x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Inilah Pengaruh Gaya Makan Cepat Atau Lambat Pada Tubuh


pengaruh-gaya-makan-cepat-atau-lambat-pada-tubuh

Sumber: unsplash

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Makanan merupakan sumber energi bagi makhluk hidup agar kuat untuk beraktivitas seharian. Setiap orang punya gaya dan durasi makan yang berbeda-beda.

Ada yang dapat melahap makanan begitu cepat, ada pula yang membutuhkan waktu lebih lama.

Banyak yang belum mengetahui pengaruh gaya makan terhadap kesehatan tubuh. Tapi, Rasulullah ribuan tahun lalu menjalankan gaya makan yang mana beliau mengunyah begitu banyak, lho. Lalu, bagaimana pengaruh gaya makan cepat atau lambat pada tubuh?

Pengaruh Gaya Makan Cepat atau Lambat pada Tubuh

Beberapa orang mungkin harus menjalani gaya makan cepat karena aktivitas yang padat. Tapi, lambat laun hal tersebut justru menjadi sebuah kebiasaan yang membuatnya tetap makan dengan cepat meski kegiatan tidak sedang padat.

Lalu, apa pengaruh kesehatan terhadap gaya makan? Manakah yang lebih baik antara gaya makan cepat atau lambat? Yuk cari tahu lebih jauh pengaruh gaya makan cepat atau lambat pada tubuh.

Gaya Makan Cepat

Banyak orang makan dengan cepat karena kebiasaan sehari-hari yang menuntutnya untuk serba cepat dan dipengaruhi oleh aktivitas.

Padahal, banyak dokter yang tidak menyarankan seseorang untuk makan dengan cepat, lho.

Hal ini dikarenakan dapat berdampak buruk pada tubuh. Berikut beberapa dampak yang harus diketahui terhadap kebiasaan melakukan gaya makan cepat:

Adakah-pengaruh-makan-gaya-cepat-dan-lambat

Sumber: pinterest

  • Mengalami GERD

Salah satu pengaruh gaya makan cepat yang dapat terjadi pada tubuh adalah dapat menyebabkan penyakit gastroesophageal reflux (GERD), Moslem Fellas.

Hal ini terjadi karena proses mencerna makanan yang tidak sempurna. Selain itu, makan dengan cepat juga bisa membuat kamu kembung dan cegukan karena adanya udara yang tertelan saat makan, lho.

  • Sindrom Metabolik

Sindrom metabolic merupakan gangguan yang dapat menyebabkan seseorang mengalami peningkatan tekanan darah tinggi, lemak bertumpuk di perut, kolesterol tinggi, hingga gula darah yang terus naik. Jika kebiasaan ini tidak diubah, risiko penyakit jantung dan diabetes dapat naik.

  • Porsi Makan yang Lebih Besar

Seseorang yang mempunyai gaya makan cepat akan mengonsumsi porsi yang lebih besar, lho. Hal ini juga membuat seseorang menjadi kurang menikmati makanannya. Alhasil, berat badan akan meningkat karena tubuh mengalami kelebihan kalori, Moslem Fellas.

Gaya Makan Lambat

Berbanding terbalik dengan gaya makan cepat, pengaruh dari gaya makan lambat justru sangat baik bagi tubuh, lho.


Baca Juga:


Seseorang yang mengunyah dengan porsi yang lebih kecil dan lebih lama akan menikmati makanan lebih lama juga.

Selain itu, kamu dapat menjaga kesehatan lambung saat mengonsumsi makanan yang lebih cepat, Moslem Fellas. Berikut beberapa pengaruh baik dari gaya makan lambat pada tubuh:

  • Mengurangi Stres

Makan dengan lambat sangat bermanfaat untuk mengurangi stres.

Beberapa orang menjadikan aktivitas makan sebagai mood booster, nah agar makanan yang kamu makan bisa membuat hati menjadi senang, maka kamu perlu menikmatinya dengan cara memakan dengan lambat.

Namun, jangan sampai kamu menjadikan makanan sebagai pelarian untuk mengurangi stres, ya, Moslem Fellas.

  • Mencegah Kenaikan Berat Badan

Seseorang yang makan dengan perlahan dapat mengoptimalkan sistem respons tubuh terhadap makanan, berupa timbulnya perasaan kenyang setelah makan.

Dengan menerapkan gaya makan lambat, kamu hanya akan mengonsumsi lebih sedikit kalori, sehingga bisa mengendalikan berat badan dan mencegah obesitas, lho.

Pengaruh-makan-cepat-dan-lambat

Sumber: google

  • Mengoptimalkan Proses Pencernaan

Dengan makan secara lambat, maka makanan dapat tercerna dengan sempurna. Sebab makanan yang kamu makan terpecah secara halus, sehingga dapat mengefisienkan metabolisme makanan dalam tubuh.

  • Mencegah Resistensi Insulin

Hal lainnya yang dapat terjadi akibat pengaruh dari gaya makan lambat ialah resistensi insulin.

Hormon tersebut berguna untuk mengatur kadar glukosa darah sebagai bagian dari metabolisme tubuh kita.

Makan dengan cepat bisa meningkatkan risiko terjadinya resistensi insulin, dan dapat membuat hormon insulin tidak dapat bekerja secara optimal, sehingga meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

 Maka dari itu, sangat disarankan untuk mempunyai kebiasaan gaya makan lambat, Moslem Fellas.

Itulah beberapa hal yang dapat kamu ketahui tentang pengaruh gaya makan cepat atau lambat pada tubuh.

Ternyata apa yang dilakukan oleh Rasulullah ribuan tahun lalu merupakan sesuatu yang sangat baik. Ayo perbaiki gaya hidup!

Nadya Maysyarah



Buat Tulisan
Tak Hanya Corona, Ini 12 Wabah Mematikan Sepanjang Sejarah
Previous
Tak Hanya Corona, Ini 12 Wabah Mematikan Sepanjang Sejarah
Adakah Hukum Karma Dalam Islam?
Next
Adakah Hukum Karma Dalam Islam?
Related Articles
Back to
top