x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Home Interior
Ada Risiko di Balik Penggunaan Atap Baja Ringan

Penggunaan-Atap-Baja-Ringan

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Rumah merupakan tempat yang paling aman untuk berlindung. Maka, sudah selayaknya kita membangun rumah dengan pertimbangan kenyamanan dan keamanan sekeluarga.

Salah satunya dalam hal memilih bahan-bahannya. Namun, sebagus apapun rumah kita, tanpa atap yang kokoh tentu kita tidak akan tenang untuk tinggal di dalam rumah. Saat ini penggunaan atap baja ringan sangat banyak dipilih untuk melengkapi pembangunan rumah.

Tapi, apakah material atap rumah ini aman? Selain itu, apa risiko menggunakan material ini? Lihat ulasan selengkapnya di sini!

Ada Risiko Penggunaan Atap Baja Ringan

Material baru yang dipercaya dan lebih menguntungkan adalah baja ringan. Sudah banyak yang mengetahui keuntungan penggunaan baja ringan ini.

Baja ringan termasuk material yang relatif awet, kuat, ringan, dan dapat didaur ulang jika sudah tidak digunakan lagi. Namun, di balik kelebihannya ternyata juga ada risiko penggunaan atap baja ringan, seperti:

  1. Harga yang Relatif Lebih Mahal

Melihat kualitasnya yang lebih baik dibandingkan baja konvensional dan kayu, tentu tidak heran jika baja ringan dibanderol dengan harga yang tidak murah.

Bahkan, harga per 6 cm baja ringan dibanderol sekitar Rp 30.000 hingga Rp 120.000 dan belum termasuk bagian pelengkap lainnya seperti alumunium foil, genteng metal, sekrup, dan lainnya.

Jika ingin menggunakannya, tentu kita harus merogoh kantong lebih dalam untuk membangun atap hunian yang diinginkan.

Baja-ringan

  1. Salah Hitung Bisa Fatal

Demi memiliki hunian dengan atap yang awet, material baja ringan harus dipasang dengan struktur jaring.


Baca Juga:


Namun, permasalahan akan muncul apabila dalam pemasangan ada ketidaktelitian.

Ada banyak yang harus kita perhitungkan, seperti proses pemuaian atau penyusutan baja dan lain sebagainya. Kesalahan hitungan, maka atap bisa saja roboh.

  1. Kuat tetapi Kurang Estetis

Semakin berat penutup atap yang digunakan, maka kerangka yang digunakan harus semakin rapat. Memang jika dilihat dari segi konstruksi dapat menambah kekuatan fondasi bangunan.

Namun, jika dilihat dari segi estetika, tampilannya bisa terlihat kurang indah. Sebaiknya kita menggunakan plafon untuk menutup tampilan kerangka atap baja ringan tersebut.

Tepatkah-Memilih-Atap-baja-ringan

  1. Rentan Terhempas Angin

Bagi kita yang tinggal di area dengan angin cukup kencang, lebih baik mempertimbangkan lagi pemakaian material baja ringan ini.

Hal ini karena, dalam pemasangannya sistem sambungan kerangka baja ringan hanya menggunakan baut. Maka lebih mudah dihempaskan oleh angin.

Itulah beberapa risiko penggunaan atap baja ringan yang mungkin belum kita ketahui. Beberapa risiko tersebut bisa kita hindari dengan memasang atap baja ringan lebih teliti lagi ketika memasangnya ya.

Fifi Jacob



Buat Tulisan

Meet PJ. Miko

Our young talented Interior Designer He will inspire you to make your home into your ultimate dream sanctuary

Mulai Konsultasi

7 Masjid Unik di Dunia yang Indah dan Megah
Previous
7 Masjid Unik di Dunia yang Indah dan Megah
Adakah Larangan Berenang Bagi Wanita Muslim di Kolam Renang Umum?
Next
Adakah Larangan Berenang Bagi Wanita Muslim di Kolam Renang Umum?
Related Articles
Back to
top