x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Travel Religi   Wisata Religi

Pakaian Daerah Indonesia yang Punya Sejarah Unik


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Indonesia merupakan negara yang kaya akan kebudayaannya. Dari Sabang sampai Marauke memiliki jenis budaya yang berbeda-beda terutama pada pakaian daerah atau pakaian adat masing-masing.

Pakaian daerah biasanya digunakan pada upacara adat atau upacara sakral seperti pernikahan.

Pakaian daerah biasanya memiliki jenis yang berbeda untuk laki-laki dan perempuan. Sebab mulai dari motif pakaian, tata rias, dan aksesorisnya merupakan sebuah lambang yang memiliki arti tersendiri.

Biasanya pakaian untuk perempuan lebih rumit dan lebih banyak perhiasannya. Dari banyaknya pakaian daerah yang ada di Indonesia, ada beberapa pakaian daerah yang unik loh, Sobat Moslem. Simak, yuk!


Baca Juga:


Pakaian Adat Ulee Balang dari Nangroe Aceh Darussalam. Pakaian adat ini biasanya dipakai oleh kalangan keluarga kerajaan dan pemuka agama.

Pakaian yang digunakan raja membuat kagum bagi siapapun yang melihatnya karena pakaian ini sangat mewah dengan sulaman benang emas.

Bahkan tak jarang emas yang digunakan berbahan emas asli. Sedangkan untuk pemuka agama tampilannya coraknya hampir sama namun tanpa balutan emas.

Pakaian Adat Minangkabau dari Sumatra Barat. Pakaian adat ini dipakai pada upacara sakral yaitu pernikahan. Perhiasan yang dipakai oleh perempuan sangat menarik perhatian.

Mempelai perempuan menggunakan mahkota yang sangat besar atau biasa disebut suntiang. Bentuknya berlapis-lapis dan proses pemasangannya cukup rumit. Lapisannya bisa mencapai 11 lapisan dan beratnya hingga 5-6 kg.

Pakaian Adat Paes Ageng dari Yogyakarta. Paes Ageng memakai pakaian yang disebut dengan dodotan, yang terdiri dari kain cinde dan dodotan itu sendiri.

Kain dodot memiliki ukuran 4-5 meter. Tata rias Paes Ageng juga tak sembarangan. Bagian dahi dari pengantin perempuan dihias dengan paes warna hitam.

Pakaian Adat Perang dari Kalimantan Barat. Pakaian adat ini terinspirasi dari Suku Dayak. Uniknya, pakaian ini berbahan kulit kayu yang diproses menjadi kain. Bahan utamanya adalah kulit kayu kapuo atau ampuro.

Pakaian Adat Bodo dari Sulawesi Selatan. Ada aturan tersendiri untuk mengenakan pakaian ini. Warna jingga hanya dipakai oleh perempuan umur 10 tahun, warna jingga dan merah darah untuk perempuan umur 10-14 tahun, warna merah darah untu 17-25 tahun, warna putih digunakan untuk inang dan dukun, warna hijau untuk putri bangsawan, sedangkan warna ungu diperuntukan oleh para janda.



Buat Tulisan
Filosofi Pakaian Adat Papua yang Unik
Previous
Filosofi Pakaian Adat Papua yang Unik
5 Tips Ide Taman Rumah yang Unik dan Mudah Diikuti
Next
5 Tips Ide Taman Rumah yang Unik dan Mudah Diikuti
Related Articles
Back to
top