x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI
Ternyata Penyakit Jantung Penyebab Kematian Paling Tinggi Bagi Wanita di Dunia

Penyakit-Jantung-Penyebab-Kematian

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Terdapat data dari World Health Organization (WHO), bahwa penyakit jantung penyebab kematian nomor satu bagi perempuan.

Mungkin banyak orang yang masih belum mengetahuinya dan kaget dengan pernyataan tersebut.

Tapi, apakah hal tersebut benar? Begini penjelasannya.

Benarkah Penyakit Jantung Penyebab Kematian Bagi Wanita Paling Tinggi?

Pernyataan WHO, penyakit jantung penyebab kematian pada wanita muncul berdasarkan data yang menyebutkan bahwa setidaknya tiap tahun ada sekitar delapan juta perempuan yang meninggal dunia karena penyakit jantung.

Jumlah itu bahkan lebih banyak jika dibandingkan dengan jumlah perempuan yang meninggal karena kanker, TBC dan HIV/AIDS jika digabungkan.

Selama ini banyak yang beranggapan bahwa penyakit jantung lebih banyak diderita oleh laki-laki.

Hal ini dikarenakan, dalam hal edukasi kesehatan perempuan umumnya lebih banyak membahas mengenai kanker payudara atau kanker serviks.

Pada kenyatannya, menurut Wolrd Heart Federation, di negara berkembang atau negara dengan pendapatan rendah hingga menengah seperti di Indonesia, perempuan akan cenderung lebih sering menderita penyakit jantung hingga meninggal karena penyakit tersebut dibandingkan di negara maju.

Ketika perempuan melakukan skrining kesehatan, penyakit jantung sangat sering “terlewatkan” sehingga tidak terdeteksi.

Penyebab utamanya, karena penyakit jantung memang sudah terlanjur dianggap sebagai penyakit yang lebih banyak menyerang laki-laki.

Anggapan tersebut membuat seolah-olah perempuan tidak akan terkena penyakit jantung.

Hal itu membuat penyakit jantung pada perempuan sering kali tidak terdeteksi dengan baik sehingga tidak mendapatkan pengobatan yang optimal dalam hal penyakit jantung.

Namun, sebenarnya perempuan memang lebih diuntungkan secara alami, salah satunya karena ada produksi hormon estrogen saat masa sebelum perempuan mengalami menopause.

Kadar kolesterol baik (HDL) umumnya relatif lebih tinggi jika dibandingkan dengan laki-laki, terutama saat perempuan masih berada dalam usia yang produktif.

Hal ini juga yang menjadi salah satu alasan, kenapa penyakit jantung koroner sangat jarang dialami oleh para perempuan di usia muda dan masih mengalami menstruasi.

Seiring dengan bertambahnya usia, pada umumnya perempuan juga semakin sulit untuk menjaga berat badan ideal mereka.

Sama halnya dengan mengendalikan kadar kolesterol jahat dalam darah (LDL).


Baca Juga:


Saat perempuan sudah memasuki usia menopause, fungsi hormon reproduksinya secara otomatis juga akan berubah, termasuk estrogen.

Hal itu tentu saja bisa memengaruhi kadar kolesterol baik dan jahat yang ada di dalam tubuh perempuan.

Kondisi itu yang nantinya membuat perempuan lebih rentan terkena penyakit jantung hingga menyebabkan kematian.

Berbagai-Penyakit-Jantung-Penyebab-Kematian

Pencegahan Penyakit Jantung Perlu Dilakukan Sedini Mungkin

Walaupun begitu, para perempuan tidak perlu khawatir. Ada kabar baik bahwa penyakit jantung dan pembuluh darah ialah suatu penyakit yang bisa kamu cegah.

Bahkan saat ini sudah ada tren yang mengarah pada pendeteksian dini faktor risiko yang menyebabkan penyakit jantung pada perempuan.

Bukan hanya penyakit kencing manis dan darah tinggi, kolesterol juga bisa menjadi risiko utama penyebab penyakit jantung koroner, lho!

Deteksi dini mengenai faktor risiko penyakit jantung akan lebih baik untuk dilakukan dibandingkan dengan harus mengobati saat sudah terlanjur sakit.

Kamu harus bisa menjaga kadar gula darah tetap normal, mengontrol darah tinggi, menghentikan kebiasaan merokok dan mengendalikan kadar kolesterol dalam tubuh.

Deteksi dini sangat penting dilakukan karena nyatanya ada fakta yang menyebutkan bahwa perempuan yang terkena serangan jantung di usia yang masih muda akan lebih fatal akibatnya jika dibandingkan dengan laki-laki seusianya.

Masih banyak perempuan di usia muda yang tidak menyadari hal ini, sehingga mereka cenderung menyepelekan penyakit itu dan tidak melakukan deteksi dini untuk penanganan faktor risiko penyakit jantung.

Sobat, itulah penjelasan penyakit jantung penyebab kematian wanita paling banyak. Guna menghindari bahaya penyakit jantung, sebaiknya kamu mulai mengadopsi pola hidup sehat.

Caranya dengan berolahraga rutin dan pintar memilih makanan yang sesuai dengan kebutuhan harian kamu.



Buat Tulisan
Apa Hukumnya Puasa Tanpa Shalat Tarawih?
Previous
Apa Hukumnya Puasa Tanpa Shalat Tarawih?
5 Jenis Tanaman Obat yang Mudah Ditanam di Rumah dan Punya Segudang Manfaat
Next
5 Jenis Tanaman Obat yang Mudah Ditanam di Rumah dan Punya Segudang Manfaat
Related Articles
Back to
top