x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Perbedaan Masjid dan Mushola yang Mendasar


perbedaan-masjid-dan-mushola

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Masjid ialah suatu bangunan gedung atau lingkungan yang berpagar sekeliling, dibangun secara khusus sebagai tempat beribadah kepada Allah SWT.

Adapun bangunan masjid sudah ada sejak lebih dari 1.000 tahun yang lalu sebagai tempat ibadah umat Islam.

Tempat ibadah ini tersebar di berbagai penjuru dunia untuk memfasilitasi umuat Islam yang akan melaksanakan ibadah. Namun, apakah perbedaan masjid dan mushola yang sebenarnya?

Perbedaan Masjid dan Mushola Sebagai Tempat Ibadah

Sebelum mengetahui perbedaan masjid dan mushola, kita bahas terlebih dahulu mengenai tempat ini dilansir dari laman Konsultasi Syariah.

Secara bahasa, masjid diambil dari kata sajada yang artinya bersujud. Disebut masjid karena menjadi tempat untuk bersujud.

Lama kelamaan makna ini meluas, sehingga masjid diartikan sebagai tempat berkumpulnya kaum muslimin melaksanakan sholat.

Dalam hadits dari Jabir bin Abdillah RA, Rasulullah SAW bersabda yang artinya,

”… seluruh permukaan bumi bisa dijadikan masjid dan alat bersuci untuk untukku. Maka siapapun di kalangan umatku yang menjumpai waktu sholat, segeralah dia sholat.” (HR. Bukhari 335 & Muslim 521)

Makna kata masjid dalam hadits tersebut adalah masjid dalam makna umum. Sejatinya seluruh permukaan bumi bisa digunakan untuk sholat, kecuali beberapa area yang dilarang untuk digunakan, seperti kuburan, kamar mandi, maupun tempat najis dan kotoran.

Sementara masjid dalam makna khusus yaitu tempat yang berlaku hukum-hukum masjid, seperti sholat tahiyatul masjid, doa masuk-keluar masjid, larangan jual beli, dan sebagainya.

Apa-saja-perbedaan-masjid-dan-mushola


Baca Juga:


Istilah lain terkait kata masjid adalah kata jami’ yang merupakan kata sifat untuk masjid yaitu tempat berkumpulnya manusia.

Biasa disebut masjid jami’ sebagai istilah untuk menyebut masjid yang digunakan untuk sholat jumat, meskipun ukurannya kecil tapi bisa mengumpulkan beberapa masyarakat di waktu tertentu (al-Masajid, hlm. 7).

Menengok sisi lain, di beberapa rumah kaum muslimin terkadang ada satu ruang khusus untuk sholat (mushola).

Dikarenakan statusnya yang merupakan milik pribadi, tidak semua kaum muslimin bisa sholat jamaah di sini.

Pemilik rumah pun memungkinkan untuk menjualnya atau menggantinya menjadi ruang lain. Mushola (tempat sholat di rumah, kantor, dan bangunan lain sejenisnya), bukan masjid yang hakiki, tidak pula ada hukum masjid. Maka dari itu, boleh diubah menjadi ruang lainnya atau boleh juga orang junub tidur di dalamnya. (al-Mausu’ah al-Fiqhiyah, 5/212).

Pada semua bangunan yang membawa hukum masjid akan berlaku ketentuan sebagai masjid, seperti dianjurkan sholat tahiyatul masjid, wanita haid dan orang junub tidak boleh menetap, dan sebagainya.

Sementara pada semua bangunan yang tidak dihukumi masjid, tidak berlaku ketentuan sebagai masjid, sehingga tidak ada anjuran sholat tahiyatul masjid, wanita haid dan orang junub masih boleh menetap, dan sebagainya.

Cukup jelas, kan, informasi perbedaan masjid dan mushola ini? Semoga bisa menjadi ilmu yang bermanfaat, ya, Moslem Fellas!

Danur K Atsari



Buat Tulisan
Masjid Bawah Tanah Tuban, Seperti Ibadah di Dalam Gua
Previous
Masjid Bawah Tanah Tuban, Seperti Ibadah di Dalam Gua
5 Solusi agar Hidup Tenang, Bacalah Ayat-Ayat Al-Qur’an Ini
Next
5 Solusi agar Hidup Tenang, Bacalah Ayat-Ayat Al-Qur’an Ini
Related Articles
Back to
top