x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

5 Kondisi Penyebab Tidak Bisa Melahirkan Normal, Catat ya!


Penyebab tidak bisa melahirkan normal

Sumber: unsplash

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Banyak calon ibu yang memiliki keinginan untuk melahirkan secara normal.

Namun, memang ada beberapa kondisi yang membuat seorang ibu kemungkinan tidak dapat melahirkan secara normal.

Penyebab tidak bisa melahirkan normal ini ada beragam, sebagian terkait dengan keselamatan dan kesehatan ibu serta bayi.

Penyebab Tidak Bisa Melahirkan Normal Dari Segi Medis

Mengutip dari Cleveland Clinic, berikut ini beberapa kondisi penyebab tidak bisa melahirkan normal.

1. Cephalopelvic Disproportion (CPD)

Cephalopelvic Disproportion merupakan istilah yang berarti bahwa kepala atau tubuh bayi terlalu besar untuk melewati panggul ibu dengan aman, atau panggul ibu terlalu kecil untuk melahirkan bayi secara normal.

Hal ini tentu merupakan hal di luar ranah manusia. Kondisi ini tidak memungkinkan bagi seorang ibu untuk melahirkan secara normal.

Kalau dipaksa, maka akan berbahaya bagi sang bayi dan juga bagi sang ibu. Maka, tentu persalinan secara caesar menjadi solusi bagi sang bunda.

2. Pernah Melahirkan Secara Caesar

Kondisi yang membuat seorang ibu tidak bisa melakukan persalinan normal selanjutnya adalah karena pernah melakukan persalinan secara caesar.

Ya, tidak semua calon ibu dapat melakukan persalinan normal jika sebelumnya pernah melalui operasi caesar, lho. Hal ini tentu terjadi karena beberapa faktor.

Satu faktor yang paling utama adalah, saat seorang ibu pernah melakukan persalinan secara caesar, yaitu dilakukan penyayatan pada rahim sang ibu, maka risiko pecahnya rahim jika melahirkan normal akan semakin besar. Tentu hal ini sangat berbahaya bagi ibu dan bayi.

Kenapa tidak bisa melahirkan normal

Sumber: unsplash

3. Kehamilan Kembar

Memiliki anak kembar pasti tentu merupakan anugerah yang patut disyukuri.

Tapi kehamilan kembar termasuk dalam kondisi yang membuat seorang ibu tidak bisa melakukan persalinan normal, lho. 

Walaupun bayi kembar sering kali dapat dilahirkan secara normal, tapi beberapa kasus kehamilan kembar dua atau lebih bayi mungkin memerlukan persalinan caesar, Moslem Fellas.

4. Placenta Previa

Plasenta previa adalah kondisi ketika ari-ari atau plasenta berada di bagian bawah rahim, sehingga menutupi sebagian atau seluruh jalan lahir.


Baca Juga:


Kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan hebat, baik sebelum maupun saat persalinan. Plasenta sendiri merupakan organ yang terbentuk di rahim pada masa kehamilan.

Organ ini berfungsi menyalurkan oksigen dan nutrisi dari ibu kepada janin, sekaligus membuang limbah dari janin.

Kondisi ini dapat menghalangi bayi keluar melalui serviks, sehingga membutuhkan persalinan secara operasi caesar.

Kondisi tidak bisa melahirkan normal

Sumber: unsplash

5. Posisi Bayi Tertentu

Bayi dalam posisi horizontal, atau menyamping dalam rahim juga menjadi kondisi yang membuat seorang ibu tidak bisa melakukan persalinan normal.

Saat hal ini terjadi, disarankan untuk melakukan operasi caesar ketimbang melahirkan secara normal.

Hal yang sama juga berlaku dengan posisi bayi sungsang, yaitu posisi kaki bayi berada dekat dengan rahim, Moslem Fellas.

Dokter akan melakukan diagnosis untuk menentukan apakah seorang ibu dapat melahirkan secara normal atau tidak. Bila posisi bayi tidak dapat diubah melalui manipulasi perut, maka harus dilakukan operasi caesar.

Mengandung, melahirkan, dan menjadi ibu merupakan anugerah yang luar biasa dari Allah bagi perempuan. Hal inilah yang membedakan seorang perempuan dengan lelaki.

Namun, dengan metode melahirkan secara operasi ataupun normal, tidaklah sama sekali mengurangi kemuliaan seorang ibu.

Kedua proses ini juga butuh perjuangan dan pengorbanan diri seorang ibu. Maka dari itu, marilah kita menghormati wanita, menjaganya, dan senantiasa memuliakannya.

Nadya Maysyarah



Buat Tulisan
Mencegah Autisme Sejak Hamil, Memang Bisa?
Previous
Mencegah Autisme Sejak Hamil, Memang Bisa?
Bisa Dideteksi, Ini Tanda-Tanda Disleksia Pada Balita yang Umum
Next
Bisa Dideteksi, Ini Tanda-Tanda Disleksia Pada Balita yang Umum
Related Articles
Back to
top