x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Seperti Apa ya Reaksi Otak saat Mengalami Kegagalan?


Otak-saat-mengalami-kegagalan

Sumber: www.alona.co.id

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Dalam kehidupan, sering kali kita dihadapkan oleh kegagalan. Apalagi jika kegagalan tersebut tak hanya terjadi satu kali tapi berulang kali.

Contohnya, gagal dalam berbisnis bahkan gagal masuk universitas impian. Memang, terlalu sering gagal lama kelamaan bisa membuat kita sakit hati.

Tak jarang pula orang yang sulit untuk bangkit kembali ketika gagal. Lalu, apakah yang terjadi pada organ otak saat mengalami kegagalan?

Seperti Apakah Reaksi Otak saat Mengalami Kegagalan?

Dilansir dari laman HelloSehat.com, saat alami kegagalan bahkan hingga berkali kali, akan ada reaksi yang terjadi pada otak. Kira-kira apa saja ya? Yuk, cari tahu pada artikel berikut ini:

1. Otak langsung menggebu-gebu memikirkan tujuan lain

Pernahkah kamu alami ini ketika gagal? Reaksi otak akan membuat Moslem Fellas membabi buta untuk melakukan usaha lain tanpa mengetahui apakah tujuan sebenarnya. Nyatanya, itu tidak tepat dan kamu tidak dianjurkan melakukan hal tersebut.

Alasannya, sebenarnya kesuksesan itu tidak luput dari rencana yang akan kamu lakukan ketika nantinya gagal. Namun, ini bukan berarti kamu berencana gagal, ya. Artinya, kamu hati-hati merencanakan dan juga memprediksi hasil dari tujuan.  

Kamu punya rencana cadangan bila memang upaya kamu gagal. Tanpa rencana yang benar-benar matang, biasanya otak akan memilih jalan yang paling tidak tahan dan hasil yang mudah didapat. Sehingga, malah melenceng ke tujuan atau kesuksesan yang sebetulnya kamu dambakan.

Apakah yang bisa dilakukan?

Tetapkan tujuan jangka panjang kamu saat sedang berusaha.  Ada satu studi menemukan, kalau bagi kamu yang suka menentukan goal di mana dan kapan kamu harus membuat kesuksesan, hal tersebut dapat meningkatkan keberhasilan kamu dalam berusaha apapun. 

Penyebab-kegagalan

Sumber: Bisnis Sumatra.com

2. Otak juga bisa stres

Reaksi otak saat mengalami kegagalan yakni stres. Rasa kesal, sedih, amarah dan bingung harus berbuat apa setelah gagal, menjadi salah satu reaksi emosi kegagalan yang umum dirasakan.  

Kekhawatiran dan kecemasan yang terjadi ketika kamu gagal bisa membuat otak berpikir kamu melemah.

Sering kali, hal ini bisa berdampak pada kondisi otak yang tak bisa memecah masalah kontrol emosional.


Baca Juga:


Hal ini dapat dirasakan ketika kamu menghayati dan juga menyimak proses usaha kamu ketika sedang berusaha mencapai tujuan. Akhirnya, dampak kegagalan ini dapat ditafsirkan otak sebagai keraguan, bahkan hal yang hanya bisa membuat stres.

Apakah yang bisa dilakukan?

Sebelum mengetahui apa saja langkah yang perlu dilakukan ketika gagal, kamu harus tahu dulu apa saja efek jangka panjang dari stress pada otak ketika alami kegagalan ya. Kemudian, cobalah ingat kembali proses dan apa yang akan diubah dari kegagalan kamu.

Kamu bisa “mengedit” kegagalan sebelumnya sambil mengganti kenangan buruk itu dengan hal yang lucu ataupun konyol. Dengan mengaitkan kegagalan pada suatu hal yang lucu atau konyol, kamu bisa mempelajari kegagalan serta memperbaiki apa usaha kamu selanjutnya.

Itulah beberapa reaksi otak saat mengalami kegagalan. Mulai sekarang, Moslem Fellas bisa belajar untuk menikmati semua proses untuk mencapai kesuksesan. Bila gagal, perbaiki strategi kamu untuk mencapainya.

Dengan begitu, motivasi diri untuk bekerja lebih baik lagi dalam memperoleh keberhasilan akan meningkat. Tetap semangat dan pantang menyerah ya Moslem Fellas.



Buat Tulisan
Prediksi Corona di Indonesia Reda 6 Juni 2020, Bagaimana Penjelasannya?
Previous
Prediksi Corona di Indonesia Reda 6 Juni 2020, Bagaimana Penjelasannya?
Apa Saja Adab Makan dalam Islam yang Perlu Diamalkan?
Next
Apa Saja Adab Makan dalam Islam yang Perlu Diamalkan?
Back to
top