x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Pengertian Nabi dan Rasul dan Tugas yang Dibawanya


Pengertian-nabi-dan-rasul

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Tentu kamu sudah tahu bukan, jika Rukun Iman ke-empat yang harus diimani oleh setiap mukmin adalah beriman kepada para Nabi dan Rasul utusan Allah.

Diutusnya para Rasul ini sejatinya merupakan nikmat yang sangat agung. Bahkan, kebutuhan manusia terhadap diutusnya Rasul melebihi kebutuhan manusia terhadap berbagai hal lain.

Maka dari itu, penting bagi kita memahami seluruhnya tentang pengertian Nabi dan Rasul. Adakah perbedaannya?

Pengertian Nabi dan Rasul yang Harus Kita Yakini

Dilansir dari laman muslim.or.id, sesungguhnya pengertian Nabi dan Rasul berbeda, meski memang terdapat beberapa persamaan.

Nabi adalah seseorang yang diberi wahyu oleh Allah dengan syariat untuk dirinya sendiri atau diperintahkan untuk menyampaikan kepada kaum yang sudah bertauhid.

Sementara itu, Rasul adalah seseorang yang diberi wahyu oleh Allah dengan syariat dan diperintahkan untuk menyampaikan kepada kaum yang menyelisihnya.

Persamaan Nabi dan Rasul adalah sama-sama utusan Allah  yang diberi wahyu oleh Allah, berdasarkan firman Allah yang artinya,

“Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang rasul pun dan tidak (pula) seorang nabi…” (QS. Al Hajj:52).

Nabi dan Rasul sama-sama diutus untuk menyampaikan syariat. Bagi Nabi dan Rasul, ada yang  diturunkan kepadanya kitab, ada pula yang tidak.

Perbedaan Nabi dan Rasul yaitu Nabi diberi wahyu untuk disampaikan kepada kaum yang sudah bertauhid atau untuk diamalkan bagi dirinya sendiri.

Seperti-apa-pengertian-nabi-dan-rasul

Di sisi lain, Rasul diutus untuk menyampaikan syariat kepada kaum yang menyelisihinya. Nabi mengikuti syariat sebelumnya yang sudah ada, sedangkan Rasul terkadang mengikuti syariat sebelumnya dan terkadang membawa syariat baru.


Baca Juga:


Seluruh Nabi dan Rasul mengajarkan agama yang satu, walaupun mereka memiliki syariat-syariat yang berbeda. Allah berfirman yang artinya,

“Dia telah mensyariatkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa, dan Isa yaitu tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya…” (QS. Asy Syuuraa: 13)

Agama seluruh utusan Allah adalah satu, yaitu agama Islam. Allah tidak menerima agama selain Islam, yakni berserah diri kepada Allah dengan mentauhidkan-Nya, tunduk kepada Allah dengan menaatinya, serta menjauhkan diri dari perbuatan syirik dan orang-orang musyrik.

Pengertian-nabi-dan-rasul-ini-penting-diketahui

Dalil Kewajiban Beriman Kepada Utusan Allah

Salah satu dalil yang menunjukkan wajibnya beriman kepada para Nabi dan Rasul terdapat dalam Alquran,

“Akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kiamat, malaikat-malaikat, kitab-kitab, dan nabi-nabi” (QS. Al Baqarah: 177)

Keimanan yang benar terhadap para utusan Allah harus mengandung empat unsur pokok, yaitu:

  1. Beriman bahwa risalah yang mereka bawa sungguh-sungguh risalah yang berasal dari wahyu Allah
  2. Beriman terhadap nama-nama mereka yang kita ketahui
  3. Membenarkan segala berita yang shahih dari mereka
  4. Beramal dengan syariat Rasul yang diutus pada kita, yaitu penutup para Nabi, Muhammad SAW

Sebagai seorang mukmin, khususnya sudah memahami pengertian Nabi dan Rasul, wajib bagi kita meyakini para utusan Allah dan senantiasa menegakkan ibadah kepada Allah. Semoga Allah  senantiasa menetapkan hati kita kepada keimanan yang benar. Aaamiin.

Danur K Atsari



Buat Tulisan
Tempat Wisata Hits di Bandung Paling Instagrammable
Previous
Tempat Wisata Hits di Bandung Paling Instagrammable
Cara Membuat Tom Yam Lezat Asli
Next
Cara Membuat Tom Yam Lezat Asli
Related Articles
Back to
top