x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Waspada Bahaya Penyebab Pneumonia, Si Penyakit Paru-paru Basah


penyebab-pneumonia

Sumber: google.com

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Di Indonesia, pneumonia lebih dikenal sebagai paru-paru basah.

Pada dasarnya, pneumonia merupakan kondisi infeksi yang terjadi pada kantung-kantung udara dalam paru-paru seseorang.

Infeksi akibat pneumonia bisa terjadi pada salah satu sisi paru-paru ataupun keduanya.

Gambarannya, kantung udara pada paru-paru yang terinfeksi terisi oleh cairan maupun pus (dahak purulen). Sebenarnya apa penyebab pneumonia? Ketahui yuk, agar bisa segera mencegahnya.

Penyebab Pneumonia dan Berbagai Faktor Risikonya

Penyakit yang satu ini tidak hanya dapat menimpa orang dewasa, tapi juga dapat terjadi pada anak-anak, bahkan pada bayi yang baru lahir.

Sebenarnya ada banyak penyebab pneumonia, kalau berdasarkan organisme dan tempat penyebarannya, pneumonia dibedakan menjadi dua yaitu pneumonia komunitas (penyebarannya terjadi di lingkungan umum) dan pneumonia yang ditularkan di rumah sakit.

Pasalnya, organisme penyebab pada keduanya berbeda dan secara umum pneumonia yang ditularkan di rumah sakit lebih sulit untuk diobati. Bisa disimpulkan, penyebab utama pneumonia adalah infeksi virus, bakteri, maupun jamur.

Beberapa contoh organisme penyebab pneumonia yang ditularkan di tempat umum antara lain:

  1. Bakteri, tipe yang paling sering adalah Streptococcus pneumoniae.
  2. Organisme yang menyerupai bakteri, Mycoplasma pneumonia.
  3. Jamur, tipe jamur ini menyerang orang dengan gangguan sistem imun.
  4. virus.

Apakah-penyebab-pneumonia

Sumber: google.com

Ada kondisi yang lebih rentan untuk terkena pneumonia, seperti:

  1. Anak-anak usia 2 tahun dan di bawah 2 tahun.
  2. Orang dewasa di atas usia 65 tahun.
  3. Mempunyai penyakit paru kronik atau penyakit jantung.
  4. Merokok
  5. Dirawat di rumah sakit dalam waktu yang lama.
  6. Dirawat di ruang ICU dan menggunakan ventilator (alat bantu napas).
  7. Orang dengan imunitas tubuh rendah (seperti pengidap HIV), orang yang mengonsumsi obat supresi sistem imun, dan tengah menjalani rangkaian pengobatan kemoterapi.

Waspada selalu dengan gejala pneumonia, ya, karena sangat mirip dengan gejala flu berupa demam dan batuk. Gejala seperti ini durasinya lebih lama bila dibandingkan flu biasa. Kalau tidak segera diberikan penanganan, akan ada gejala berat seperti:

  1. Nyeri dada pada saat bernapas atau batuk.
  2. Batuk berdahak.
  3. Demam dan menggigil.
  4. Sesak napas.
  5. Mudah lelah.
  6. Mual dan muntah.
  7. Gangguan pada kesadaran dan hipotermia (terutama pada pengidap yang berusia >65 tahun).
  8. Pada anak-anak dan bayi biasanya akan tampak selalu kelelahan, tidak mau makan, dan sesak napas.

Ragam-penyebab-pneumonia

Sumber: google.com

Paru-paru basah dapat dicegah melalui beberapa upaya, antara lain vaksinasi, selalu menjaga kebersihan diri dengan baik, tidak merokok, dan selalu menjaga sistem imun tubuh melalui konsumsi makanan yang sehat dan rajin berolahraga.

Cegah penyebab pneumonia sekarang juga, kalau menemukan beberapa gejalanya segera ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Stay healthy, Moslem Fellas!

Danur K Atsari



Buat Tulisan
5 Penyakit saat Cuaca Dingin, dari Ringan sampai Berat
Previous
5 Penyakit saat Cuaca Dingin, dari Ringan sampai Berat
Ide Me Time di Rumah yang Tak Kalah Menyenangkan
Next
Ide Me Time di Rumah yang Tak Kalah Menyenangkan
Related Articles
Back to
top