x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Kenali Apa Saja Penyakit Jantung pada Anak yang Sering Terjadi


Penyakit-jantung-pada-anak

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Tak hanya mengintai orang dewasa saja, ternyata penyakit jantung juga bisa terjadi pada anak-anak.

Sebenarnya, apakah pemicu utama penyakit jantung pada anak? Apa yang harus dilakukan jika seseorang alami sakit jantung?

Penyakit Jantung pada Anak yang Umum Terjadi

Penyakit jantung pada orang dewasa saja sudah berbahaya, apalagi jika terjadi pada anak-anak. Perlu dipahami, penyakit jantung pada anak biasanya lebih parah dibandingkan dengan penyakit jantung pada dewasa.

Umumnya, gangguan jantung yang terjadi pada anak-anak di antaranya penyakit jantung kongenital, penyakit jantung dari infeksi virus, dan penyakit jantung akibat kelainan atau sindrom keturunan.

Kabar baiknya, dengan semakin majunya dunia medis saat ini, banyak anak yang bisa pulih total dari penyakit jantung dan menjalani hidup yang sehat dan normal.

Berikut adalah penyakit jantung pada anak yang perlu kamu ketahui:

  1. Penyakit jantung kongenital

Penyakit jantung kongenital (penyakit jantung bawaan) adalah cacat lahir pada janin yang terjadi karena perkembangan embrio yang tidak normal. Kondisi ini terjadi pada 8 dari setiap 1000 bayi yang baru lahir.

Bayi-bayi ini biasanya memiliki masalah dengan struktur, seperti adanya kebocoran jantung akibat adanya lubang pada sekat jantung dan stenosis katup mitral.

Bentuk lain penyakit jantung kongenital adalah:

  • Gagal jantung, menyebabkan ada bagian jantung tidak berkembang sempurna.
  • Tetralogi Fallot, adalah kombinasi dari empat sindrom lain yaitu emboli pulmonal, kelainan septum ventrikel, equestrian aorta, dan hipertofi ventrikel kanan.

Penyebab-utama-penyakit-jantung-pada-anak

  1. Aterosklerosis

Pembentukan plak dari lemak dan kolesterol di arteri disebut dengan aterosklerosis.

Ketika plak menumpuk, pembuluh darah menjadi kaku dan sempit, membuat penderitanya lebih berisiko mengalami penyumbatan darah dan akhirnya serangan jantung. Kondisi ini merupakan kondisi jangka panjang dan biasanya tidak terdeteksi.

Sebenarnya, anak-anak dan remaja jarang terkena penyakit ini. Namun, mereka akan berisiko terkena aterosklerosis jika mengalami kegemukan, diabetes, tekanan darah tinggi, dan kondisi kesehatan lain.

Apabila anak kamu kegemukan dan obesitas, atau memiliki riwayat keluarkan penyakit jantung dan diabetes, biasanya dokter akan menyarankan anak kamu untuk dicek kadar kolesterol dan tekanan darahnya secara berkala.

  1. Penyakit Kawasaki

Kawasaki atau dalam istilah medisnya disebut mucocutaneous lymph node syndrome, adalah penyakit langka yang menyerang pembuluh darah.

Kondisi ini menyebabkan terjadinya peradangan pada pembuluh arteri, vena, dan kapiler. Selain itu, penyakit ini juga memengaruhi kelenjar getah bening dan fungsi jantung.


Baca Juga:


Menurut American Heart Association, Kawasaki merupakan salah satu penyakit jantung pada anak yang umum terjadi. Sebanyak 1 dari 5 anak yang menderita penyakit jantung, karena penyakit Kawasaki dan sebagian besar berusia di bawah 5 tahun.

Gejala penyakit ini umumnya muncul secara bertahap. Gejala yang paling umum ditemukan adalah demam tinggi dalam jangka panjang.

Mengapa-bisa-terjadi-penyakit-jantung-pada-anak

Cara Menjaga Jantung Anak Tetap Sehat

Nah agar si kecil terhindar dari sakit jantung, alangkah baiknya mulai dari sekarang kamu menjaga kesehatan jantung anak dengan melakukan beberapa cara yang baik untuk jantung anak kamu, seperti:

  • Mengajak anak berpikir kreatif

Jika si kecil tidak menyukai olahraga, temukan cara lain yang melibatkan aktivitas fisik dalam kehidupannya.

Kamu bisa membuat anak melakukan banyak gerak, misalnya memutarkan video yang berisi tarian-tarian dan mengajaknya untuk melakukannya bersama-sama.

  • Batasi waktu anak menonton TV

Terlalu lama menonton TV atau bermain video game bisa meningkatkan masalah kesehatan pada anak, seperti diabetes.

Batasi waktu anak untuk menonton TV atau bermain video game dengan mengajaknya melakukan kegiatan menyenangkan di luar rumah, seperti berkebun atau berenang.

  • Mengajak anak makanan bersama

Mengajak anak menyiapkan makanan bersama, akan membantu mengenal beberapa jenis makanan yang sehat untuk kesehatan jantung dengan menu yang seimbang

Sobat Moslem, itulah beberapa penyakit jantung pada anak dan tips bagaimana menjaga kesehatan jantungnya. Semoga ulasan ini bermanfaat ya.



Buat Tulisan
Cara Mengatasi Rambut Rontok Secara Alami dan Sehat
Previous
Cara Mengatasi Rambut Rontok Secara Alami dan Sehat
Tips Memilih Sepatu Pantofel yang Tepat untuk Para Pria
Next
Tips Memilih Sepatu Pantofel yang Tepat untuk Para Pria
Related Articles
Back to
top