWT melaikan hanya untuk mendapat pujian semata.

Rasulallah SAW bersabda,

Sesungguhnya amalan itu tergantung pada niatnya, dan sesungguhnya amalan seseorang itu akan dibalas sesuai dengan apa yang ia niatkan.” (HR. Bukhari Muslim).

Adapun amal perbuatan yang diridhai Allah SWT ialah yang diniatkan kepada Allah SWT semata, dikerjakan dengan ikhlas sesuai dengan kemampuan, tidak pilih kasih, dan merupakan rahmat bagi seluruh alam. Allah SWT berfirman,

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia.” (Qs. Al-Baqarah : 264)

Riya ada dua jenis. Jenis yang pertama hukumnya syirik akbar (besar) yaitu saat sesorang melakukan seluruh amalnya agar dilihat manusia, dan tidak sedikit pun mengharap wajah Allah.

Dia bermaksud bisa bebas hidup bersama kaum muslimin, menjaga darah dan hartanya. Inilah riya yang dimiliki oleh orang-orang munafik. Allah berfirman tentang keadaan mereka,

Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Alah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut nama Allah kecuali sedikit sekali.” (Qs. An Nisaa : 142)

Adapun yang kedua adalah riya yang terkadang menimpa orang yang beriman. Sikap riya ini terjadang muncul dalam sebagian amal.

Seseorang beramal karena Allah SWT dan juga diniatkan untuk selain Allah. Riya jenis seperti ini merupakan perbuatan syirik asghar.


Baca juga:


Perbuatan riya dilarang oleh agama Islam dan hukumnya adalah haram. Dari Mahmud bin Labid, Rasulallah SAW bersabda,

Sesungguhnya yang paling ditakutkan dari apa yang saya takutkan menimpa kalian adalah asy syirkul ashgar (syirik kecil), maka para sahabat bertanya, apa yang dimaksud dengan asy syirkul ashghar? Beliau shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab: ‘Ar Riya’.”

Lalu sepertia apa tanda-tanda riya? Ali bin abi Thalib RA mengatakan,

Ada tiga buah tanda orang yang suka riya (beramal tidak ikhlas).

1. Apabila sendirian maka dia menjadi pemalas,

2. Hanya bersemangat apabila berada bersama orang-orang,

3. Dia akan meningkatkan amalnya jika dipuji dan akan mengurangi amalnya jika dicela orang       karena melakukannya.” (Al-Kabaa’ir hal. 156).

Riya dapat menimpa siapa saja termasuk orang yang shaleh dan shalehah sekalipun. Riya kini sudah begitu merajalela, meskipun dari setiap orang memiliki kadar yang berbeda.

Namun, tetap saja tujuannya adalah sama-sama ingin mnedapat pujian dari manusia.

Riya berbahaya karena merupakan salah satu penyakit hati yang menjadikan seseorang masuk dalam golongan orang munafik, dan merupakan dosa besar karena tergolong dalam perbuatan syirik.

Agar terhindar dari perbuatan riya yang paling ampuh adalah dengan berdoa kepada Allah SWT agar dihindarkan daripada sifat riya, menumbuhkan semangat beribadah, sebisa mungkin menyembunyikan segala macam bentuk ibadah dan amalan, dan jangan terpengaruh oleh orang lain.

Sobat Moslem, sebaik-baiknya pujian adalah kebaikan di hadapan Allah SWT, dan yang menentukan baik atau buruk, surga atau neraka, hanyalah Allah SWT. Semoga bermanfaat!

Dayana Cinthya



Buat Tulisan
Wajib Cobain Kuliner India yang Menggiurkan dan Menggoda Ini
Previous
Wajib Cobain Kuliner India yang Menggiurkan dan Menggoda Ini
Rumoh Aceh, Rumah Adat Aceh yang Kental akan Filosofinya
Next
Rumoh Aceh, Rumah Adat Aceh yang Kental akan Filosofinya
Related Articles
Back to
top