x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Perbedaan Vitamin Herbal dan Suplemen yang Perlu Kamu Tahu


Perbedaan vitamin herbal dan suplemen

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Kondisi tubuh setiap orang berbeda-beda, mungkin kita pernah merasa kurang akan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan sehari-hari.

Berpikir mengonsumsi vitamin penunjang proses pencegahan atau penyembuhan terhadap suatu penyakit?

Bila memang iya, vitamin herbal dan suplemen makanan bisa menjadi solusinya.

Berbagai jenis kedua makanan pelengkap ini hadir menjadi opsi, mulai dari bentuk kapsul, tablet, hingga bubuk.

Sebelum mengonsumsi, tidak ada salahnya memahami terlebih dulu tentang perbedaan vitamin herbal dan suplemen secara jelas serta kegunaan utamanya.

Perbedaan vitamin herbal dan suplemen

Apa yang perlu kita ketahui dari perbedaan vitamin herbal dan suplemen?

Secara umum, vitamin herbal merupakan senyawa organik yang diperlukan tubuh untuk bertumbuh, berkembang, dan mengatur metabolisme tubuh agar tetap berjalan optimal.

Senyawa organik tersebut misalnya vitamin A, vitamin B6, vitamin C, vitamin K, dan sebagainya.

Biasanya vitamin dikemas dalam bentuk tablet atau kapsul, diproduksi dari ekstrak tumbuhan seperti kulit manggis, katuk, paprika, peterseli, dan sebagainya.

Sementara itu, suplemen makanan merupakan produk buatan manusia hasil kombinasi lebih dari dua zat bermanfaat bagi tubuh seperti vitamin, mineral, kalsium, asam folat, dan sebagainya.

Bedanya-vitamin-herbal-dengan-suplemen


Baca Juga:


Berikut ini letak perbedaan paling penting antara keduanya:

  • Vitamin herbal sebagian besar terbuat dari zat alami seperti tumbuhan, sedangkan suplemen termasuk produk buatan berisikan nutrisi tertentu.
  • Vitamin herbal merupakan sari dari suatu jenis tumbuhan, sedangkan suplemen merupakan formulasi dari vitamin, mineral, asam amino, kalsium, dan sejenisnya.
  • Vitamin herbal umumnya dikemas dalam bentuk kapsul, tablet, atau bubuk. Sedangkan suplemen makanan umumnya diproduksi dalam bentuk kapsul dan tablet saja.

Setelah mengetahui beberapa perbedaan tersebut, pastikan juga kita mengetahui manfaat yang dihasilkan. Berikut perbedaan utama yang terletak pada keduanya.

  • Secara umum, vitamin herbal bermanfaat untuk menunjang proses penyembuhan suatu penyakit dengan cara dikonsumsi secara rutin. Vitamin herbal juga dapat membantu masa pemulihan seseorang dari sakit sekaligus meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  • Di sisi lain, suplemen makanan secara garis besar berfungsi untuk melengkapi asupan nutrisi sehari-hari. Apabila makanan yang dikonsumsi belum memenuhi nutrisi secara lengkap, maka dapat ditambahkan suplemen makanan. Dengan lengkapnya nutrisi harian, tubuh pun terasa bugar dan tidak mudah lelah.

Kapan waktu yang tepat untuk mengonsumsi vitamin herbal atau suplemen makanan?

Bahan-herbal

Sebenarnya untuk hal ini kembali pada fungsinya, untuk vitamin herbal bisa dikonsumsi harian sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Vitamin satu ini juga dapat dikonsumsi ketika sedang menjalankan proses penyembuhan. Sementara untuk suplemen makanan dapat dikonsumsi harian atau ketika kita merasa nutrisi harian yang diperoleh dari makanan alami kurang lengkap.

Ada pula beberapa suplemen makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi pada kondisi tertentu, misalnya asam folat untuk ibu hamil, kalsium untuk perempuan menopause, minyak ikan untuk meningkatkan berat badan, dan masih banyak lagi.

Satu hal yang pasti sesudah kita paham akan perbedaan vitamin herbal dan suplemen, diskusikan terlebih dahulu dosis yang dibutuhkan tubuh pada dokter.

Dosis yang tidak tepat dikhawatirkan hanya akan menghilangkan manfaat dan justru mendatangkan penyakit ke tubuh.

Jangan lupa juga untuk selalu menjaga pola makan sehat serta olahraga yang sesuai aktivitas tubuh, ya!

Danur K Atsari



Buat Tulisan
5 Jenis Jamu Tradisional Indonesia Populer Kaya Manfaat
Previous
5 Jenis Jamu Tradisional Indonesia Populer Kaya Manfaat
Kegiatan Positif “Sedekah Darah” bersama YISC AL AZHAR
Next
Kegiatan Positif “Sedekah Darah” bersama YISC AL AZHAR
Related Articles
Back to
top