x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Kenali 4 Penyakit Anak Setelah Lebaran yang Kerap Muncul


penyakit-anak-setelah-lebaran

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Saat Lebaran usai, biasanya berbagai penyakit kerap kali mulai mengintai anak. Apa saja penyakit anak setelah lebaran tersebut?

Meriahnya lebaran selalu tak lepas dari momen pulang kampung atau biasa yang disebut dengan mudik.

Mudik Lebaran merupakan waktu yang ditunggu-tunggu, tak terkecuali bagi anak-anak. Membawa anak ikut serta mudik lebaran merupakan pengalaman yang menyenangkan.

Meski demikian sering kali orang tua merasa khawatir akan kesehatan anak setelah mudik lebaran. Perjalanan yang panjang dan memakan waktu sering kali membuat anak kelelahan dan rentan sakit.

Apabila terlalu memforsir tenaga anak saat libur lebaran, penyakit pun dapat dengan mudah bermunculan. Apa saja penyakit tersebut?

Seperti Apakah Penyakit Anak setelah Lebaran?

Sebagai orang tua, ada baiknya mengetahui beberapa penyakit yang mudah menyerang anak setelah lebaran berikut ini:

  1. Batuk dan Pilek

Saat bersilaturahmi bisa jadi orang yang kita temui sedang menderita batuk pilek. Hal ini bisa menjadi “pintu gerbang” masuknya virus ke dalam tubuh anak.

Jenis penyakit ini bisa disebabkan oleh dua hal yaitu virus dan reaksi alergi. Virus penyebab penyakit ini bisa menyebar melalui udara atau kontak langsung dengan permukaan benda yang terkontaminasi virus.

Paparan virus ditambah stamina tubuh yang sedang menurun adalah kombinasi ideal yang bisa mengakibatkan kuman di dalam tubuh berkembang menjadi penyakit.

Batuk pilek ditandai dengan gejala hidung tersumbat, mata berair, batuk, dan terkadang demam ringan.

Adapun cara untuk mencegah hal ini, ada baiknya sebagai orang tua harus selalu mengingatkan anak-anak untuk tidak lupa mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin terutama sebelum makan

  1. Sembelit

Saat silaturahmi anak cenderung menghabiskan waktu dengan bermain, sehingga sering kali makan dan minum yang cukup.

Penyakit anak saat lebaran yang juga bisa terjadi adalah sembelit. Sembelit atau konstipasi disebabkan karena feses berbentuk keras dan sulit dikeluarkan. Buang air besar pun menjadi jarang dan sakit.

Apabila berlangsung cukup lama, anak bisa menjadi rewel dan gelisah bahkan bisa mengalami penurunan nafsu makan.

Solusi pencegahannya, pastikan anak sering mengonsumsi buah, sayur, dan meminum air putih yang cukup.

penyakit-anak-setelah-berpuasa-yang-perlu-di-waspadai

  1. Diare

Anak biasanya masih memiliki sistem pencernaan yang cukup sensitif, sehingga besar kemungkinan makanan bersantan atau terlalu pedas akan membuatnya terserang diare.


Baca Juga:


Sajian Idul Fitri seperti ketupat, opor, rendang, sampai beraneka  kue kering dan jajanan siap menanti untuk dicicipi.

Apabila anak-anak mengonsumsinya berlebihan, biasanya mereka akan mengalami masalah pencernaan.

Nah, untuk menyiasatinya orang tua dapat meminta anak-anak untuk mencicip dalam porsi kecil saja. Pastikan juga anak tetap memakan sayur dan buah agar nutrisinya seimbang.

  1. Maag

Penyakit maag sering kali muncul setelah lebaran. Hal ini dikarenakan, rata-rata makanan yang disajikan saat lebaran terasa lebih pedas seperti sambal goreng ati atau rendang.

Terlebih jika si kecil mengonsumsi secara berlebihan dan terburu-buru, tak menutup kemungkinan maag yang si kecil derita pun kambuh. Rasa perih pada perut bagian tengah biasanya timbul saat maag menimpanya.

Sebagai penawarnya, segera minum obat maag dan hentikan konsumsi makanan-makanan tersebut.

Bagaimana Cara Agar Anak Tetap Sehat Setelah Lebaran?

Nah, agar penyakit anak saat lebaran di atas tidak mudah menyerang, orang tua dapat melakukan beragam pencegahan.

Salah satunya dengan memperhatikan kualitas makanan dan minuman yang akan anak makan. Pilihlah makanan yang memiliki nilai gizinya, seperti konsumsi buah dan sayuran-sayuran.

Perhatikan juga jumlah kalori dari makanan dan minuman tersebut. Perlu diingat bahwa camilan apa pun yang rasanya manis atau terlalu asin berpotensi menyebabkan radang tenggorokan.

Selain itu, jangan lupa untuk selalu konsumsi air lebih dari 2 liter per hari. Memenuhi cairan dalam tubuh sangat penting untuk menjaga kondisi si kecil tetap fit.

Sobat, itulah penyakit anak saat lebaran yang perlu diwaspadai dan cara mencegahnya. Semoga bermanfaat, ya!



Buat Tulisan
Kiat Agar Anak Bersemangat Ke Sekolah Tanpa Drama Pagi Hari
Previous
Kiat Agar Anak Bersemangat Ke Sekolah Tanpa Drama Pagi Hari
Adakah Manfaat Makanan Pedas Bagi Kesehatan Tubuh?
Next
Adakah Manfaat Makanan Pedas Bagi Kesehatan Tubuh?
Related Articles
Back to
top