x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Bukan Hanya Karena Haid, Apa Penyebab Kram Perut Pada Wanita?


Penyebab-kram-perut

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Kebanyakan wanita saat mengalami kram perut akan menganggapnya sebagai gejala sindrom pramenstruasi (PMS). Padahal sebenarnya ada kemungkinan lain yang menjadi penyebab kram perut pada wanita.

American College of Obstetricians and Gynecologists mengatakan, bahwa 90 persen wanita yang mengalami gejala PMS, 20 persen di antaranya merasakan kram perut yang cukup parah.

Di sisi lain, kondisi kram perut bisa dialami oleh wanita di luar siklus menstruasinya. Hal ini yang harus diwaspadai agar penyebab kram perut yang berbahaya dapat dihindari.

Kram perut yang menjadi tanda-tanda datang bulan biasanya terjadi selama 5 hingga 11 hari menjelang menstruasi. Jika kram perut terjadi di luar masa-masa itu, patut diwaspadai.

Seorang dokter kandungan dan juga penulis The Complete A to Z for Your V, Alyssa Dweck, mengatakan bahwa terjadinya kram perut yang terasa menyakitkan di luar siklus menstruasi bisa diakibatkan karena masalah panggul lainnya yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

Penyebab Kram Perut yang Perlu Diwaspadai

Berikut terdapat beberapa penyebab kram perut yang bukan karena haid dan dicurigai sebagai munculnya penyakit yang lain, yaitu:

  1. Endometrosis

Penyebab kram perut yang harus diwaspadai ialah adanya kemungkinan endometriosis. Endometriosis ialah kondisi di mana jaringan yang berfungsi untuk melapisi rahim (endometrium) tumbuh dan  menumpuk pada organ lain di luar rahim.

Seharusnya endometrium akan menebal pada saat ovulasi, karena jaringan tersebut mempersiapkan agar calon janin menempel pada dinding rahim saat terjadi pembuahan. Jika tidak terjadi pembuahan, endometrium akan luntur dan keluar bersama darah menstruasi.

Berbeda dengan wanita yang mengalami endometriosis, jaringan dinding rahim yang luntur tidak akan keluar melalui vagina, tapi akan mengendap di sekitar organ reproduksi.

Endapan tersebut akan menyebabkan peradangan, kista atau jaringan parut. Kondisi tersebut akan menyebabkan kram perut walaupun sedang tidak menstruasi.

Kram perut yang disebabkan oleh endometriosis akan terasa seperti kram perut saat haid, namun dengan intensitas yang lebih sering. Kram perut ini biasanya akan terasa di punggung bagian bawah dan di bawah pusar.

  1. Kista Ovarium

Kista ovarium ialah kantung kecil yang berisi cairan, terbentuk di ovarium. Penyakit tersebut bisa menjadi salah satu penyebab kram perut yang dirasakan di luar masa menstruasi.

Kista ovarium biasanya dapat hilang dengan sendirinya, tapi delapan persen wanita lainnya membutuhkan pengobatan dengan obat atau operasi. Tergantung kista yang dialami parah atau masih bisa ditangani dengan obat.


Baca Juga:


Kram perut akibat kista tidak hanya sakit saat kista tumbuh atau semakin membesar di dalam ovarium, tapi juga ketika kista pecah.

Posisi sakit perut karena kista tergantung dari ovarium sebelah mana yang terdapat kista.

Apakah-penyebab-kram-perut

  1. Fibroid Rahim

Fibroid rahim merupakan kondisi adanya tumor jinak yang tumbuh dalam rahim. Gejala fibroid rahim biasanya berupa kram perut, kembung, sakit saat berhubungan seks dan tekanan pada saluran kemih atau susu.

Fibroid yang tumbuh dalam rahim akan menekan lapisan rahim lebih kuat lagi, terlebih saat menjelang menstruasi.

Untuk memastikan penyebab kram perut yang terjadi akibat fibroid rahim, konsultasikan ke dokter agar dilakukan USG.

  1. Kanker Ovarium

Kanker ovarium merupakan salah satu penyakit yang menjadi penyebab kematian terbesar pada wanita. Lebih dari 22.000 wanita didiagnosis kanker ovarium tiap tahunnya dengan jumlah angka yang terus meningkat.

Gejala ovarium yang biasanya dirasakan, yaitu rasa nyeri, kram perut dan perdarahan yang tidak teratur.

Kram perut yang terjadi akibat kanker ovarium sering dianggap sebagai rasa sembelit atau perut kembung biasa. Untuk memastikan apakah penyebab kram perut akibat kanker ovarium, dibutuhkan pemeriksaan oleh dokter lebih lanjut.

Sobat, jadi tak hanya karena haid, banyak penyebab kram perut yang perlu penanganan lebih lanjut. Semoga ini informasi ini bermanfaat, ya!

Dayana Cinthya



Buat Tulisan
Hati-Hati Dampak Buruk AC Bagi Kulit dan Rambut yang Perlu Kamu Tahu
Previous
Hati-Hati Dampak Buruk AC Bagi Kulit dan Rambut yang Perlu Kamu Tahu
3 Kuliner Khas Myanmar yang Memiliki Rasa Unik
Next
3 Kuliner Khas Myanmar yang Memiliki Rasa Unik
Related Articles
Back to
top