x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Cegah 4 Penyakit saat Puasa karena Pola Makan Berubah


Penyakit-saat-puasa

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Sejatinya puasa Ramadhan memberikan banyak manfaat bagi tubuh.

Dengan perjuangan menahan lapar dan haus, puasa telah terbukti mampu menurunkan gula darah, menormalkan tekanan darah, sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh.

Di sisi lain, adanya perubahan pola makan terkadang juga membuat tubuh lebih rentan terkena penyakit saat puasa.

Honestdocs, salah satu platform kesehatan Indonesia melakukan survei dan menemukan beberapa penyakit saat puasa yang memang berpotensi muncul.

Penyakit Saat Puasa Mudah Dihindari

Gangguan kesehatan saat puasa kemungkinan disebabkan karena tubuh merasa 'kaget' dengan perubahan pola makan selama puasa.

Misalnya kita yang biasanya makan 3 kali sehari tapi sekarang kita hanya boleh makan saat sahur dan buka puasa saja.

Terlebih, salah pilih makanan ketika sahur dan buka puasa juga ikut memicu berbagai penyakit saat puasa. Lantas, apa saja jenis keluhan yang perlu diperhatikan?

  • Bau mulut

Berdasarkan survei terhadap 11.740 responden, sebanyak 25% di antaranya mengeluh mengalami bau mulut ketika puasa.

Kurangnya asupan cairan selama puasa menyebabkan jumlah air liur kita berkurang, sehingga mulut terasa kering.

Sel-sel mati dan sisa-sisa makanan kian menumpuk di mulut lalu memicu bau mulut tersebut. Pastikan kita rutin menyikat gigi sehabis sahur dan berbuka puasa.

Perhatikan juga menu makanan yang kita santap saat sahur. Hindari berbagai makanan pemicu bau mulut tak sedap, seperti makanan pedas, bawang, dan makanan manis.

Jenis-penyakit-saat-puasa

  • Asam lambung naik

Asam lambung naik menduduki peringkat kedua sebagai keluhan kesehatan saat puasa yang banyak bermunculan.

Hal ini telah terbukti melalui survei internal yang telah dilakukan, bahwa 2.091 dari 11.740 responden atau kurang lebih 17,8% responden mengalami asam lambung naik saat puasa.


Baca Juga:


Biasanya asam lambung naik ditandai dengan perut mulas dan mual. Ada baiknya hindari berbagai makanan asam atau pedas saat sahur dan berbuka.

Makanlah sedikit demi sedikit dan berikan kesempatan bagi pencernaan untuk beradaptasi setelah seharian kosong.

  • Sakit kepala

Sakit kepala juga termasuk salah satu keluhan yang cukup umum datang ketika sedang berpuasa. Berdasarkan survei, ada sekitar 1.567 dari 11.740 responden (13.3%) yang mengeluh sering sakit kepala saat puasa.

Biasanya kondisi ini terjadi bersamaan dengan kelelahan atau kurang tidur selama bulan Ramadhan.

Selama berpuasa, tubuh menggunakan cadangan gula sebagai energi agar tidak mudah lemas saat puasa.

Namun pada saat yang bersamaan, otak kekurangan nutrisi sehingga memicu sakit kepala saat puasa.

Pastikan untuk cukup tidur minimal 7-8 jam setiap malam, seimbangkan juga dengan konsumsi makanan bergizi.

Penyakit-saat-puasa-yang-paling-sering-terjadi

  • Diare

Menurut survei, sebanyak 290 responden atau 2,5% dari 11.740 responden mengalami diare saat puasa.

Umumnya diare terjadi jika kita sering makan makanan pedas saat sahur maupun berbuka. Salah pilih makanan, seperti yang tidak higienis juga justru membuat kita diare.

Berhati-hatilah saat membeli makanan atau minuman di luar, pastikan dahulu berasal dari wadah tertutup dan terhindar dari paparan lalat atau debu.

Jangan lupa cuci tangan hingga bersih bersih sebelum makan untuk mencegah risiko diare saat puasa.

Puasa sesungguhnya membawa banyak manfaat bagi kesehatan, salah satunya detoksifikasi pada tubuh kita yang biasa diisi dengan berbagai jenis makanan.

Hindari berbagai penyakit saat puasa dengan menjaga pola makan tetap sehat kaya akan nutrisi. Memenuhi kebutuhan cairan dengan minum air mineral juga penting agar kita tidak dehidrasi, ya!

Danur K Atsari



Buat Tulisan
7 Trik Mengatasi Kulit Kering Saat Puasa
Previous
7 Trik Mengatasi Kulit Kering Saat Puasa
Waktu Terbaik untuk Itikaf di Bulan Ramadhan
Next
Waktu Terbaik untuk Itikaf di Bulan Ramadhan
Related Articles
Back to
top